ON LEAVE (alias cuti…)

)
Antrian masuk pesawat ketika transit di Doha, bersama ratusan TKI lainnya, termasuk kami ha ha ha

Inilah saat yang ditunggu tunggu selama 6 bulan ini, akhirnya setelah luntang – lantung mengawal peralatan FPU Indonesia dari Khartoum, Port sudan, Al Obeid dan “final destination” El Fasher, menyiapkan akomodasi FPU Indonesia di Transit camp, sampai tiba “Main Body” Pasukan FPU Indonesia, dan saya rasa inilah saatnya untuk rehat sejenak dari “kejamnya” cuaca gurun pasir El Fasher.

Inilah pesawat membawa kami pulang....
Inilah pesawat membawa kami pulang....

Aturan untuk cuti bagi kami agak berbeda dengan employee UN lainnya, sebagai pasukan (Troops contribution Country) kami tidak boleh lebih 10 % dari total pasukan boleh mengambil cuti pada saat bersamaan, jadi maksimum 14 orang dari 140 orang., kemudian dalam 1 tahun kami hanya diberikan 2 kali cuti @ 15 hari, namun saya mengambil keseluruhan sehingga mengambil full 1 bulan…. dan karena minimnya gaji yang diterima kami disini (yang tentunya berbeda dengan UN staff lainnya termasuk CIVPOL dan MILOBS) jadi rata – rata hanya bisa pulang sekali, selebihnya pasti tekor ha ha ha…. Penerbangan ke Indonesia dari Khartoum ada tiap hari,  menggunakan Emirates dan Qatar Airways, namun saya memilih yang kedua karena harganya lebih murah 500 usd dengan kualitas yang sama…

Yang jelas perasaan saya senang sekali mebayangkan bisa bertemu anak – anak dan yayang tercinta dan mohon maklum kalau agak susah dihubungi untuk sementara, karena lagi honeymoon 😛

Iklan

KARTUN MENGHINA NABI, UU ITE DIUJI HA HA HA…..

Blogger are dangereous ? (image from innovationcreation.com)
Blogger are dangereous ? (image from innovationcreation.com)

Tidak beberapa lama setelah saya menulis “Para Blogger jangan kuatir masih banyak kelemahan UU ITE” disini ternyata ada kasus ter “HOT” muncul belakangan ini masalah pembuatan komik di wordpress.com mengenai pemuatan kartun yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW “versi Indonesia”… segala dalil saya mengenai “lemahnya” UU ini terbukti benar, bahkan dalam siaran pers dalam suatu TV swasta, pihak kepolisian membuat Statement yang sangat bias, seperti ini bunyinya : “Kami menduga ada pelaku yang merupakan warganegara Indonesia, tetapi karena servernya merupakan server luar negeri kami mengalami kesulitan melacak pelakunya……..”

Weleh weleh, beruntung sekali dikau si pembuat blog itu, jangan – jangan dia sudah membaca tulisan saya sebelumnya hahaha……. namun ada sesuatu yang saya khawatirkan, jangan – jangan cara penanganan ketika beredarnya Geertz “Fitna” di internet melalui situs “YOU TUBE” kembali dilakukan oleh MENKOMINFO, yaitu memblokir situs YOUTUBE….. dan akan terjadi kembali pada WORDPRESS.COM yaitu menutup kembali semua akses menuju situs ini, …….kalau ini terjadi dapat dibayangkan berapa ribu blogger aktif (termasuk saya) akan merasa kecewa karena tidak bisa mengakses dan mengupdate blognya….. (kalau itu terjadi lagi pak mentri tak sumpahin miskin tujuh turunan …. ini benar lho pak), dan hal ini ini sama aja membunuh nyamuk dengan bom…….

Jadi menurut saya, dan saya rasa akan diamini banyak Blogger….. Kalau ada pertanyaan “Bagaimana cara mengontrol keinginan jahat masyarakat Internet untuk tidak berbuat jahat di Internet ???????” jawabnya “TIDAK ADA CARANYA”….. artinya hanya diri kitalah yang bisa mengontrol, jangan mengotori kehidupan blogger yang sudah baik ini, kalaupun ada caranya yaitu sama – sama kita protes kepada pemilik situs, agar mensuspen blog itu… saya sendiri pernah menulis surat elektronik kepada pemilik WORDPRESS.COM tentang adanya blog pornography Indonesia, dan hasilnya sangat positif, keesokan harinya saya mendapat balasan terimakasih dan blog itu di suspend……

Jadi kesimpulannya: jangan terlalu panik lah…. Blog itu adalah dunia kita, kalau ada yang buruk…… ya sudah jangan dilihat….. biarkan ia tengelam dengan sendirinya…. tertelan oleh zaman…. masih banyak blog yang layak dibaca kok…… (termasuk blog saya… hahhaha)….. kepada para penjahat – penjahat yang mau berbuat jahat melalui blog dengan tulisannya….. silahkan baca tulisan saya diatas itu… hahahha :mrgreen:

HIDUP BLOGGER, THIS IS OUR WORLD……

INDONESIAN FPU 1st PERFORMING DUTY

Persiapan Patroli menuju IDP Camp
Persiapan Patroli menuju IDP Camp

Waduh…. sunguh berbahagia ada kesempatan lagi buat saya untuk mengupdate blog tercinta ini, mohon maaf karena rasa gembira yang menggebu – gebu karena koneksi internet yang sudah kembali, ternyata hanya dirasakan beberapa hari saja, setelah itu kembali down…     Ya sudah………, ga usah diperpanjang karena masalah ini sudah basi , karena memang beginilah “mission area” sesungguhnya, penuh dengan kesengsaraan :mrgreen:

Patroling FPU disekitar IDP camp
Patroling FPU disekitar IDP camp

Ada sesuatu yang berita yang menggembirakan dari FPU Indonesia di Darfur ini, FPU Indonesia telah diserahi tangung – jawab untuk melaksanakan tugasnya, walaupun sesungguhnya waktunya masih prematur karena keberadaan kami masih di “transit camp’, para petinggi UNAMID melihat kami sudah layak melaksanakan tugas seperti yang di “mandatkan” yaitu : “Menjaga setiap personil UNAMID beserta asset – assetnya, dan menjaga keamanan di Internal Displaced Personal Camp (IDP Camp)”

Secara garis besar dapat saya katakan: Sementara tugas FPU “tidak bersentuhan langsung” dengan para pengungsi di IDP camp, tugas kami adalah menjaga “Police Advisor” yaitu UNAMID Civilian Police melaksanakan “Community Policing” di IDP Camp, selama ini yang menjadi “Force Protection” bagi mereka adalah Militer dari Batalion Rwanda, namun setelah kami ada akan ada alih tugas dari Militer ke FPU untuk menjamin keselamatan “Police Advisor” dalam melaksanakan tugasnya.

Secara global schedule yang dilaksanakan adalah shift pagi (09.00 – 13.00) dan Shift Sore (14.00 – 18.00), dengan dua tujuan IDP Camp yaitu IDP camp “AL SALAM” dan “ABU SHOUUK” yang mempunyai total jumlah pengungsi masing – masing sekitar 50 rb orang, untuk pelaksanaan pengawalan 4 peleton bergantian shift pagi dan sore.

Dari suara – suara yang saya dapat dari masyarakat dan anggota PA yang dikawal, kualitas kerja FPU Indonesia mempunyai disiplin yang baik dan dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat pengungsi, dengan kehadiran FPU di IDP camp diharapkan membawa rasa aman bagi para pengungsi dari gangguan – gangguan kriminalitas dari kelompok tertentu yang sering mengganggu mereka.

Kehadiran mu membawa rasa aman kah ?
Kehadiran mu membawa rasa aman kah ?

Demikian update terbaru dari El Fasher, Darfur… Nantikan kami selanjutnya