Ruang Siber

cyberthreat-cyber-threat-ts-100703749-largeKetika pertama kali sekolah polisi masuk pada tahun 1989 segala sesuatu masih manual, pelajarannya kepolisian masih menggunakan metoda sesuai zaman itu, bayangkan kita dahulu masih ada pelajaran mengetik, dengan mesin ketik ketuk, mengunakan kertas karbon kalau membuat beberapa copy, kita masih belajar fotografi dengan mencetak foto di kertas foto menggunakan ruangan gelap, dan jenis jenis kejahatan yang dipelajari masih seputar kejahatan konvensional dengan menggunakan metoda forensik yang jadul. Dan dengan lompatan kemajuan teknologi menuju era 4.0 saya mau ngga mau harus mengembangkan diri, beradaptasi dengan kemajuan zaman, sangat tepat disebut “Crime is the Shadow of Civilization”, kejahatan selalu berkembang sesuai peradaban manusia, pada saat dulu saya memulai karier saya sebagai polisi 27 tahun yang lalu tidak terpikirkan ada kejahatan menggunakan ruang siber,  bagaimana seseorang bisa masuk secara tidak diotorisasi ke dalam suatu sistem keuangan dan mengambil uang didalamnya tidak pernah terpikirkan, dulu kita hanya berpikir seorang pulang mengambil uang dari bank dan pulangnya dirampok seseorang.

Kejahatan siber adalah kejahatan masa kini dan yang akan datang, kalau polisi tidak mengembangkan dirinya, akan tertinggal dengan modus – modus kejahatan yang baru dalam dunia siber, untungnya Indonesia sudah mengantisipasi dengan adanya UU ITE yang walaupun tidak sempurna amat, sudah cukup bisa mengantisipasi berbagai jenis kejahatan siber.  Jenis kejahatan di Siber bisa dikategorikan dengan dua buah tindakan yaitu kejahatan umum tetapi dilakukan di area siber, seperti penipuan atau penghinaan, dan kejahatan dengan menggunakan kemampuan teknis siber, seperti Hacking atau Carding dan kejahatan lainnya. Beberapa contoh kejahatan di dunia siber adalah:

Ransomware
Penyerang menginstal perangkat lunak untuk mematikan sistem bisnis atau membuat bisnis menjadi offline. Tebusan harus dibayar sebelum ‘ransomware’ dihapus atau dinonaktifkan. Dalam variasinya, penyerang mengancam membuat data korup sehingga tidak dapat digunakan jika uang tebusan tidak dibayarkan.

Pencurian data
Penyerang mencuri data pelanggan dan menjualnya ke oknum lain yang kemudian melakukan pencurian identitas. Atau, mereka meminta pembayaran untuk mengembalikan data yang dicuri tadi.

Penyamaran sebagai CEO atau petinggi perusahaan lain
Pengintaian online atas data publik memungkinkan pelaku kejahatan menyamar sebagai CEO atau direktur keuangan. Pelaku kemudian dapat meminta perubahan detil pembayaran pada faktur dan mengalihkan pembayaran ke akun mereka sendiri.

Penambangan bitcoin
Bentuk kejahatan siber yang relatif baru tetapi semakin banyak terjadi. Penyerang memasang perangkat lunak pada sistem TI (Teknologi Informasi) perusahaan dan membajak prosesor untuk menghasilkan mata uang kripto. Sistem bisnis segera melambat atau berhenti.

Pencurian Intelectual Property
Spionase tidak terbatas pada aksi mata-mata di suatu negara. Spionase industri adalah ancaman nyata, dengan perusahaan ambisius yang menargetkan sistem perusahaan saingan untuk mencuri Intelectual Property.

Polri tidak terlambat mengantisipasi kejahatan ini, dengan dibentuknya Direktorat Siber di Bareskrim Polri, hal ini untuk mengantisipasi berbagai kejahatan yang berkembang dari era konvensional ke lompatan teknologi sekarang ini, dan itu merupakan keharusan, selalu ada jenis kejahatan baru, sesuai perkembangan zaman. Kalau tidak siap mengantisipasi Polri hanya akan menjadi pecundang.

 

2 respons untuk ‘Ruang Siber

  1. Dear pak polisi,

    Dikarena isteri saya belum mampu melunasi hutangnya, isteri saya dipermalukan melalui penyebaran berita lewat whatapps, berikut saya lampirkan fotonya. Nomor yang menyebar berita itu 0859529183139 atas nama Cindy

    Langkah apa selamjutnya yang harus saya perbuat..

    1. Iya ini pasti tukang tagih fintech … mereka menggunakan cara2 teror untuk menagih … sudah banyak kejadian ini, kalau sudah masuk ranah pidana sesuai UU ITE atau pasal KUHP sangat bisa dilaporkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s