SEKOLAH POLISI INTERNASIONAL DI INDONESIA

23 04 2008

lambang JCLEC

Ngga nyangka juga Indonesia diberi kepercayaan dari dunia Internasional untuk membuat sekolah polisi berskala Internasional, sekolah ini diberi nama : Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) sekolah ini menyediakan pendidikan bagi para penegak hukum dalam kerangka penyidikan multi Yuridiksi dalam kejahatan Transnasional, dengan memfokuskan pada kegiatan memerangi terorisme.

JCLEC terletak didalam AKADEMI KEPOLISIAN Semarang, diresmikan pada tahun 2004 oleh Pemerintah Australia dan Indonesia, dan pemerintah Australia telah berkomitmen untuk menyiapkan dana sebesar AUD$36.8 juta selama 5 tahun sampai tahun 2009, dan dimungkinkan juga untuk diperpanjang.

JCLEC diresmikan oleh presiden Indonesia (waktu itu) Megawati Soekarnoputri pada tanggal 3 Juli 2004, walaupun lembaga ini dibentuk sebagai bagian dari kerjasama bilateral, tapi tidak menutup juga bagi negara - negara lain dari kawasan regional maupun Internasional untuk turut berpartisipasi baik sebagai donor maupun kontribusi peserta maupun pelatih untuk mencapai tujuan dari lembaga ini.

presiden SBY berkunjung ke JCLEC

Lembaga JCLEC ini bekerjasama dengan seluruh Lembaga Penegak Hukum di Asia tenggara, dan juga dengan lembaga (pendidikan) yang serupa seperti : South East Asian Regional Centre for Counter Terrorism (SEARCCT) di Kuala Lumpur, dan International Law Enforcement Academy (ILEA) di Bangkok.

Dalam beberapa kesempatan lembaga - lembaga ini (JCLEC, SEARCCT, ILEA) membuat team ad-hoc dalam seminar Internasional tentang kejahatan internasional, seperti dalam Bali Ministerial Meeting on Counter-Terrorism pada bulan February 2004 dan banyak seminar lainnya.

suasana kelas

Siswa kepolisian yang pernah ikut pendidikan di JCLEC tercatat dari banyak negara di Dunia… saya tercatat sebagai Alumni pertama JCLEC selepas diresmikan presiden pada tahun 2004, pada waktu saya ikut ada siswa dari Thailand, Singapura, Malaysia, Timor Leste, Papua Nugini, Fiji, New Zealand dan Australia… pada waktu itu saya mengikuti pendidikan “Post Blast Investigation Course” dan banyak negara lain… saya pernah juga bertemu seorang Polisi Kanada sewaktu survey di Sudan dia pernah juga mengikuti pendidikan di JCLEC dia bilang lembaga ini termasuk lembaga pendidikan Polisi Terbaik di dunia…. wow kereeen……

foto peserta pendidikan

ini beberapa program pelatihan dalam JCLEC ,diantaranya termasuk :
Investigations (english) / Penyidikan (indonesia);
Intelligence (english) / Intelijen (indonesia);
Forensics (english) / Forensik (indonesia);
Financial Investigations (english) / Penyidikan Finansial (indonesia);
Communications (english) / Komunikasi (indonesia);
Computer Based Training
Research (policy and legislation)

Dalam pendidikian ini mencakup beberapa jenis kejahatan Transnasional seperti :

terorism;
narcotics;
maritime crime;
people smuggling;
sexual servitude;
child sex tourism;
dan .. cyber crime.


Tindakan

Information

8 tanggapan ke “SEKOLAH POLISI INTERNASIONAL DI INDONESIA”

24 04 2008
itikkecil (08:41:49) :

Keren sekali sekolahnya Pak :D

@itikkecil: memang bagus sekali… di dalamnya ada tempat tinggal siswa dengan fasilitas hotel bintang 5 dengan fitness, sauna, kolam renang dll…. dan semua dikelola secara profesional… untuk manajer fasilitasnya dari orang perhotelan juga……

24 04 2008
Jendral Bayut (14:12:19) :

mengingat dananya dari asing
trus kompensasinya apa ya bang

@ Jendral Bayut : bagi si pemberi dana ? yang jelas sekarang hubungan kerjasama pasca perang dingin adalah katanya “war on teror” , jadi dengan adanya hubungan dengan negara - negara lain terutama negara “penyangga” akan lebih menguntungkan keamanan negara mereka sendiri…….

29 04 2008
rony (08:08:17) :

jangan bangga punya JCLEC karena lembaga itu semuanya dibiayai oleh australia, kita hanya ketempatan lembaga tersebut, pasti ada sesuatu dibalik itu semua, paling tidak australia dapat lebih mudah memiliki akses untuk masuk ke dalam teritori indonesia, sama dengan yang dilakukan oleh amerika sebelumnya

@rony : ini menurut saya pribadi… zaman sekarang khususnya untuk kejahatan antar negara a.k.a Transnational crime rasa ego sebagai suatu negara harus ditinggalkan jauh - jauh, semua negara harus bekerja sama memerangi kejahatan ini…. tidak ada batas negara untuk menanggulangi kejahatan… dan saya rasa tidak mengurangi dignity kita sebagai suatu negara, tentunya dengan tetap menghormati kedaulatan hukum negara setempat……

2 05 2008
Yuhendra (12:41:18) :

Suatu terobosan yang bagus nih bang
khususnya buat aparat penegak hukum
saya rasa, ilmu yang diterima oleh para aparat penegak hukum akan makin bertambah dengan adanya sekolah ini, apalagi pada masalah kejahatan2 yang inkonvensional seperti halnya cyber crime serta memungkinkan akan terjadinya kerjasama antar kedua negara dalam menangkap buronan yang melarikan diri keluar teritorial negara.

satu hal bang
apa ada yang disekolah ini
mata kuliah tentang cyber law, setidaknya menyerempet dengan hal itu

untuk yang diatas
yah saya sependapat dengan abang
namun perlu juga diwaspadai
jangan sampai sekolah ini bermasalah
seperti halnya NAMRU 2 milik AKMIL AL US
demikian,

regards

-ndra-

@ Yuhendra : saya rasa karena kita “polisi” tidak banyak yang terlalu “rahasia” karena bahasa polisi kan tidak ada bahasa “politik” …. apalagi masalah masuk ke bahasan “berat” seperti national security….. trims

2 05 2008
rony (13:41:17) :

maksud gue kenapa sich koq kita membuat sekolah JCLEC dengan pure seluruhnya biaya dari Australi, toh kita punya lembaga2 pendidikan seperti megamendung dsb, apalagi hanya lemdik yang kapasitasnya kecil, kenapa tidak kita buat sendiri tanpa harus minta dukungan luar negeri

@rony: itulah salah satu bentuk kerjasama internasional….. di bangkok juga ada sekolah ILEA yang dibiayai sepenuhnya oleh AS…… terlepas dari “kecurigaan” kita… tapi transfer keahlian ini bagus juga untuk akselerasi kemampuan polisi kita agar sejajar dengan negara - negara lain…..

1 07 2008
toni (01:53:53) :

haloo kmndan,

saya punya cita2 kalo akpol akan di hapus dan nantinya semua polisi hanya dari satu pintu SECABA, yang tentunya akan dibarengi dengan peningkatan mutu kualitas calonnya, sehingga semua polisi yang dihadapi masyarakat adalah polisi yang terbaik, ditambah lagi dalam jenjang karirpun jadi tidak pilih2, semua bisa PTIK dan semua bisa SESPIM asal mereka qualified, yang penting rekrutmen dan rekrutmen, setuju gak pa …

regards

@ Toni : Akpol dihapus….? kayanya ngga mungkin yaa…. memang semenjak Akpol disyaratkan sarjana, penerimaan Polisi Sumber Sarjana (PPSS) disatukan dengan AKPOL….jadi Sumber Polisi hanya dari secaba dan Akpol….

1 07 2008
teddy (10:41:25) :

enak aja akpol mau diapus, sudah jelas pendidikan di secaba tidak qualified apalagi pendidikn hanya 5 bulan, hormat aja belum lurus,sembrono sampean………………..

13 08 2008
Shan (03:41:53) :

bang saya mau tanya : ada gak universtas di indonesia yang bekerja sama dengan kepolisian RI agar lulusan universitas tersebut lebih mudah diterima di kepolisian? saya pengen jadi polisi kasih tips nya bang biar diterima jadi anggota kepolisian..thanx

@ ikhsani : sepertinya polisi banyak bekerja sama dengan universitas - universitas terkenal di Indonesia, terutama di fakultas hukum dan kriminologi, dan program S2 kajian ilmu kepolisian, yang terakhir ini bekerja sama dengan Universitas Indonesia.

Tinggalkan komentar

Anda dapat gunakan tag ini : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>