Konflik Abadi, Sejarah Satu Tanah Dua Bangsa (Israel dan Palestina)

Seakan tidak pernah ada akhirnya konflik antara Israel dan Palestina, Serangan Israel ke Gaza menimbulkan suatu kesatuan sikap masyarakat untuk membela Palestina, namun sebelum lebih jauh melakukan pembelaan, sudahkah anda mengetahui sejarah tanah yang diperebutkan itu ?

2000 SM  Nabi Abraham (Ibrahim) awalnya tinggal di daerah Ur Kasdim (Daerah selatan Irak), kemudian ia Hijrah menuju tanah kanaan (Israel sekarang) bersama sepupunya Lot (Luth), pada awalnya tanah Kanaan diduduki oleh 7 Suku Asli (Jebus, Amori, Hiite, Perizi, Kanaites, Girgas, Hivites) dan akhirnya tanah itu dikuasai oleh Abraham dan keturunannya. Dari Abraham mempunyai 2 anak, Ismail (Bapak bangsa Arab/Muslim) dan Ishak yang mempunyai anak Yakub (Bapak orang Israel).

Perjalanan Abraham dari Ur Kasdim ke Israel (Bibblestudy.org)

Perjalanan Abraham dari Ur Kasdim ke Israel (Bibblestudy.org)

1925 SM – 1495 SM (430 tahun) bangsa Yahudi tinggal di Mesir awalnya dipimpin oleh Yakub dan kedua belas anaknya. Kemudian bangsa Yahudi diperbudak oleh Mesir.

1575 SM-1455 SM, Musa membawa bangsa Israel keluar dari Mesir pada tahun 1495 SM, Yosua menggantikan Musa merebut kembali tanah Israel yang telah 430 tahun ditinggalkan. Sepeninggal Yosua belum terbentuk kerajaan Israel, hanya berupa hakim – hakim yang diangkat menjadi pemimpin.

1020 SM – 1000 SM,  Raja Saul (Saul memerintah selama 20 tahun)

1000 SM – 961 SM, Raja Daud yang berjasa mengalahkan bangsa Filistin (Palestina) dengan membunuh Goliath panglima tentara Palestina.

961 SM – 924 SM,  Raja Salomo (Sulaiman) Pada zamannya Raja Salomo membangun Bait Allah di kota Yerusalem.

586 SM -539 SM (Dibuang ke Babel),  Raja Nebukadnezar II dari Babel (Babilonia) menaklukkan Israel (Yehuda) pada tahun 586 SM. Menurut Alkitab Ibrani, dia menghancurkan Yerusalem dan Bait Allah Salomo pada tahun 587 SM dan membuang orang-orang Yahudi ke Babilonia. Hal ini diyakini bahwa raja Yahudi, Yoyakim , beralih kesetiaan antara orang Mesir dan Babilonia dan invasi itu adalah hukuman karena bersekutu dengan saingan Babel, Mesir. Yoyakim akhirnya dibebaskan oleh Babel, keluarga kerajaan Yehuda (yang garis keturunan Daud ) menjadi kepala pengasingan di Babel (the Exilarch) dipimpin oleh Daniel (604 SM – 536 SM)

538– 334 SM  (Dibawah Persia) Raja Cyrus Agung dari Persia menaklukkan Babel (Babilonia),  Cyrus mengeluarkan perintah untuk membebaskan tahanan, sekitar 50.000 orang Yahudi (Yehuda) yang dipimpin oleh Zerubabel  kembali ke Yehuda dan membangun kembali Bait Allah (pada tahun 515 SM selesai).  Kelompok kedua  sebanyak 5.000 orang  dipimpin oleh Ezra dan Nehemia  kembali ke Yehuda pada tahun 456 SM, meskipun non-Yahudi menulis surat kepada Cyrus untuk mencoba mencegah mereka kembali. Pada tahun 445 SM  Nehemia dipercaya menjadi gubernur Yerusalem dan membangun tembok Yerusalem dan bersamaan dengan zamannya Ezra (ahli kitab yg kemudian melayani di Bait Allah).

333 – 160 SM (Dibawah Macedonia)  Alexander Agung penguasa Macedonia mengalahkan Persia dan menaklukkan wilayah itu. Setelah kematian Alexander, para jenderalnya berjuang atas wilayah yang telah ditaklukkan. Yehuda adalah daerah yang diperebutkan Kekaisaran Seleukus dan Ptolemeus Mesir, akhirnya menjadi bagian dari Kekaisaran Seleukus pada tahun 198 SM. Pada abad ke-2 SM, Antiokhus IV Epifanes (penguasa Kekaisaran Seleukus) mencoba untuk memberantas Yahudi karena ia mendukung agama Helenistik . Ini memicu pemberontakan Makabe yang terjadi antara Yahudi Ortodok dan penganut Helinisme, terjadi pada tahun 174-135 SM . Pemberontakan ini dipimpin oleh Yudas Makabe (kemenangan dirayakan dalam festival Yahudi Hanukkah).

160 – 37 SM Setelah menang dalam pemberontakan Makabe, kaum Yehuda membuat pemerintahan sendiri, sebelum kembali dijajah bangsa Romawi.

44 SM  Herodes Agung adalah raja orang Israel yang memerintah  dibawah kekuasaan Romawi, Ia kemudian merenovasi  bait Allah pada tahun 22 SM.

Masehi (tahun nol) : Yesus Kristus lahir di Betlehem dan Disalibkan oleh Romawi pada umur 33 tahun (33M)

70 M : Bait Allah di Yerusalem diruntuhkan oleh jenderal Titus, anak raja Vespasianus kerajaan Romawi.

312 M : Konstantinus Agung (I) menjadi raja dan 324-327 M menjadi raja tunggal yang menyatukan Roma Timur dan Barat, dan tahun 327 M ia memindahkan ibukota pemerintahannnya di Konstantinopel (setelah direbut oleh Turki tahun 1453 M, diganti nama Istanbul). Di zamannya hari minggu menjadi hari libur yaitu hari ibadah umat Kristen, mengadakan konsili gereja (Konsili Nicea), membangun banyak gereja dan memberikan kebebasan bagi umat Kristen serta menyalin kitab suci dalam bahasa Yunani.

368 – 383 M Flavius Theodosius menetapkan Kristen menjadi agama Negara Roma/Byzantium (368-383 M)

527 – 565 M Raja Byzantium Yustinus Agung membangun gereja Hagia Spohia di Konstantinopel (Istanbul) dan St John Basilika di Efesus (gereja rasul Yohanes) dll.

614 – 613 M  Persia merebut Israel dan sekitarnya dari kerajaan Byzantium.

629 M  Raja Byzantium Heraklios merebut Israel dan sekitarnya kembali dari tangan Persia.

622-630 M  Islam mulai berkembang di Arab Saudi dan Muhammad (nabi) meninggal 632 M, penggantinya adalah kalib (khalifah) Abu Bakar (632 – 634 M), kemudian diganti oleh kalib Umar 634 M.

634 M  Israel diancam akan diserang oleh Umar, sehingga gubernur (Patriach) Yerusalem Sophronios/Byzantium menyerah tanpa perang, dan Israel dibawah kekuasaan Umar (Islam). Kemudian Umar mendirikan masjid Al Aqsa di atas reruntuhan Bait Allah (634 M).

644 M : Umar mati dibunuh oleh pengikutnya pada saat dia sedang Shalat dan digantikan oleh Ustman (644-659 M) dan terbunuh di Medinah oleh beberapa orang pengikutnya.

656-661 M, Ali menggantikan Usman menjadi kalib ke 4 (khalifah ke 4) dan ia dibunuh  oleh pengikutnya (Abdur Rahman bin Muljam). Digantikan oleh Hasan hanya memerintah sebagai khalifah selama 6 bulan

661-749 M, Dinasti Umayyah berdiri setelah Hasan menyerahkan kepada Muawiyah.

749 – 1200 M Dinasti Abbasiyah

1071 M, Israel direbut oleh Seljuk Turki (Kurdi/Islam Sunni) dari tangan Abbasiyah dinasti, dan banyak gereja dihancurkan dan perampokan serta penganiyaan, termasuk pembunuhan terhadap para peziarah Kristen serta menyerang kerajaan Byzantium dan Spanyol Utara. Sebagai akibatnya terjadilah peperangan untuk merebut kembali tanah suci dari tangan Seljuk Turki (Kurdi) dan tempat lainnya serta membangun kembali gereja-gereja yang dihancurkan, perang ini disebut perang salib (Kristen Eropah/Katolik).

1096 M : Perang salib pertama dan tahun 1099 M, Yerusalem berhasil direbut oleh pasukan dari Eropa (pasukan salib) dan mendirikan 4 kerajaan Kristen Latin yaitu: Antiokhia yang direbut tahun 1097 M dan 1099 M diresmikan sebagai kerajaan Latin.

1098 M  Kerajaan Edessa (berhasil direbut dari Armenia-Kristen). Tahun 1099 M – kerajaan Yerusalem

1109 M  Kerajaan Tripoli. Namun tahun 1144 kerajaan Edessa diserang dan berhasil direbut oleh Seljuk Turki (sultan Zengi – Kurdi), maka timbulllah perang salib ke 2 untuk merebut kerajaan Edessa, namun gagal dan tahun 1087 Yerusalem jatuh ditangan sultan Saladin, sehingga timbullah perang salib ke 3 yang hanya berhasil merebut Akro, Tiberias dll, kegagalan merebut Yerusalem, karena sultan Saladin mengajukan perdamaian dengan raja Inggris Richard (Loin Heart, pemimpin pasukan salib) dan Yerusalem terbuka bagi para peziarah Kristen tanpa gangguan serta menjamin tidak ada penghancuran gereja-gereja dan penganiyaan. Perang salib ini terjadi sebanyak 9 kali perang dan memakan waktu 195 tahun (1091 M – 1291 M). Di tengah perang salib muncul bergantian dinasti2 dari Islam (Ayyubiyah-Mamluks-Ottoman maupun Mongol/Genghis-khan sampai terakhir Timur Leng yang memusnahkan kekristenan di Timur Tengah).

1171 -1250 M Dinasti Ayyubiah

1250 -1517 M Dinasti Mamluks, Mamluk berarti para budak, yang dibeli dan ditawan oleh sultan dari menang perang untuk dijadikan prajurit dalam peperangan: Turki, Kurdi, Afrika, Eropah.

1300 – 1924 M Dinasti Ottoman Turki  M. Abd al Malik membangun masjid Dome of the Rock di atas bukit Moria di tempat Abraham mempersembahkan Ishak juga di atas reruntuhan Bait Allh, yang kemudian disalut emas oleh raja Husein dari Yordania (abad ke 20):

1453 M kerajaan Byzantium raja Konstantin XI diserang dan direbut oleh sultan Mehmed II (Ottoman dinasti) dengan memakai meriam buatan insinyur Jerman yang dapat melontarkan batu seberat 600 kg sejauh 1,5 km didapat dari pembelian menang lelang, maka hancurlah kerajaan Byzantium dan kota Kostantinopel berubah nama Istanbul, serta gereja Hagia Spohia yang termasyur menjadi masjid.

1917 M  Israel direbut oleh pasukan gabungan Perancis dan Inggris serta Australia dari tangan dinasti Ottoman (Turki), Jenderal Allen masuk Yerusalem dengan berjalan kaki.

1948 M  Israel merdeka pada tanggal 14 Mei, sehari sebelum akhir Mandat Britania, Agensi Yahudi memproklamasikan kemerdekaan dan menamakan negara yang didirikan tersebut sebagai “Israel”.

1967 M Perang 6 hari antara Israel dengan 6 negara Arab (Mesir, Yordania, Syria, Lebanon, Irak dan Saudi Arabia) dan dimenangkan oleh Israel sehingga kota Yerusalem menjadi milik Israel yang direbut oleh jenderal Ariel Sharon yang koma sampai sekarang. Perang 6 hari yang dimenangkan oleh Israel sehingga Sinai direbut dari Mesir dan dikembalikan sebagai imbalan perdamaian Israel dan Mesir, dan dataran tinggi Golan diambil dari Suriah dan akan dikembalikan jika Suriah mau berdamai dan mengakui negara Israel. Tepi Barat dan jalur Gaza serta Yerusalem direbut dari Yordania, dan sekarang sedang negosiasi dengan Palestina sebagai imbalan perdamaian (Yordania berdamai dengan Israel saat ini).

1981 M Israel membombardir reaktor nuklir Osirak milik Irak pada Operasi Opera. Badan intelijen Israel, Mossad, mencurigai reaktor nuklir tersebut akan digunakan Irak untuk mengembangkan senjata nuklir.

1992 M  Yitzhak Rabin menjadi Perdana Menteri Israel setelah memangkan pemilihan umum legislatif Israel 1992. Yitzhak Rabin dan partainya mendukung adanya kompromi dengan tetangga-tetangga Israel. Setahun kemudian, Shimon Peres dan Mahmoud Abbas, sebagai wakil Israel dan PLO, menandatangani Persetujuan Oslo. Persetujuan ini memberikan Otoritas Nasional Palestina hak untuk memerintah di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Selain itu, juga dinyatakan pula pengakuan hak Israel untuk berdiri dan menyerukan berakhirnya terorisme.

1994 M Perjanjian Damai Israel-Yordania ditandatangani, membuat Yordania menjadi negara Arab kedua yang melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.

2006 M  Serangan Hezbollah ke Israel Utara beserta penculikan dua tentara Israel memicu terjadinya Perang Lebanon Kedua. Peperangan ini diakhiri dengan gencatan senjata yang disponsori oleh Dewan Keamanan PBB dengan mengeluarkan Resolusi PBB 1701.

2008 M  Gencatan senjata antara Hamas dengan Israel berakhir setelah adanya serangan roket yang diluncurkan oleh Hamas. Israel merespon serangan tersebut dengan serangan udara. Pada tanggal 3 Januari 2009, pasukan Israel memasuki kota Gaza dan memulai serangan darat. Pada tanggal 17 Januari 2009, Israel mengumumkan gencatan senjata secara sepihak dengan syarat dihentikannya serangan roket dan mortir. Hal ini kemudian diikuti oleh Hamas yang juga mengumumkan gencatan senjata dengan syarat ditariknya pasukan Israel dari Gaza serta dibukanya kembali perbatasan.

Sampai kapan negara Israel ini akan tetap eksis ? 

Melihat sejarah yang tersebut di atas, bangsa Yahudi sebenarnya tidak memiliki pemerintahan negara Israel lagi sejak zaman pembuangan di Babylonia 586 SM, dan kembali menjadi bangsa yang merdeka pada tahun 1948. Semenjak pembuangan ke Babylonia bangsa Yahudi menjadi bangsa Diaspora ke seluruh penjuru Bumi selama 2534 (dua ribu lima ratus tiga puluh empat) tahun lamanya. Ya memang, tanah Kanaan adalah tempat kediaman yang sama yang selalu diperebutkan oleh bangsa Palestina dan Yahudi selama ribuan tahun.  Bagaimana janji Tuhan kepada bangsa Yahudi ini ?

Tuhan berfirman kepada Nabi Abraham:

“Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka” (Kejadian 17:8)

Tuhan berfirman kepada Nabi Musa:

“TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.” (Keluaran 14:14)

Jadi kalau Tuhan Allah sendiri sudah turun tangan dengan berjanji melalui firmannya untuk membela bangsa Israel, siapakah di dunia ini yang bisa mencegahnya ?

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s