4 Langkah Untuk Mengamankan Akun Media Sosialmu

Screen Shot 2020-04-08 at 10.45.41

Direktorat siber Badan Reserse Kriminal Polri telah meluncurkan website Patroli Siber untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bertatacara yang benar dan aman di dunia siber, website ini juga menampung pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan kejahatan dunia siber, dan terakhir memberikan informasi apa saja yang telah dilakukan oleh Direktorat Siber Bareskrim.

saya akan re-posting beberapa tips dan trik untuk aman, bijak, sehat, nyaman ber-internet, seperti di bawah ini:

4 Langkah Untuk Mengamankan Akun Media Sosialmu

Pada zaman sekarang ini, hampir semua orang telah memiliki akun media sosial. Media-media ini memudahkan orang untuk menemui dan menghubungi siapa saja dan kapan saja.

Namun kemudahan ini juga memiliki dampak yang tidak begitu baik juga buat kamu. Dengan semakin mudahnya untuk menghubungi orang lain dimana saja, ternyata menjadikan privasi juga akan mudah dilanggar, apalagi dengan banyaknya hacker di zaman sekarang ini. Tentu saja kamu tidak mau foto-fotomu yan ada di akun media sosial tersebar di internet tanpa kamu ketahui bukan?

Apalagi saat ini banyak juga orang yang sekarang memakai media sosial tidak hanya untuk berhubungan dengan orang lain saja, tetapi juga untuk mengembangkan usaha. Bila akun usaha tersebut tidak memiliki pengamanan yang cukup baik, bisa saja akun ini di-hack oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

Oleh karena itu, adalah hal yang sangat penting untuk menjaga pengamanan akun media sosialmu, baik akun pribadi maupun akun perusahaan atau usaha. Inilah 4 langkah untuk menjaga keamanan akun media sosialmu seperti Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (25/3/2019).

1. Perhatikan penggunaan password
Langkah pertama yaitu penggunaan password. Password adalah hal yang paling penting untuk membuka akun media sosial. Maka dari itu, bila passwordmu diketahui oleh orang lain, maka orang lain tersebut bisa membuka akunmu kapan saja.

Dalam menentukan password, hindari penggunaan kombinasi kata yang mudah. Mungkin kamu bermaksud supaya kita selalu ingat atau supaya tidak susah diketikkan, tapi hal itu tidak berlaku lagi di zaman sekarang ini.

Jangan pernah menggunakan nama, nama tempat tinggal atau tanggal kelahiran sebagai password media sosial. Selain itu hindari penggunaan password sederhana seperti “qwerty” atau “123456”.

Usahakan untuk menggunakan kombinasi angka, huruf kapital dan kecil untuk memperkuat passsword. Kamu juga disarankan untuk mengecek kekuatan password terlebih dahulu sebelum menentukannya.

Yang paling penting, jangan pernah memberitahu orang lain tentang passwordmu. Hal ini tentu saja menjadi hal yang paling penting, karena sekali kamu memberitahukan ke orang lain, berarti akun tersebut sudah dapat diakses oleh orang lain selain dirimu sendiri.

Dalam penggunaan password ini, bukan hanya akun media sosial saja yang membutuhkan hal ini, tapi gadget yang kamu pakaipun butuh password yang pas.

2. Memilih aplikasi atau website yang aman
Sekarang sudah sangat banyak aplikasi dan website yang bisa kamu pakai. Aplikasi maupun website tersebut tentunya memiliki kekuatan pengamanan masing-masing untuk pelanggannya.

Dalam memilih aplikasi-aplikasi tersebut, kamu harus memperhatikan sistemnya. Dalam aplikasi berkirim pesan atau messenger, kamu harus melihat apakah sistemnya sudah benar-benar terenkripsi, yang membuat pesan-pesan akan sulit untuk diakses.

3. Gunakan fitur verifikasi dua langkah
Beberapa media sosial seperti Facebook dan WhatsApp, maupun Gmail memiliki fitur verifikasi 2 langkah agar keamanan pengunanya semakin aman. Kamu harus memanfaatkan fitur ini sebaik mungkin untuk menghindari kemungkinan di-hack.

Fitur ini akan melakukan verifikasi ke akunnmu yang lainnya setiap ada login ke media sosial kita. Bila mengaktifkan fitur ini, kamu biasanya akan diberikan kode melalui sms yang perlu kamu input ketika login media sosial.

4. Menggunakan perangkat yang terpercaya
Banyak orang yang kena hack karena dia pernah login di warnet atau di tempat tersedianya perangkat komputer yang digunakan secara publik lainnya. Sebaiknya, jangan pernah memasukkan akun pribadi di komputer untuk umum.

Banyak kejadian seperti ini, biasanya karena lupa logout atau karena menyimpan data akun di browser tersebut. Kadang kamu lupa logout karena kebiasaan di gadget sendiri tak pernah melakukannya. Kadang kamu juga lupa untuk tidak mencentang “ingat password ini” pada saat login, sehingga riwayat login masih tersimpan di browser tersebut.

Bila memang terpaksa melakukannya, usahakan untuk mengubah password secepatnya setelah menggunakannya dan kamu sudah bisa mengaksesnya dengan gadget pribadi.

Dengan memperhatikan langkah-langkah sederhana diatas, kamu dapat mengurangi dan menghindari risiko akun media sosial kita terkena hack. Selama kamu menjaga kerahasiaan dan tidak sembarangan dalam login akun media sosial, seharusnya akunmu bisa tetap terjaga keamanannya.