SEKOLAH POLISI INTERNASIONAL DI INDONESIA

lambang JCLEC

Ngga nyangka juga Indonesia diberi kepercayaan dari dunia Internasional untuk membuat sekolah polisi berskala Internasional, sekolah ini diberi nama : Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) sekolah ini menyediakan pendidikan bagi para penegak hukum dalam kerangka penyidikan multi Yuridiksi dalam kejahatan Transnasional, dengan memfokuskan pada kegiatan memerangi terorisme.

JCLEC terletak didalam AKADEMI KEPOLISIAN Semarang, diresmikan pada tahun 2004 oleh Pemerintah Australia dan Indonesia, dan pemerintah Australia telah berkomitmen untuk menyiapkan dana sebesar AUD$36.8 juta selama 5 tahun sampai tahun 2009, dan dimungkinkan juga untuk diperpanjang.

JCLEC diresmikan oleh presiden Indonesia (waktu itu) Megawati Soekarnoputri pada tanggal 3 Juli 2004, walaupun lembaga ini dibentuk sebagai bagian dari kerjasama bilateral, tapi tidak menutup juga bagi negara – negara lain dari kawasan regional maupun Internasional untuk turut berpartisipasi baik sebagai donor maupun kontribusi peserta maupun pelatih untuk mencapai tujuan dari lembaga ini.

presiden SBY berkunjung ke JCLEC

Lembaga JCLEC ini bekerjasama dengan seluruh Lembaga Penegak Hukum di Asia tenggara, dan juga dengan lembaga (pendidikan) yang serupa seperti : South East Asian Regional Centre for Counter Terrorism (SEARCCT) di Kuala Lumpur, dan International Law Enforcement Academy (ILEA) di Bangkok.

Dalam beberapa kesempatan lembaga – lembaga ini (JCLEC, SEARCCT, ILEA) membuat team ad-hoc dalam seminar Internasional tentang kejahatan internasional, seperti dalam Bali Ministerial Meeting on Counter-Terrorism pada bulan February 2004 dan banyak seminar lainnya.

suasana kelas

Siswa kepolisian yang pernah ikut pendidikan di JCLEC tercatat dari banyak negara di Dunia… saya tercatat sebagai Alumni pertama JCLEC selepas diresmikan presiden pada tahun 2004, pada waktu saya ikut ada siswa dari Thailand, Singapura, Malaysia, Timor Leste, Papua Nugini, Fiji, New Zealand dan Australia… pada waktu itu saya mengikuti pendidikan “Post Blast Investigation Course” dan banyak negara lain… saya pernah juga bertemu seorang Polisi Kanada sewaktu survey di Sudan dia pernah juga mengikuti pendidikan di JCLEC dia bilang lembaga ini termasuk lembaga pendidikan Polisi Terbaik di dunia…. wow kereeen……

foto peserta pendidikan

ini beberapa program pelatihan dalam JCLEC ,diantaranya termasuk :
Investigations (english) / Penyidikan (indonesia);
Intelligence (english) / Intelijen (indonesia);
Forensics (english) / Forensik (indonesia);
Financial Investigations (english) / Penyidikan Finansial (indonesia);
Communications (english) / Komunikasi (indonesia);
Computer Based Training
Research (policy and legislation)

Dalam pendidikian ini mencakup beberapa jenis kejahatan Transnasional seperti :

terorism;
narcotics;
maritime crime;
people smuggling;
sexual servitude;
child sex tourism;
dan .. cyber crime.

Iklan

(FOTO) KAMI SIAP MELAYANI ANDA….

Saya ketawa ngga berhenti – henti ketika melihat foto ini yang dimuat pada kaskus.us, dari thread milik ronal

Kok bisa pas yaa…. foto dengan “situasi” dan “semboyan” polisi yang ditampilkan……

Kreatif sekali si pembuat foto….. sampai membuat saya ketawa sampai sakit perut…….

ini dia fotonya :

kami siap melayani anda

lucu kan ?… ha ha ha….

PENJAHAT LEGENDARIS INDONESIA : KUSNI KASDUT

Siapa yang tidak mengenal tokoh ini pada era 70 an, salah satu pejahat Legendaris, tertangkap dan di vonis hukuman mati atas segala perbuatannya…. Namun pada saat – saat akhir hayat nya ia bertobat dan dengan “tegar” menghadapi hukumannya.

Dalam keterasingannya di penjara dan jauh dari orang-orang yang dicintai, ternyata sisi agamis Kusni Kasdut tumbuh semakin dalam. Apalagi ketika dia di penjara dan sebelum dieksekusi mati, dia sempat berkenalan dengan seorang pemuka agama Katolik.

Setelah berkenalan dengan pemuka agama tersebut, akhirnya dia memutuskan menjadi pengikut setia. Kusni Kasdut dibaptis sebagai pemeluk Katolik dengan nama Ignatius Kusni Kasdut.

Saat menunggu hari eksekusi, dia menuangkan rasa cintanya terhadap agama yang telah dia anut dalam sebuah lukisan yang terbuat dari gedebog pohon pisang. Dalam lukisan tersebut, tergambar dengan rinci Gereja Katedral lengkap dengan menara dan arsitektur bangunannya yang unik. Dan sampai sekarang masih tersimpan rapi di Museum Gerja Katederal Jakarta.

lukisan Kusni Kasdut yang terbuat dari gedebok Pisang, dan masih tersimpan di Kathederal Jakarta
lukisan Kusni Kasdut yang terbuat dari gedebok Pisang, dan masih tersimpan di Kathederal Jakarta

“Setelah lukisan gedebog pisang itu jadi, sebagai tanda terima kasihnya, Kusni Kasdut memberikan lukisannya itu kepada Gereja Katedral, Jakarta. Beberapa hari setelah itu, Kusni Kasdut ditembak mati,” ujar pengurus Museum Katedral, Jakarta, Eduardus Suwito.

Saya mendapat tulisan mengenai saat – saat akhir hayatnya pada saat mau menghadapi regu tembak :

Keinginannya terakhir hanya ia mau duduk di tengah keluarganya.
Itu terpenuhi. Sembilan jam sebelum diantar pergi oleh tim
eksekutor, di ruang kebaktian Katolik di LP Kalisosok Kusni
Kasdut dikelilingi keluarganya: Sunarti (istri keduanya), Ninik
dan Bambang (anak dari istri pertama), Edi (menantu, suami
Ninik) dan dua cucunya, anak Ninik. Itulah jamuannya yang
terakhir-dengan capcai, mi dan ayam goreng. Tapi rupanya hanya
orang yang menjelang mati itu yang dengan nikmat makan.

Kusni, kemudian, memeluk Ninik. “Saya sebenarnya sudah tobat
total sejak 1976,” katanya, seperti direkam seorang
pendengarnya. “Situasilah yang membuat ayah jadi begini.
Sebenarnya ayah ingin menghabiskan umur untuk mengabdi kepada
Tuhan. Tapi waktu terlalu pendek. Ninik dan yang lain
menangis. “Diamlah,” lanjut ayahnya, “Ninik ‘kan sudah tahu,
ayah sudah pasrah. Ayah yakin Tuhan sudah menyediakan tempat
bagi ayah. Maafkanlah ayah.” Kedua cucunya, Eka dan Vera, mulai
mengantuk.

Fact about Kusni Kasdut

Pada masanya Kusni kasdut adalah penjahat spesialis “barang antik” salah satunya yang paling spektakuler ia merampok Museum Nasional Jakarta. Dengan menggunakan jeep dan mengenakan seragam polisi (yang tentunya palsu), dia pada tanggal 31 Mei 1961 masuk ke Museum Nasional yang dikenal juga Gedung Gajah. Setelah melukai penjaga dia membawa lari 11 permata koleksi museum tersebut.

Pernah membunuh dan merampok seorang Arab kaya raya bernama Ali Badjened pada 1960-an. Kusni Kasdut dalam aksinya ditemani oleh Bir Ali. Ali Badjened dirampok sore hari ketika baru saja keluar dari kediamannya di kawasan, Awab Alhajiri. Dia meninggal saat itu juga akibat peluru yang ditembak dari jeep yang dibawa oleh Kusni Kasdut.

Saat-saat terakhir Kusni Kasdut ini dijadikan ide untuk lagunya God Bless “Selamat Pagi Indonesia” di album “Cermin”. Lirik lagu ini ditulis oleh Theodore KS, wartawan musik Kompas yg jagoan menulis lirik lagu.

Awalnya Kusni kasdut adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia.

SUDARTO adalah penasehat hukum Kusni Kasdut mengatakan dalam pembelaanya : ”Manusia tidak berhak mencabut nyawa orang,” dan ”Nafsu tidak bisa dibendung dengan ancaman”.

Kusni Kasdut pada saat sedang menunggu keputusan atas permohonan grasinya sempat melarikan diri kemudian dapat ditangkap kembali dan akhirnya menjalankan pidana matinya.

Kusni Kasdut sempat dijuluki “Robin Hood” Indonesia, karena ternyata hasil rampokannya sering di bagi – bagikan kepada kaum miskin.

Tangan kanan Kusni Kasdut adalah Bir Ali, anak Cikini Kecil (sekarang ini letaknya di belakang Hotel Sofyan). Bir Ali, yang juga menjadi pembunuh Ali Bajened bersama Kusni Kasdut di Jalan KH Wahid Hasyim, bernama lengkap Muhammad Ali. Dia mendapat gelar Bir Ali karena kesukaannya menenggak bir, ia tewas dalam tembak menembak dengan polisi.

Ia menjalani hukuman matinya didepan regu tembak pada 16 Februari 1980.

Sumber : dari berbagai sumber

SIDIK JARI

Sidik jari (finger print) adalah ilmu yang “murni” polisi, saya tidak pernah melihat institusi lain yang mengajarkan ilmu ini selain kepolisian, saya akui semasa menjadi siswa kepolisian saya agak malas mengikuti pelajaran ini… karena pelajaran ini rumit, terutama bagian merumus sidik jari…

Sekedar mengingat pelajaran lalu….. mungkin juga berguna bagi pembaca yang ingin sedikit tahu mengenai sidik jari…

Ok… Pada prinsipnya “TIDAK ADA MANUSIA DI DUNIA INI YANG MEMPUNYAI SIDIK JARI YANG SAMA” …. Hmmmmh lucu ya ? itulah Keajaiban Tuhan… pernah dicoba dibandingkan sidik jari dua orang yang kembar identik…. Tetapi tetap saja sidik jarinya tidak sama…. Yang saya tidak tahu apakah orang yang di CLONING juga mempunyai sidik jari yang sama ???? wah….. memang jawaban ini bikin saya penasaran, sayangnya belum ada percobaan di dunia untuk meng- CLONING manusia….

Kenapa ada sidik jari ??? sidik jari sebenarnya adalah kulit yang menebal dan menipis membentuk suatu “punggungan” pada telapak jari yang membentuk suatu pola, sidik jari tidak akan hilang sampai seorang meninggal dunia dan busuk, goresan – goresan atau luka biasanya pada waktu kulit berganti akan membentuk pola yang sama…. Kecuali kulit tersebut mengalami luka bakar yang parah…. Ada kejadian nyata, sesorang di Jakarta pada saat mau membuat visa AS ditolak karena pola sidik jarinya hilang karena pernah mengalami luka bakar…. Kalau begini bagaimana ya ????

Identifikasi Sidik jari dikenal dengan DAKTILOSKOPI adalah merumus pola sidik jari pada tapak tangan yang sama, kiri maupun kanan…. Metodanya dikenal dengan metode Henry, Rocher dan Vucetich… Metode Henry diciptakan di India dan dipakai semua negara “English Speaking” , Metode Rocher digunakan di negara Jerman dan Jepang, sedangkan Metode Vucetich digunakan pada negara – negara berbahasa Spanyol…. Indonesia sendiri menggunakan Metoda Henry….

Bagaimana bentuk umum sidik jari ????

Pada umumnya manusia mempunyai 3 macam bentuk umum sidik jari dalam metode Henry yaitu :

arch

ARCH

loop

LOOP

whrol

WHORL
Ada juga varian ARCH ……

tented arc

TENTED ARCH

Nah……..Dari bentuk bentuk diatas inilah kita bisa merumuskan sidi jari….

Sidik jari bisa digunakan untuk pengungkapan kejahatan, misalnya dari sidik jari laten (pengambilan sidik jari menggunakan serbuk kimia) yang didapat dari barang barang di TKP, atau barang – barang yang digunakan untuk “melakukan kejahatan” seperti pistol, pisau, tang obeng dan sebagainya…

Nah … inilah letak krusialnya…. Dari sidik jari laten yang kita temukan di TKP tersebut, polisi melakukan pemotretan sidik jari lalu dibandingkan dengan data sidik jari dalam file kepolisian….

Ingatkah anda pada waktu membuat SKKB ??? itulah sumber data yang berharga bagi polisi untuk mencari data guna membandingkan sidik jari di TKP dengan sidik jari orang – orang yang kita curigai…

Dalam ilmu Daktiloskopi sidik jari dikatakan IDENTIK apabila mempunyai MINIMAL 12 titik yang sama dalam satu ruas jari (tidak perlu lengkap semua…. Bisa kelingking saja… bisa jempol saja….)

Salah satu contoh bagaimana SIDIK JARI bisa menentukan tersangka dalah tulisan saya di sini.

Ok demikian “pencerahan” saya, mudah – mudahan bermanfaat….

Cina tertekan soal Darfur ?

Steven Spielberg Dalam keterang pada pers pada saat mengundurkan diri

Ada berita di BBC News tanggal 14 Februari 2008 yang mengatakan bahwa Steven Spielberg menundurkan diri sebagai penasehat artistik Olimpiade Beijing karena permasalahan Darfur….

Kementerian luar negeri Cina mengatakan “motif sampingan” mungkin berada di balik kecaman terhadap kebijakan Cina di Sudan.

Spielberg mengatakan nati nuraninya melarang dia melanjutkan perannya di Olimpiade Beijing.

Cina memiliki hubungan ekonomi dan militer yang erat dengan Sudan, yang oleh para pegiat dikatakan harus digunakan untuk menekan Khartoum agar menyelesaikan krisis Darfur.

Sebuah surat kabar Inggris menerbitkan surat dari 80 pemenang Nobel, atlit internasional, politisi dan artis yang mendesak Beijing agar membantu mengakhiri konflik.

Juru bicara kementerian luar negeri Cina Liu Jianchao mengatakan: “Kami menyadari bahwa belakangan ini banyak kontroversi seputar Cina dan Darfur.”

“Dapat dimengerti jika beberapa orang tidak memahami kebijakan pemerintah Cina di Darfur, tetapi saya khawatir sebagian orang mungkin memiliki motif sampingan dan ini tidak bisa kami terima,” katanya dalam sebuah jumpa pers.”Cina juga mengkhawatirkan keadaan kemanusiaan di Darfur. tetapi kata-kata kosong tidak akan membantu. Kami berharap orang-orang yang bersangkutan akan lebih pragmatis.”

Beijing mengatakan pemerintah sudah menunjuk utusan khusus untuk Darfur dan mengirim pasukan penjaga perdamaian ke kawasan itu. Namun banyak orang, termasuk Steven Spielberg, mengatakan ini tidak cukup.

Setidaknya 200.000 orang tewas dan dua juta lainnya kehilangan tempat tinggal mereka dalam konflik di kawasan Darfur, Sudan barat, yang sudah berlangsung lima tahun, di mana milisi pro pemerintah dituduh melakukan kekejaman secara luas.

Sudan membantah pihaknya membantu milisi Janjaweed dan mengatakan penderitaan di Darfur dibesar-besarkan. Sudan menjual sekitar dua per tiga minyaknya ke Cina, sementara Beijing menjual senjata ke pemerintah Sudan dan memblokir upaya di Dewan Keamanan PBB untuk menekan Khartoum. Para pegiat mengatakan senjata yang dijual Cina ke pemerintah Sudan digunakan di Darfur.

Spielberg mengatakan nati nuraninya melarang dia melanjutkan perannya di Olimpiade Beijing.

Sebuah surat kabar Inggris menerbitkan surat dari 80 pemenang Nobel, atlit internasional, politisi dan artis yang mendesak Beijing agar membantu mengakhiri konflik.

Tercatat nama-nama tenar yang juga bertindak sebagai penasehat Olimpiade Beijing termasuk sutradara Zhang Yimou dan bintang kung-fu Jackie Chan pernah mengajukan petisi tentang Darfur.

Bintang Hollywood Mia Farrow dan George Clooney turut mengecam Cina atas masalah Darfur.

Pertanyaanya : Apakah benar negara China terlibat dalam konflik Darfur ?

Memang benar Cina memiliki hubungan ekonomi dan militer yang erat dengan Sudan, tampak sekali ketika saya melakukan survey untuk kesiapan FPU Indonesia dalam missi UNAMID ke Darfur, mayoritas pengeksplorasi minyak dan gas di Sudan adalah negara China, ini terlihat pada saat saya mendarat di bandara Internasional Khortum banya sekali Warga Negara China datang dalam satu pesawat saya… demikian juga pada saat berkeliling kota mudah sekali dilihat warga negara China di jalan – jalan…

Ketika saya tanya pada salah seorang staff KBRI, ia mengatakan perusahaan minyak dan gas China menguasai hampir 90 % di Sudan…. mengapa China bisa menguasai sedemikian besar ? kemana perusahaan besar minyak Amerika seperti Chevron, Exxon dll ? ternyata sampai saat ini Amerika Serikat masih mengembargo negara Sudan karena keterlibatannya sebagai pemberi “save haven” Osama Bin Laden pada era 90′ an, sebelum Ia hijrah lagi ke Afganistan, jadi Sudan turut di cap sebagai negara yang memberi bantuan terhadap jaringan teroris internasional…. Akibat embargo ini eksploitasi minyak yang telah dimulai oleh Amerika Serikat ditarik dari negara Sudan, dan masuklah investor baru yaitu negara China melalui perusahaan unggulannya Petrochina.

Saya mengerti China menjadi seolah “tertekan” setelah timbul konflik yang berkepanjangan di Darfur, mereka dituduh membantu pemerintah Sudan, menjual senjata yang digunakan untuk menumpas pemberontakan di Sudan dan memberi “jaminan” bebas dari sanksi karena hak Veto dalam Sidang Dewan Umum PBB.

Menurut pendapat pribadi saya : Keberadaan China sebagai Investor Minyak dan Gas terbesar di Sudan tidak dapat dihubungkan dengan peristiwa di Darfur, karena menurut saya: setiap negara atau siapapun berhak berinvestasi, apalagi ditengah embargo ekonomi dari negara barat yang tengah berlangsung…. tentunya negara Sudan butuh bantuan untuk tetap bisa “survive”…. terlepas dari permasalah dalam negeri di Sudan…..

Menurut seorang dosen saya di Coespu Italy… Hal inilah yang disebut “Geopolitik” adanya tarik menarik kepentingan akibat sumber daya Alam… keberadaan sumber minyak dan Gas yang besar di Sudan, menjadi “Magnet” bagi negara – negara adikuasa… sehingga “mungkin” konflik ini diciptakan untuk menguasai asset yang luar biasa tersebut…

Amerika Serikat yang menjadi “pelopor” dari embargo ekonomi terhadap Sudan dihadapkan pada situasi yang tidak menguntungkan : “Apakah akan menelan air ludahnya lagi…..?” (memcabut embargo dan mulai berinvestasi di Sudan… dengan resiko bersaing dengan China ???)

Apakah pertentangan antara dua negara Adikuasa itu merupakan penyebab konflik yang tidak berujung di Darfur ? Yang ujung – ujung nya hanya karena masalah MINYAK ??? Jangan tanya saya…. karena saya sendiri tidak tahu jawabannya… hehehe….

Kontingen FPU Indonesia tampil di acara ‘Tukul Arwana’ Empat Mata

Tukul and FPU Indonesia

Untuk mengatasi kebosanan setelah berlatih panjang, sebagai intermezzo team FPU Indonesia mendapat hiburan dengan menonton acara ‘Tukul Arwana’ Empat Mata di Trans 7, maka sore itu tanggal 4 Maret jam 7 malam, rombongan besar FPU bergerak dari Mako Korps Brimob Kelapa dua, dengan seragam baru yang ‘dipercepat’ pembagiannya untuk menonton acara Tukul….. Karena sampai terakhir baret biru UN dan sepatu gurun belum sempat dibagikan…..

Dan Kontingen and Tukul

Acara Empat Mata tersebut disiarkan secara Live dari studio Trans 7 di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan….. walau tempat duduk membludak bahkan sampai duduk bersila, tetap ‘seru’ dan ‘heboh’. Memang FPU Indonesia tidak mendapat ‘scene’ Khusus… namun yang penting ‘kehadiran’ nya bisa di kenal khalayak ramai (terutama dengan seragamnya yang lain daripada lain he he he) ….Tukul ternyata menyelipkan beberapa adegan untuk mengenalkan FPU Indonesia, seperti menyapa Komandan kontingen Akbp Johny Asadoma dan duduk diantara pasukan……. Memang selama ini pemberitaan FPU Indonesia terhadap khalayak masih ‘miskin’ informasi, dengan melalui blog saya ini berusaha mengenalkan eksistensi FPU Indonesia.

Tukul In Action

Ada catatan sedikit tentang acara tersebut, walaupun saya sendiri jarang menonton acara tersebut… setelah saya perhatikan ternyata ‘Tukul’ adalah seorang Entertainer sejati, keahliannya dalam ber-improfisasi sangat mengagumkan… scene demi scene berlalu hanya berdasarkan keahliannya berspontanitas …. ‘Lap Top’ nya hanya sebagai bahan dasar untuk memancing ‘kelucuan’ nya….selebihnya adalah improfisasi … Sutradara/pengarah terlihat banyak berdiskusi dengan Tukul di Jeda acara untuk menentukan jalan selanjutnya dari talkshow ini…. Sebagai guest speaker pada acara tersebut dengan judul besar ‘Suara halus’ adalah Ussy ‘Meong’, pak Bolot, pak Untung Bupati Sragen, Pengacara Elsa Syarif… seorang yang bisa menirukan suara hewan dan seorang yang yang bisa memainkan musik dengan sisir…. salut akan kekompakan team acara, Copywriter dan pengarah acara Trans 7 yang menampilkan acara ‘Live’ Empat Mata dengan baik sekali …

Kapolri Jendral Sutanto menutup latihan Pra-Operasi FPU Indonesia dalam persiapan Missi ke Darfur

Rangkaian latihan pra operasi FPU Indonesia dalam rangka persiapan untuk missi ke Darfur yang dilaksanakan tanggal 23 Januari sampai 23 Februari (1 bulan) telah berakhir dengan sukses tanpa ada kendala, hasil yang diharapkan adalah anggota FPU benar – benar siap menghadapi medan tugas di Darfur nantinya…. dan nampaknya tujuan itu tercapai, indikatornya para pimpinan Polri terkesan dengan kesigapan anggota FPU dalam menjalani setiap materi latihan dan penampilan mereka dalam peragaan dalam upacara penutupan….


Kehadiran Kapolri Jendral Sutanto dalam upacara penutupan Lat Pra Ops menandakan Kapolri sangat concern terhadap keberangkatan FPU Indonesia ke Darfur, hal ini dipandang sangat wajar karena Mabes Polri pertama kali mengirimkan personilnya dalam ikatan pasukan…. sesuatu hal yang baru dan masih meraba – raba mencari format yang sesuai…. kendala pasti ada, yang paling krusial adalah pemenuhan material dan logistik bagi FPU Indonesia, lain halnya untuk penyiapan personil FPU.. anggota Brimob sebagai back bone FPU adalah personil yang sangat terlatih dan mempunyai readiness yang tinggi….

Latihan dan kegiatan yang di laksanakan selama 1 bulan ini antara lain :

1. Latihan kesiapan pasukan dalam menghadapi team Pre Deployment Visit dari PBB, untuk menguji kemampuan dalam ikatan pasukan FPU Indonesia (dalam minggu pertama latpraops)
2. Pengenalan daerah Missi Darfur oleh komandan Kontingen UNMIS Akbp Ari Laksmana.
3. Pengenalan Budaya Masyarakat Sudan oleh Dubes Sudan.
4. Human Right dan pengenalan Peace Keeping Operation oleh Deplu.
5. Latihan Bahasa Arab dan Inggris oleh Sekolah Bahasa Polri dan test Bahasa Inggris dari PDV team PBB.
6. Latihan berkuda oleh Direktorat Satwa Mabes Polri.
7. Latihan mengemudi mobil left steering, mengemudi truk dan mengemudi Armored Personal Car (APC).
8. Vaksinasi personil FPU (12 macam vaksin) dan test kesehatan jiwa oleh Bid DOKKES Mabes Polri.
9. Latihan menembak (pengenalan senjata Styer, tembak reaksi, tembak sniper, pistol) oleh PUSLAT Brimob Polri.
10. Cross Country dan Speed Marching oleh PUSLAT Brimob Polri.
11. Latihan luar di Pelabuhan Ratu dengan asumsi medan sesungguhnya (penghadangan, penyerangan, patroli, navigasi, PHH, penyergapan rumah) oleh PUSLAT Brimob Polri.
12. Pembekalan Duta Besar Amerika Serikat tentang keadaan di Darfur (beliau pernah 5 tahun berdinas di Sudan)
13. Pengarahan dari Australian Federal Police (AFP) tentang Peace Keeping Operation.
14. Persiapan peragaan dalam upacara penutupan.

Latihan dan kegiatan tersebut dapat diikuti oleh seluruh personil FPU dan menunjukkan kesiapannya untuk di terjunkan ke daerah Missi yang mempunyai kondisi Ekstrim di Darfur.

Kapolri dalam sambutannya menekankan kepada seluruh anggota FPU agar dapat menjaga nama baik Indonesia, karena baiknya tugas FPU Indonesia akan membawa baik Indonesia, namun buruknya FPU Indonesia juga membawa buruk nama Indonesia di mata Internasional.

Dalam upacara penutupan ini juga diperagakan kemampuan FPU Indonesia dalam menghadapi tugas di Darfur dan terlihat para tamu undangan termasuk Kapolri memberikan respon yang positif atas peragaan ini, juga dipamerkan jenis – jenis material dan Logistik yang akan dibawa FPU Indonesia ke Darfur….

FPU Indonesia direncanakan berangkat keseluruhan pada tgl 1 sd 10 Mei 2008, namun akan ada team yang berangkat duluan (termasuk saya)…. karena kami akan mengurus clereance peralatan setelah kapal mendarat di Port Of Sudan, dan ada juga team yang ikut dengan Kapal Cargo Container yang mengangkut peralatan FPU dari Tanjung Priok.

Demikian para pembaca blog saya… Mohon doa restu agar FPU Indonesia (140 orang) dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan paling penting pulang kembali dengan selamat bertemu dengan keluarga.