Siapa yang tidak mengenal tokoh ini pada era 70 an, salah satu pejahat Legendaris, tertangkap dan di vonis hukuman mati atas segala perbuatannya…. Namun pada saat – saat akhir hayat nya ia bertobat dan dengan “tegar” menghadapi hukumannya.
Dalam keterasingannya di penjara dan jauh dari orang-orang yang dicintai, ternyata sisi agamis Kusni Kasdut tumbuh semakin dalam. Apalagi ketika dia di penjara dan sebelum dieksekusi mati, dia sempat berkenalan dengan seorang pemuka agama Katolik.
Setelah berkenalan dengan pemuka agama tersebut, akhirnya dia memutuskan menjadi pengikut setia. Kusni Kasdut dibaptis sebagai pemeluk Katolik dengan nama Ignatius Kusni Kasdut.
Saat menunggu hari eksekusi, dia menuangkan rasa cintanya terhadap agama yang telah dia anut dalam sebuah lukisan yang terbuat dari gedebog pohon pisang. Dalam lukisan tersebut, tergambar dengan rinci Gereja Katedral lengkap dengan menara dan arsitektur bangunannya yang unik. Dan sampai sekarang masih tersimpan rapi di Museum Gerja Katederal Jakarta.
“Setelah lukisan gedebog pisang itu jadi, sebagai tanda terima kasihnya, Kusni Kasdut memberikan lukisannya itu kepada Gereja Katedral, Jakarta. Beberapa hari setelah itu, Kusni Kasdut ditembak mati,” ujar pengurus Museum Katedral, Jakarta, Eduardus Suwito.
Saya mendapat tulisan mengenai saat – saat akhir hayatnya pada saat mau menghadapi regu tembak :
Keinginannya terakhir hanya ia mau duduk di tengah keluarganya.
Itu terpenuhi. Sembilan jam sebelum diantar pergi oleh tim
eksekutor, di ruang kebaktian Katolik di LP Kalisosok Kusni
Kasdut dikelilingi keluarganya: Sunarti (istri keduanya), Ninik
dan Bambang (anak dari istri pertama), Edi (menantu, suami
Ninik) dan dua cucunya, anak Ninik. Itulah jamuannya yang
terakhir-dengan capcai, mi dan ayam goreng. Tapi rupanya hanya
orang yang menjelang mati itu yang dengan nikmat makan.
Kusni, kemudian, memeluk Ninik. “Saya sebenarnya sudah tobat
total sejak 1976,” katanya, seperti direkam seorang
pendengarnya. “Situasilah yang membuat ayah jadi begini.
Sebenarnya ayah ingin menghabiskan umur untuk mengabdi kepada
Tuhan. Tapi waktu terlalu pendek. Ninik dan yang lain
menangis. “Diamlah,” lanjut ayahnya, “Ninik ‘kan sudah tahu,
ayah sudah pasrah. Ayah yakin Tuhan sudah menyediakan tempat
bagi ayah. Maafkanlah ayah.” Kedua cucunya, Eka dan Vera, mulai
mengantuk.
Fact about Kusni Kasdut
Pada masanya Kusni kasdut adalah penjahat spesialis “barang antik” salah satunya yang paling spektakuler ia merampok Museum Nasional Jakarta. Dengan menggunakan jeep dan mengenakan seragam polisi (yang tentunya palsu), dia pada tanggal 31 Mei 1961 masuk ke Museum Nasional yang dikenal juga Gedung Gajah. Setelah melukai penjaga dia membawa lari 11 permata koleksi museum tersebut.
Pernah membunuh dan merampok seorang Arab kaya raya bernama Ali Badjened pada 1960-an. Kusni Kasdut dalam aksinya ditemani oleh Bir Ali. Ali Badjened dirampok sore hari ketika baru saja keluar dari kediamannya di kawasan, Awab Alhajiri. Dia meninggal saat itu juga akibat peluru yang ditembak dari jeep yang dibawa oleh Kusni Kasdut.
Saat-saat terakhir Kusni Kasdut ini dijadikan ide untuk lagunya God Bless “Selamat Pagi Indonesia” di album “Cermin”. Lirik lagu ini ditulis oleh Theodore KS, wartawan musik Kompas yg jagoan menulis lirik lagu.
Awalnya Kusni kasdut adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia.
SUDARTO adalah penasehat hukum Kusni Kasdut mengatakan dalam pembelaanya : ”Manusia tidak berhak mencabut nyawa orang,” dan ”Nafsu tidak bisa dibendung dengan ancaman”.
Kusni Kasdut pada saat sedang menunggu keputusan atas permohonan grasinya sempat melarikan diri kemudian dapat ditangkap kembali dan akhirnya menjalankan pidana matinya.
Kusni Kasdut sempat dijuluki “Robin Hood” Indonesia, karena ternyata hasil rampokannya sering di bagi – bagikan kepada kaum miskin.
Tangan kanan Kusni Kasdut adalah Bir Ali, anak Cikini Kecil (sekarang ini letaknya di belakang Hotel Sofyan). Bir Ali, yang juga menjadi pembunuh Ali Bajened bersama Kusni Kasdut di Jalan KH Wahid Hasyim, bernama lengkap Muhammad Ali. Dia mendapat gelar Bir Ali karena kesukaannya menenggak bir, ia tewas dalam tembak menembak dengan polisi.
Ia menjalani hukuman matinya didepan regu tembak pada 16 Februari 1980.
Sumber : dari berbagai sumber





------ DISCLAIMER -------











NICE POSTING NDAN !
Sebuah kisah yang sangat mengharukan dan mendirikan bulu roma
@ Mobrig : terima kasih….
mantaph..
Kirain kisah pejahat keren kayak gitu cuma ada di Hollywood doang.
@ norie : sebenernya mana ada sih penjahat yang keren ?
pasti lebih banyak nyusahin daripada nguntungin…. bener ngga ?
oc jg boss…..
@T. hendrawan : Terima kasih pak…
Sebuah kisah yang cukup seru dan dramatik..pada dasarnya saya setuju dengan peniadaan hukuman mati bagi manusia. Tuhan saja menciptakan untuk hidup, kenapa kita manusia berhak untuk merampas hak hidup orang lain..Walaupun seorang yang mendapat hukuman mati adalahs seorang penjahat yang sudah membunuh berpuluh puluh bahkan ratusan orang..Dalam sebuah kisah Israili, diceritakan ada penjahat yang telah membunuh 999 orang. lalu dia bertemu dengan seorang rahib dan bertanya, apakah Tuhan akan mengampuni dia?Rahib itu menjawab, jelas saja tidak bisa, dosanya terlalu besar untuk diampuni.Maka dibunuh lah rahib tersebut. kemudian dia bertemu dengan rahib yang lain, dan bertanya apakah Tuhan akan mengampuni dia..rahib tersebut menjawab bahwa Tuhan akan mengampuni semua dosa jika manusia benar2 bertaubat dan tidak PERNAH mengulangi dosa tersebut…
@ Wahid : Memang samapai sekarang masih menjadi perdebatan panjang tentang perlu atau tidaknya hukuman mati, mungkin yang paling adalah masalah kemanusiaan dan keTuhanan ada yang menganggap yang berhak mencabut nyawa seseorang hanya Tuhan, tapi itu juga menurut saya masih gamang…. bukankah di kitab – kitab suci juga dikenal hukuman mati ?
luar biasa tujuannya tapi salh jalannya
jangan ditiru apalagi dijadikan tokoh
@denny : Betul mas saya setuju pendapat anda, penjahat ya tetap saja penjahat ….
keren juga yah cerita nya kalo di filmkan kaya johny indo
@ placeboys : syang tokohnya kurang ganteng kaya Johni Indo
tetep aja sedih, tapi mendinglah betul2 bertobat sebelum meninggal, biar Tuhan saja yang menghakimi. thks buat infonya to.
@ Marsha : menurut saya manusia berbuat sesuatu mempunyai dua dampak, dampak di dunia dan di kehidupan mendatang…. ya jadi mungkin dia sudah menyadari resikonya… karena hidup itu pilihan memang……….
… seandainya kuasa
membuka mulut mungkin akan berkata
selamat pagi indonesia….
(“Selamat pagi Indonesia” – ditulis Theodore K.S, musik Yan Antono-God Bless, album “Cermin”)
@Kelzen : terima kasih sudah mampir………. blog anda bagus sekali …
Sory, bang….nyasar nih! ^_^
Tapi setelah dibaca…ternyata menarik juga, ga nyangka ada cerita legendaris kayak gini. Ya iyalaaah….secara gt lho baru lahir, hehehe…
Tapi lumayan buat nambah2 pengetahuan.
SEmanGaT, Bang….!!!
@ Yuni : Terima kasih sudah berkujung, selamat juga atas blogya, keep blogging…….
wah asik2 nih blognya, masukin lagi dunk tentang profile2 penjahat2 y lainnya, lebih seru lagi kalo di buat kategori khusus gitu, biar enjoy bacanya, oh ya sekalian ajah masukin profile koruptor2 dunk, kan sama aja penjahat hehehe…
@ Senu : Terima kasih sudah berkunjung, sementara memang tulisan masih seperti gado – gado antara tulisan pengalaman dan artikel, mmmhmm usulya bagus juga tuh……. terima kasih..
yang pertama gw salut ma kepolisian yang berhasil menangkap penjahat idola gw pada zamannya…
yang kedua dia adalah penjahat yang punya karisma mungkin kalo ada lagi penjahat seperti dia kiamatpun makin lamaaaaa..
dan yang terakhir…ada yang tw ga keluarganya tolong dong kasih tw gw jujur w mw tw lebih dalam tentang latar belakang orang ini…kirim ke email gw ja..
mudzakir_yusuf@yahoo.com
@ Ucuup: mohon maaf hanya ini informasi yang saya dapat, tulisan ini pun hasil googling dari berbagai macam sumber, mungkin rekan – rekan ada yang bisa membantu ?
prinsip kusni kasdut yang keren.
’saya tidak pernah merampok kampung sendiri’
@sawung : mas mas… perasaan ngga ada lah namanya rampok yang keren, semua tuh nyusahin dan kriminal
emang indonesia bukan kampoengnya sendiri
gile, bandit koq dibilang keren, dasar bandit juga elu!
@ Mardiaz : jangan galak 2x bro
Nice story, i’ve looking for that story for several year
setuju dg bandit adalah bandit, tp kusni kasdut sudah jd bagian sejarah jakarta bahkan indonesia..ada baiknya kita liat dr sisi sejarahnya saja sambil dipilah2 nilai2 baiknya
Yth. “Sumber dari segala sumber”.
Kalau anda berminat melengkapi tulisan ttg KK, silahkan hubungi saya. Tks.
ashar (ex dan sat reserse polwiltabes surabaya 1978 -1981).
Mengenai peristiwa Kusni Kasdut juga dijadikan ide pembuatan lagu, silahkan untuk klik disini : http://www.indonesiantunes.com/oldies/detail/2008/09/18/eloilama-sabactani-.html
Terima kasih…
Jonny Herbart
0818749607
@ Johny : Terima kasih om…. kepada rekan rekan silahkan dilihat……
Mohon informasi biografi kusni kasdut dilengkapi, setahu saya sebelum melakukan kejahatan,beliau adalah seorang pejuang pada era tahun 1945 s/d 1955.buat rekan-rekan atau siapa saja, saya minta informasi,terimaksih,
@ Sumardi : Kalau saya sendiri belum dapet sumber jelas tentang hal itu, apa rekan – rekan ada yang punya ?
http://www.worldcat.org/wcpa/top3mset/11518081
08111776767 _ ashar.
sejak tertangkap sampai saat2 terakhir, beliau berada didekat kami.
bila ada yg berminat membuat buku ttg kusni kasdut hubungi saya. terima kasih.
@ Ashar : Terima kasih atas informasinya, ada berniat nih membuat buku Kusni Kasdut ?
dari catatannya tidak begitu banyak kejahatannya. Kalau dibandingkan dengan korban-korban Ryan,dukun As, dll. Diakhirnya dia melakukan pertobatan, itu sisi terangnya.
@ themulya : Pengampunan Tuhan tidak ada batasnya kalau manusia bertobat………. terima kasih sudah berkunjung ke blog saya
ketika aku dilahirkan , aku ga tau harus jd apa….penjahat, perampok, pemulung, penindas, pembunuh, pemerkosa, dll….
tak ada satupun yg baik menurut orang….tapi ketika kita di hadapi oleh satu persoalan yg tidak bisa di selesaikan maka tidak ada lg kata untuk kompromi……
dan itulah reality.
kita tau babi itu haram, tapi ketika tidak ada lg makanan maka babi itu akan menjadi “hallal”….
tidak ada yg baik, tidak ada yg jahat…
tidak ada yg pintar, tidak ada yg bodoh…
tidak ada yg lebih, tidak ada yg kurang…
tidak ada yg miskin, tidak ada yg kaya…
seharusnya tidak ada yg dikorbankan…oleh manusia itu sendiri..
“SETARA DAN SEJAHTERALAH DI DUNIA”
“SATU BUMI TANPA PENINDASAN”
VIVALA…………..!!!!!
@BUCEK BOLONK: Terima kasih atas commentnya, hmmmh anda penganut nihilisme juga ya ?
“better live one day as a lion than a hundered years a a sheep”
tapi secara pribadi bandit tetap aja bandit, bahkan kita juga harus semakin curiga ada bandit menyusup sebagai “bandit berseragam” bikin rusak institusi
@anonimus: bandit institusi sbenarnya bukan penyusupan.. tetapi lebih banyak dibentuk oleh budaya institusi
cuma pernah denger ceritanya doang, ceritain dong lebih lengkap….denger2 dulu pernah lari dr penjara dan pake aji ajian gitu, ngilang ……dr rumah tahana….bener ga sih….?
Kusni Kasdut…keren juga…
Banyak penjahat besar di negeri ini yang merampok harta negara tapi mereka tidak satria tidak berani ambil tanggung jawab (bebas dari hukum), Kusni Kasdut penjahat besar yang berani ambil tanggung jawab.
ijin share di FB yah ndan ^_^
Rumah ibunya di Blitar beda satu gank dengan rumah saya.. *gak penting*
lebih baik act like kusni kasdut daripada seperti Noordin Moh. Top, DR. Azhari, Moh Djibril, Hambali…..walaupun memang salah jalan, tapi pernah saya dengar kusni kasdut berbuat seperti tidak lebih sebagai protest terhadap situasi saat itu. Ybs. memang memiliki beberapa kelebihan dalam ilmu/ajian sehingga sulit ditangkap, hal ini memang terjadi seperti cerita om saya sewaktu bareng di Rumah Tahanan Militer Guntur. Bilamana ybs butuh rokok maka dia bisa keluar dari sel untuk beli rokok di Pasar Rumput dan kembali lagi ke sel setelahnya, seperti yg kita tau semua bahwa penjagaan di guntur sangat rapat tapi dia bisa lolos & kembali masuk ke sel lagi setelah apa yg dia cari ketemu.