Sebagai Penjaga Perdamaian

UNPF (United Nation Police Force) membuat missi bernama International Police Task Force (IPTF) di Bosnia & Hercegovina pada tahun 94 sampai 98, Misi ini membantu orang Bosnia untuk membangun kembali polisi lembaga yang bebas rasisme setelah perang etnik selama pecahnya Yugoslavia, dan Bosnia Hercegovina adalah negara yang baru yang dulunya Yugoslavia kemudian terpecah menjadi 5 negara baru : Slovenia, Kroasia, Serbia, Bosnia & Hercegovina dan Montenegro. IPTF ialah terdiri atas lebih dari 20 negara yang memberangkatkan polisi terbaik mereka untuk turut serta dalam misi ini. Polri pada saat itu mengirimkan 18 orang (masa dinas 1 kontingen adalah setahun dan bisa diperpanjang jika perlu, jika misi belum selesai akan ada pengganti), jumlah anggota POLRI untuk diuji untuk misi ini adalah 200 orang, dan saya termasuk beruntung mendapat kesempatan ini, kami memulai misi kami pada Juli 97 dan selesai di Okt 98, oleh sebab itu kami berada disana selama 1 tahun dan 3 bulan.Selama misi ini saya ditempatkan pada Mostar Police Station, sebagai seorang Perwira Administrasi.Mostar berada di bagian selatan dari B&H, sekitar 250 km dari Sarajevo ibu kota B&H, juga tempat IPTF Head Quarter.(di peta adalah tengah-tengah B&H). Mostar adalah kota yang luar biasa dan mempunyai “Jembatan mostar” sebagai ikon terkenalnya (dibangun pada abad ke 16 oleh kesultanan ottoman), pada saat saya disana jemabatan ini sedang diperbaiki,pada waktu perang jembatan ini dihancurkan karena jembatan ini menyambungkan bagian timur dan barat Mostar, selama perang Mostar terbagi oleh dua entitas dasar etnik dan terpisah oleh Mostar River, di Tepi Barat bagi orang Kroasia dan di tepi timur untuk orang bosnia. Tugas utama IPTF adalah untuk mengecilkan perbedaan diantara mereka. Bulan lalu saya menonton program TV pada chanel Discovery tour and Travel tentang jembatan Mostar, jembatan itu telah selesai dibuat dan masyarakat tepi timur dan barat bersatu kembali. Semua terlihat tersenyum dan tidak ada lagi rasa benci diantara mereka. Saya sangat senang mengetahuinya, saya berharap suatu saat akan pergi lagi ke mostar untuk mengenang tugas saya dan melihat jembatan baru Mostar.

Iklan

As a Peace Keeper

UNPF (United Nation Police Force) did mission named International Police Task Force (IPTF) in Bosnia & Hercegovina in ’94 to ’98, This Mission was to secure bosnian people after ethnic war during the fall of Yugoslavia, and to rebuild police institution which free of racism. Bosnia Hercegovina is the new nation which previously is the one of Yugoslavia ‘s state. There 5 new nations are held after fall of Yugoslavia : Slovenia, Croatia, Serbia, Bosnia & Hercegovina and Montenegro. IPTF were consist of more than 20 countries who send their best policemen to join this mission. The ’97 contingent of Indonesian National Police officers were 18 (the time length of 1 contingent is a year and could be extended if needs, if mission not accomplish yet there will be a replacement), the number of INP to be tested for this mission were 200, and I was the one who was lucky to get this opportunities, we started our mission in July ’97 and finished in Oct ’98, so we got mission for 1 year and 3 months. During this mission I deployed to Mostar Police Station, as an Administration Officer. Mostar is in the southern of B&H, is around 250 km from Sarajevo the capital city of B&H, and the place of IPTF Head Quarter. (if we look at the map Sarajevo is the middle of B&H). Mostar is great city and has a famous icon “Bridge of Mostar” (build by Ottoman Empire in 16 centuries). While I was there, this bridge had under contruction, this bridge was destroyed because this bridge is connected the east and west part of Mostar, during the war citizen of mostar had divided by two entities base of ethnic and separated by Mostar River , on the west bank is for Croatian people and east bank is for Bosnian (the main task of IPTF in Mostar is to minimize the diversity between them). Last month i saw TV program in Discovery tour and travel about Mostar Bridge, The Bridge is finished to rebuild and west and east river bank people of Mostar is reunited, every body smiling the are no more hate between them… I’m very glad to know that… I wish someday I would go to Mostar to remembering my best ever duties and see a new Bridge of Mostar.