WAJAH BARU TERORIS DI INDONESIA

Tulisan ini sekedar menghubungkan peristiwa terorisme yang terjadi belakangan ini berdasarkan apa yang saya lihat dalam media pers baik televisi atau media cetak, teroris yang saya maksud adalah teroris yang berafiliasi dengan Noordin M Top, mudah mudahan nyambung ….. 🙂

Saifudin Jailani .... Sang Maestro perekrut pelaku bom bunuh diri ...
Saifudin Jailani .... Sang Maestro perekrut pelaku bom bunuh diri ... Foto dari detik.com

Teroris di Indonesia memang telah bertransformasi dengan bentuk dan metode baru dalam menyebarkan teror…. hal itu wajar dalam setiap perbuatan manusia  selalu belajar dari hal yang pernah dikerjakannnya, melakukan trial and error, apa yang bagus diteruskan dan tidak baik ditinggalkan….

Kalau kita melihat peristiwa teror bom pada tanggal 17 Juli di JW Marriot dan Ritz Carlton, saya melihat bahwa cara dan metode mereka melakukan aksinya berbeda dengan teror bomb sebelumnya seperti:  Bali 1, Bali 2 , Kedutaan Australia dan beberapa aksi teror bom lainnya, antara lain :

1. Infiltrasi Agen : Hal ini yang sangat mengagumkan, seperti kita tahu bahwa Ibrohim alias Boim pekerja penata bunga di Hotel JW Marriot, telah disusupkan ke hotel ini 2 (dua) tahun sebelum peristiwa bomb terjadi, kenapa begitu lama ? kalau menurut saya ia disisipkan demikian lama untuk mengenal jengkal demi jengkal targetnya,  kemudian membangun hubungan emosional dengan pekerja lain, sehingga pada saat ia “menyelundupkan” bom ke dalam Hotel tidak melalui pemeriksaan yang ketat atau bahkan tidak diperiksa, bahkan ia bisa memberi akses kepada orang lain si pelaku bom bunuh diri untuk masuk dan mempelajari situasi ….. cerdik bukan ? dan tidak heran pelaksanaan aksi teror bomb “almost perfect” dan jadilah Boim sebagai “jendral lapangan” pengendali aksi ….

2. Rekrutment: Telah terjadi juga perubahan yang sangat berbeda, kelompok teroris ini ternyata menggunakan pemuda yang sangat belia sebagai pelaku bom bunuh diri,  secara psikologis memang usia ini masih sangat labil, sehingga gampang dimasuki suatu pemahaman yang radikal yang menganjurkan mereka untuk mengorbankan dirinya…. Ditambah lagi dimasuki seorang yang sangat mengusasai tentang pemahaman tersebut Saifudin Jailani seorang sarjana cemerlang lulusan Yaman. Kenapa mereka berbuat ini ? Menurut saya kembali ke masalah efisiensi, mereka bisa merekrut banyak orang dalam waktu singkat, dan menjadikan mereka pasukan Martir, berbeda hal nya mereka mengambil calon dari pesantren atau akademisi yang lebih “berisi” pemahamannya… tingkat kegagalan ? pasti tinggi kan ? mereka pasti lebih banyak “berdebat”  ketimbang memberi pengertian kepada mereka yang masih “hijau”  …

3. Target Sasaran: Ada perubahan jenis target, pada aksi berikutnya walaupun keburu digagalkan oleh Densus 88, mereka mengincar Pemerintahan atau Kepala Negara yaitu Presiden… Selama ini kita mengenal kelompok ini selalu mentargetkan Amerika Serikat dan Sekutunya negara barat lainnya berikut kepentingannya, namun sekarang mereka menargetkan juga Presiden, Istana Presiden dan Lambang negara lainnya, kenapa hal ini terjadi ? Menurut saya bisa banyak hal, terungkap dari media yang saya baca, mereka merasa dendam atas dieksekusinya ketiga rekan mereka Amrozi Cs,  ada hal lain yang bisa saya lihat … mungkin juga sebagai ungkapan frustasi kelompok ini karena ternyata sangat sulit mewujudkan cita cita mereka dan cara yang paling efektif menurut mereka adalah membunuh kepala negara, yang jelas mereka belajar dari Pembunuhan  Rajif Gandhi, Anwar Sadat  dan Hariri… Mereka ingin menimbulkan chaos dan kepanikan dari masyarakat dan memanfaatkan situasi kekosongan kekuasaan seandainya aksi pembunuhan ini berhasil dan yang lebih penting menyampaikan pesan bahwa mereka telah membunuh kepala negara “sekuler” yang tidak sesuai dengan tujuan dan cita cita mereka.

4. Pola Waktu Eksekusi: Terungkap dalam penjelasan Kapolri kepada pers bahwa kalau tidak tertangkap duluan mereka akan melaksanakan aksinya lagi 14 hari setelah peristiwa pertama, dan akan dilakukan aksi lain dengan waktu yang berdekatan. Kalau kita melihat peristiwa sebelumnya, peristiwa bom Bali 1 , 2 , Bom Kedutaan Australia dan Bom Kuningan jarak peristiwa satu dan lainnya bisa bulanan hingga tahunan, tapi dalam aksi yang terbaru mereka merencanakan aksi terus menerus dan tanpa henti dalam jarak waktu hanya dalam hitungan hari, hal ini terindikasi dengan besarnya persediaan bahan peledak dan terungkapnya banyak calon pelaku bom bunuh diri dikabarkan Saifudin Jailani telah merekrut 15 orang yang siap melaksanakan aksinya, kenapa hal ini terjadi ? Menurut pendapat saya hal ini merupakan trend baru aksi teror, seperti yang terjadi di serangan di kota Mumbai dan aksi teror masif di Pakistan, mereka ingin menjadikan Indonesia sebagai “area perang” yang nyata… pola perjuangan mereka menjadi “urban war” atau perang kota…. yang pastinya akan menimbulkan kepanikan masyarakat yang luar biasa…tentunya untuk percepatan pencapaian tujuan mereka…

Kesimpulan

Memang masih banyak lagi “perbedaan”  yang bisa saya lihat, tapi menurut saya sifatnya sangat teknis kepolisian …. Memang kelompok teroris adalah kelompok yang sangat cepat bertransformasi dan beradaptasi dengan cara dan metode baru, hal ini wajar karena kelompok ini selalu diburu dan hal ini adalah cara mereka untuk tetap survive dan eksis…. Mudah mudahan tulisan saya sedikit memberi pemikiran kepada kita semua, bagaimana cara yang paling efektif untuk melawan aksi teror dengan wajah baru mereka…. sudah dapat metodanya ? jangan khawatir mereka pasti menemukan cara yang lebih baru ….

Saya sih berharap keberuntungan tidak akan pernah berpihak kepada mereka … NO PLACE FOR TERRORISM  !

Iklan

53 respons untuk ‘WAJAH BARU TERORIS DI INDONESIA

  1. Mantap Bang ulasannya.. yg penting aparat jangan kalah cerdik dan kalah cepat…serta bertransformasi juga dalam mencari metoda2 baru utk mempersempit dan menumpas eksistensi mereka… Saya nantikan ulasan berikutnya Bang.. 🙂

    @ Destianto : itulah masalahnya … kita seolah olah hanya seperti “pemadam kebakaran” .. perangkat UU yang “prefentif aktif” belum ada lagi pasca UU Subversif dihapuskan dari Lembaran Negara….

  2. sip bro ulasannya…
    memang harus ada agenda bersama terutama kaum agamawan untuk melawan aksi aksi “cara cepat masuk surga” itu….dan pemahaman ini bakal “laku” dijual bila dlm keadaan ekonomi jg tdk membaik….para hopeless akan berpikir singkat (padahal kalo otaknya jalan mumpung mau masuk sorga tanpa “itung itungan” ketauan “maksiat maksiat” aja dulu (lho?)….hehehehe)

    @rianda : yah itulah kemiskinan menjadikan “jualan” si SJ tambah laku … btw belum msu jd penganten kan da ? 🙂

  3. Seorang pakar berkata :
    Penanggulangan teroris itu jangan hanya ditangani pak Polisi saja, tapi harus total solution, seluruh kekuatan negara RI, termasuk rakyatnya, termasuk para ulama.

  4. Benar Komandan, memang betul-betul “conventional crime”. Banyak orang menaruh curiga, termasuk saya, ada dukungan intelijen asing; utk memecah-belah persatuan, mmbentuk opini negatif thdp kelompok agama ttt, kpentingan politik/pnyesatan/pengalihan perhatian, kpentingan bisnis tekhnologi/persenjataan, dst..
    Tapi ternyata, mimpi itu masih sulit krn Indonesia justru semakin erat persaudaraannya, persatuannya, kembali sadar Pancasila ideologi satu-satunya yg tdk bermasalah.
    Tapi biarlah kita maju terus, UU subversif biarlah juga berlalu..
    hehehe… ***maaf komandan, komentarnya terlalu panjang n rada sok tea..hehehehe..

  5. Cukup menambah masukan bagi kita semua,masarakat dan aparat pemerintah unutk dapat memperhitungkan langkah-langkah para teroris selanjutnya.

    Aku sependapat dengan analisa ini,bravo!

  6. Waduh…terhenyak saya baca ulasannya bang. Seram sekali kalau sampai terjadi. Urban war! Kepala negara terbunuh! Bisa chaos negara ini.
    Saya sampai berpikir…wajar saja kepala negara buru2 sampai ingin melibatkan militer. Menangkal, menumpas…cuma efektifkah? Belum lagi soal ‘payung’ UU-nya. Jangan sampai peristiwa kelam masa lalu berulang lagi.

    Kalau mereka teroris bisa cepat beradaptasi masa sih ‘kita’ juga tak bisa bang?
    Kita dalam arti : Inteljen-Polisi-Pemerintah+Politisi-Rakyat+Ulama dan terakhir Militer.
    Sudahlah…tanggalkan semua perbedaan…

    Bergidik saya kalau ulasan di atas sampai terjadi….

  7. ini semua pasti permainan teroris..supaya agama islam jelek di mata dunia..memanfaatkan orang islam yang lemah sama uang..untuk jadi teroris dan islam mau di hancurkan dikit demi sedikit oleh kaum YAHUDI..sejak di jaman NABIpun kaum YAHUDI ingin membunuh habis islam dari dunia.

    1. Brow,Ternyata pemikiran lo masih pendek ya?
      Orang yg bom bunuh diri itu kan menyebut bahwa mereka berjihad mati syahid..itu sebutan dari siapa..Islam kan?
      gak mungkin orang itu mau bunuh diri kalo tidak mau masuk surga menurut kepercayaannya.dan saya sudah baja pemahaman para Jihad… itu tidak manusiawi,belas kasihan tidak ada..yg taunya balas dendam,yaitu nyawa bayar nyawa.kalo kami tidak pernah berfikir begitu,kl kamu dilempar batu balas dia dengan melempar pisang,dan bila kamu ditampar kiri kasih juga pipi kanan,dan bila kamu dimusuhi orang doakan supaya mereka mengerti kasih Tuhan itu. itu aja broee

      1. betul itu…jangan kita saling menyalahkan..smua agama baik tidak ada yng mengajarkan yang tidak baik…kita semua berpatokan pada kitab suci kita…kitab suci kita dibuat dirumuskan terdahulu oleh leluhur kita yg punya kepercayaan jadi kita gunakan kitab suci kita sebagai patokan dan tolak ukur serta sesuaikan dengan kondisi masa sekarang…jangan disamakankan dengan masa lalu…itu kita gunakan sebagai dasar bahwa kita memeluk suatu kepercayaan…tuhan itu satu tapi kita semua menyebutkan dengan banyak nama….mari kita bersatu dengan cara menterjemahkan isi kitab kita dengan bijak…

    2. Jangan selalu melempar kesalahan kepada kelompok atau suku lain Broo.. kita tidak akan penah dewasa, dan tidak akan pernah mampu melihat kebenaran. Bangsa Jahudi itu , adalah bangsa pilihan Allah, Allah tidak akan plinplan dalam bersabda, Walaupun dalam catatan kaki kitab suci agama kita, Kaum Jahudi menjadi Bangsa pilihan hanya sampai jaman nabi Musa. Buktinya sampai sekarang Populasi yang tidak lebih dari 25 juta itu, sangat berpengaruh di dunia, yaitu bangsa Jahudi. Kutukan kutukan di dalam kitab suci kita itu hanyalah keirian saudaranya bangsa arab turunan ismail. ALLAH TIDAK AKAN MERUBAH SABDANYA.

  8. Alangkah baiknya pemerintah peka terhadap situasi yang membuat peduli terhadap sesamanya yang ter’aniaya/dizholimi oleh negara2 super power lainnya.

    “Mati Satu Tumbuh Seribu”

    Jika tidak pedulikan kemungkinan berikutnya akan muncul lagi puluhan kali lebih dasyat dari sebelumnya, diakibatkan oleh “ULAH” negara yang semena-mena dan akhirnya berdampak kerugian di negara kita sendiri disamping untuk mencegah juga untuk memerangi. (biaya besar)

    Negara super power takut sama teroris tidak takut sama negara2 lainnya, ada teroris -> dunia nampaknya tidak bergejolak dan aman2 saja.

    Densus 88 selamat atas keberhasilannya, dan untuk Densus2 lainnya masih banyak tugas di muka/depan, negara2 tetangga yang akan mengacaukan NKRI, tanggapi dengan profosional.

    “Minal Aidzin Wal Faidzin” mohon maaf lahir dan batin

  9. jangan selalu kau bunuh mahluk ciptaan allah wahai teroris ,agama manapun tidak memperkenankan,bunuh lah hawa nafsu mu yang seperti setan biadab.ingatlah ajaran tentang hablu min nan naas.

  10. Ulasan yang hebat. sudut pandang yang luas dari satu sisi terorisme. hanya kiranya masih perlu ulasan dari sudut lain semisal adakah konspirasi dengan pihak lain yang hanya akan mengikis kedaulatan RI, atau upaya suatu kelompok dengan menyusup dalam sistem keragaman yang penuh persaudaraan untuk memecah persatuan bangsa ini. adalah tugas berat aparat keamanan dan pertahanan untuk tetap dapat mewujudkan ketentraman dan kedaulatan bangsa kita tercinta ini.

    1. mmmh.. tugas berat polisi…?
      kalo melawan teroris itu gampang karena hitam-putih – “polisi melawan manusia”. Coba tuh melawan yang namanya koruptor, kayaknya susah banget karena “Polisi Melawan Duit”. Saya juga nggak bakalan tahan kalo didepan mata disodori milyaran rupiah…he..he..
      Makanya kasus teroris gampang selesainya..dor..mati deh teroris. Kalo kasus korupsi mengambang terussssssss

  11. Analisisnya bagus. Yang menurut saya tidak kalah penting adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang makna jihad yang sebenarnya dan agar bisa kompak memberantas terorisme. Kalau semua masyarakat kita kompak semua, RT, RW, & tokoh-tokoh masyarakat sadar akan pentingnya kewaspadaan terhadap orang-orang baru “aneh” di lingkungan masing-masing, saya kira ruang gerak mereka tidak akan ada lagi. Orang-orang yang berperilaku aneh ini antara lain :
    1. Menutup diri atau tidak bersosialisasi dengan lingkungan. Pak RT harus aktif membuat kegiatan bersama seperti kerja bakti dll, apabila ada anggota masyarakat yang tidak pernah hadir, wajib diselidiki mengapa tidak hadir.
    2. Mengadakan kegiatan secara tertutup. Biasanya para teroris itu membuat kegiatan pengajian yang hanya diikuti oleh komunitas mereka sendiri, tidak melibatkan masyarakat sekitar. Jika ada kegiatan yang demikian sebaiknya dilaporkan saja ke Polsek. Pengajian itu kan kegiatan yang bernilai ibadah, jadi buat apa sih ditutup-tutupi. Seharusnya yang namanya pengajian itu diumumkan secara terbuka agar bisa diikuti setiap orang.
    3. Apabila ada ustadz yang memberikan ceramah yang cenderung memberikan dukungan kepada Noordin dkk, sebaiknya direkam saja dan laporkan ke polsek setempat.
    4. Pak RT harus pro aktif memantau wilayahnya apakah ada pendatang baru atau tidak, baik itu ngontrak, kost, sekedar singgah dll. Dalam hal ini saya salut kepada Pak RT di kampung saya, ketika saya datang sebagai pendatang, saya tidak segera lapor dalam 24 jam. Pak RT-nya sigap datang ke rumah saya, tanya identitas dll.
    Agar Pak RT dan RW ini aktif bekerja, sebaiknya beliau-beliau itu diberi honor bulanan agar memiliki rasa tanggung jawab menjalankan tugasnya.
    5. Anak-anak kita harus dibekali ilmu agama sejak TK/SD. Jadi ketika dia selepas SMA kuliah di Jakarta, Bogor, dll tidak akan dengan mudah dipengaruhi ajaran-ajaran baru yang sesat karena sudah memahami Islam sejak kecil. Coba seandainya ada anak tidak pernah ngaji kemudian kuliah di kota besar dalam kondisi pengetahuan agama nol besar, kemudian datanglah anak buahnya noordin yang mempengaruhi bahwa menjadi “pengantin” pelaku bom bunih diri itu masuk surga, besar kemungkinan dia akan ikut.

    Demikian pendapat saya, bagi yang tidak setuju ya silakan. Ini kan negara demokrasi.

  12. wah yang saya tau “katanya “pelakunya orang islam yaaa?’hebat dunk ternyata orang islam yang elalu diremehkan menunjukkan kekesalannya karena selalu “diinjak” mereka jadi marah yaaa….semut juga law terus disakiti akan menggigit apalagi buaya…. he5x

    1. mbak annisa yg baik ,sebenarnya tdk ada yg meremehkan dan merendahkan islam sebagai agama ,apalagi di indonesia..mengapa begitu? karena para presiden kita semua muslim bukan ?dan tentu saja islam mempengaruhi pikiran mereka bukan.jadi tdk benar hal hal seperti itu mbak.seharusnya juga kita org beragama harus hidup lebih dari orang yg tidak beragama seprti halnya :kalo org tdk beragama membalas jahat dengan jahat itu bisa di pahami karena sekali lagi “tdk beragama”..lalu apa bedanya dengan kita orang yg beragama kalo berlaku yg sama dgn membalas jahat dgn jahat . mari kita memiliki harkat dan nurani yg lebih tinggi,terima kasih mbak

    1. yang melakukan teroris itu kan para jihad muslim…
      orang kristen tidak pernah mengumandangkan perang kepada siapapun… tp muslim yang selalu membuat kekacauan dan selalu mengatas namakan islam.. seperti demo atas nama mulism dan pengeboman di gereja… dan selama ini para muslim tidak pernah saya lihat memberikan jalan damai dalam suatu masalah karena di muslim tidak ada namanya cinta kasih dan damai
      adanya jihad dan nikah 100 kali.
      selalu aja mengadakan kekerasan dan demo yang membawa nama muslim… lihat hindu, budha tidak pernah membuat kekacauan di negara ini.
      orang amerika menyerang negara irak or timur tengah mereka tidak pernah mengatas namakan serangan kristen… tp muslim lah yang mengaitkan ke agama
      lihat berapa banyak guru agama muslim yang menyodomi anak didiknya laki-laki dan berapa banyak guru ngaji yang memperkosa anak ngajinya… ????? setiap hari selalu ada di televisi.

      dan di negara arab hampir 80% laki-laki arab yang mau atau suka melakukan hubungan seks sesama laki-laki
      dan hampir 70% orang arab yang suka menyeleweng atau selingkuh.

      itulah fakta yang di tutup-tutupi di negara arab ini
      makanya di arab tidak diperbolehkan tinggal satu apartemen asia dan arab… karena arab itu adalah pelaku homoseksual

      lihat itu yang di atas teroris masih di terima di pengajian.
      lihat bom yang meledak yang jatuh saat pengajian di daerah depok

      buat apa pengajian membahas bom? saat bom di ambil dari dapur,, eh terjatuh dan meledak.. tuhan itu sangat baik membuat bom itu jatuh dan para pengajian itu ketahuan membahas bom bersama ustat

      1. Ini kebiadaban2 kristen di dunia:
        Tak Hanya Ditangkap, Muslimah Perancis Juga Disuruh Lepas Jilbab
        baca disini:http://alsofwah.or.id/?pilih=lihatakhbar&id=1100

        Shalat Berjamaah di Prancis akan Dilarang
        baca disini:http://alsofwah.or.id/?pilih=lihatakhbar&id=1085

        perusahaan di belanda pecat karyawan yg berjilbab.
        baca disini:http://alsofwah.or.id/?pilih=lihatakhbar&id=1070

        Gereja Inggris: Batasi Konsumsi Produk Halal!
        baca disini:http://alsofwah.or.id/?pilih=lihatakhbar&id=1067

        ketakutan tanpa dasar
        Pimpinan Rabi Internasional Panik: Islam Mulai Menguasai Eropa
        baca disini:http://alsofwah.or.id/?pilih=lihatakhbar&id=1040

      2. Komunitas Non-Muslim Florida Luncurkan Hari Membakar Al-Qur’an
        baca disini:http://alsofwah.or.id/?pilih=lihatakhbar&id=1006

        upaya licik kristen di jakarta;
        Upaya Kristenisasi Di Mushalla
        baca disini:http://www.sabili.co.id/indonesia-kita/upaya-kristenisasi-di-mushalla

        masalah homo dan selingkuhan bisa terbitkan bukti ilmiah?
        ini salah satu bukti ilmiah dari saya:

        http://kristenisasi.wordpress.com/2011/11/17/gereja-katolik-hadapi-problem-tingginya-selingkuh-dan-perceraian/

      3. Mau tau kebodohan pendeta?
        baca disini:http://kristenisasi.wordpress.com/2011/10/21/hari-ini-akan-kiamat-saksikan-kebohongan-ramalan-pendeta-amerika-ini/

        Brazil Heboh! Pastur Gaek 83 Tahun Dibui Karena Gagahi Bocah 12 Tahun
        baca disini:http://kristenisasi.wordpress.com/2010/04/21/brazil-heboh-pastur-gaek-83-tahun-dibui-karena-gagahi-bocah-12-tahun/

        Awas!! Jangan Terkecoh ‘Islam Palsu’ Buatan Kristen Advent
        baca disini:http://kristenisasi.wordpress.com/2010/08/20/awas-jangan-terkecoh-islam-palsu-buatan-kristen-advent/

        Sentimen Anti Islam di Amerika: Mengaku Muslim, Sopir Taksi Digorok dan Disilet-silet
        baca disini:http://kristenisasi.wordpress.com/2010/08/26/sentimen-anti-islam-di-amerika-mengaku-muslim-sopir-taksi-digorok-dan-disilet-silet/

        SKANDAL SEKS GEREJA KATOLIK: Pantang Menikah Yes! Pelecehan Seksual Yes!!
        baca disini:http://kristenisasi.wordpress.com/2010/04/11/skandal-seks-gereja-katolik-pantang-menikah-yes-pelecehan-seksual-yes/

        RA Kartini pun Menolak Masuk Kristen dan Menentang Politik Kristenisasi
        baca disini:http://kristenisasi.wordpress.com/2011/11/04/ra-kartini-pun-menolak-masuk-kristen-menentang-politik-kristenisasi/

        Awas! Kristen Berani Bikin Formasi Pedang-Salib di Masjid Agung Bekasi
        baca disini:http://kristenisasi.wordpress.com/2010/05/04/awas-kristen-berani-bikin-formasi-pedang-salib-di-masjid-agung-bekasi/

      4. BOM BUNUH DIRI BUKAN JIHAD!

        Menakut-nakuti…

        Mengancam…

        Menimbulkan rasa takut…

        Kecemasan…

        Menumpahkan darah…

        Membunuh orang-orang tang tidak bersalah..

        Melakukan bom bunuh diri dengan alasan jihad…

        Maka ini sama sekali TIDAK BENAR!!!

        Kaum Muslimin yang dirahmati Alloh…

        Bagaimana mungkin bom bunuh diri dikatakan jihad, padahal Alloh Subhanahu wa Ta’ala sendiri telah berfirman:

        “Dan janganlah kalian melakukan perbuatan bunuh diri.” (QS. an-Nisa:2)

        Bagaimana mungkin bom bunuh diri dikatakan jihad, padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah bersabda:

        ”Iman itu ada 70 lebih cabang. Yang tertinggi adalah kalimat “Laa Ilaaha illallah”, dan yang paling rendah adalah “menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan sifat malu adalah bagian dari iman”(HR. Muslim)

        Wahai kaum Muslimin…

        Simaklah baik-baik hadits di atas. Islam menjadikan perbuatan “menyingkirkan gangguan dari jalan” sebagai bagian dari keimanan seorang muslim. Oleh karena itu, bagi seorang muslim yang mengaku bahwa dirinya beriman, jika dia melihat gangguan di jalan, maka hendaknya dia menyingkirkannya. Apa saja bentuknya. Entah duri, paku, pecahan kaca, dsb. Tujuan apa? Tak lain dan tak bukan adalah agar pengguna jalan – siapapun dia- bisa merasa aman lewat di jalan itu.

        Nah, dari hadits yang mulia ini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Islam adalah agama kedamaian. Islam membawa keamanan bagi seluruh ummat manusia.

        Dan, dari hadits ini pula kita bisa mengambil kesimpulan bahwa perbuatan teror (seperti membom tempat-tempat umum dll.) yang dilakukan oleh sebagian orang yang mengaku dirinya Muslim, pada hakikatnya perbuatannya itu bukanlah dari Islam sama sekali, meskipun mereka teriak seribu kali bahwa perbuatannya itu mengatasnamakan Islam dan jihad.

        Sekali lagi coba kita renungkan. Kalau menyingkirkan duri dari jalan saja termasuk cabang keimanan, lantas bagaimana mungkin membunuh orang banyak tanpa alasan yang dibenarkan dan merusak harta milik orang lain termasuk dalam bingkai keimanan?!

        Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

        ” Barangsiapa yang membunuh orang kafir mu’ahad, niscaya ia tidak akan akan mencium bau surga.” (HR. Al-Bukhari)

        Kafir mu’ahad adalah orang kafir yang terlindungi darahnya, karena mereka mendapatkan izin masuk oleh suatu negara, baik untuk bekerja, berwisata atau tujuan-tujuan lainnya.

        Jadi, jika ada orang kafir (misalnya turis asing) datang ke Indonesia, maka haram untuk diganggu. Kalau diganggu saja tidak boleh, apalagi sampai dibunuh dengan cara di-bom dll ! Padahal mestinya, dengan datangnya orang kafir ke negeri kaum muslimin merupakan kesempatan bagi orang Islam untuk memperkenalkan kepada mereka tentang keindahan Islam. Mudah-mudahan dengan begitu mereka jadi tertarik dengan Islam dan mau untuk masuk ke dalam Islam. Setelah itu, mereka bisa sebarkan Islam itu ke negaranya masing-masing. Sayangnya, orang Islam sendiri yang justru menyediakan fasilitas kemaksiatan untuk mereka. Jadi, siapa yang salah sebenarnya?

        Wahai para pelaku bom bunuh diri…

        Kalian teriakkan takbir, sementara saudara-saudara kalian terkapar…

        Kalian teriakkan takbir, sementara saudara-saudara kalian terbakar…

        Kalian hancurkan masa depan mereka…

        Kalian bungkam tawa anak-anak mereka…

        Kalian ganti tawa mereka dengan tangis yang menikam jiwa…

      5. Dan perlu anda ketahui bagaimana jihad yang benar,bukan seperti mereka yg sedikit2 teriak jihad tapi ternyata salah kaprah
        silahkan anda simak video nya disini:

        http://www.islamhouse.com/p/329195

        terakhir,saya katakan “ISLAM ITU INDAH” tidak seperti bau mulut mu yg penuh fitnah..terima kasih.

  13. ada yang kurang ulasannya….

    5. pemahaman tentang agama yang masih kurang….sehingga menimbulkan sikap radikal….

  14. kembalikan kepada al-qur’an dan assunnah dengan pemahaman salafussaleh rujuklah kepada ulama’2 yang masih hidup yang istiqomah di atas sunnah

  15. teroris harus di hukum mati dan bila perlu di kulitin dulu baru dai seret di sepanjang jala
    jangan ada lagi tim pembela islam yang selalu memberikan pembelaan kepada para terorisyang tertangkap.
    coba aja salah satu keluarga para pembela islam itu yang mati terbunuh akibat ulah teroris itu,, apa dia masih mau membela apa masih mau dia membela teroris itu
    coba deh di klirkan arti jihad itu di masjid-masjid.

  16. buat saya apapun alasannya apabila melakukan tindak pidana yang menimbulkan keresahan di tanah air sudah termasuk terorism, jadi dengan dalih apapun dengan melukai tanah air saya berarti memang tidak pantas untuk hidup di tanah air ini.
    kalau memang ingin jihad dan melawan pemerintahan barat ya…. silahkan melakukan kegiatan2, rencana2 nya di barat atau manapun… SILAHKAN !!!!
    saya lebih menghargai itu…..

    saya kok malah curiga tindakan2 itu di tunggangi oleh negara2 tetangga yang ingin memecah belah dan mendiskriditkan bangsa INDONESIA…..
    jika memang itu benar berarti memang pelaku2 itu benar2 GOBLOKKKK….

    cuma diiming-imingi (maaf) beberapa ayat yang diplintir sedemikian rupa sehingga rela mengorbankan tanah airnya untuk kepentingan MEREKA…

    jadi intinya bagi teman2 yang beriman dan bisa lebih memakai akal sehat semoga jangan mudah tergiur akan hasutan2 orang yang belum benar2 kalian kenal….
    wassalam….

  17. Wah ulasannya luar biasa,,,menurut saya mereka itu bukan orang muslim..karena udah jelas islam itu selalu mengajarkan kasih sayang tidak ada kekerasan..mereka yg mengatakan jihad dg cara melakukan bom bunuh diri adalah orang yg tidak beragama karena setiap agama selalu mengajarkan selalu berbuat baik…

    1. saya memberikan apresiasi buat mas,islam yang sya kenal dulu bukanlah seperti yg dilakukan para tersangka teroris,saya seorang kristen yang menhargai setiap perbedaan apapun namanya ,hanya saja setiap kita harus sadar betul bahwa negara kita adalah heterogen ya mas dan jangan sampai kita dipecah belah ,ini adalah tanah air kita dan bukan tanah negara lain yg harus kita angkat harkat dan martabatnya.saya hanya pernah berfikir kira kira begini mas ; ‘mengapa para pucuk pimpinan dan para deklarator jihad semuanya peranakan atau dari etnis arab ?orang kita sepertinya hanya di peralat dgn ideolloginya saja….semoga perenungan ini menjadi bahan pemikiran ya mas ,tanpa ada nuansa berbau sara .terima kasih ya mas yg baik ,wasallam.Tuhan Yang maha Baik memberikan hikmatnya pada kita

  18. Sy bangga dengan keberhasilan Densus 88 memburu sebagian kelompok teroris. alangkah sy bangga dan salut lg andaikata ada yg namax DENSUS 88 pemburu/pemberantas para KORUPTOR. Krn mnurut sy pr koruptor itu tdk beda dg teroris, yg kerjax membunuh rakyat scr perlahan, menyengsarakan rakyat, penghancur kemajuan pembangunan bangsa. jd sy amat bangga dan salut lg dg DENSUS 88 kalau ada yg namax DENSUS 88 PEMBURU/PEMBERANTAS PARA KUROPTOR

  19. Saya setuju dengan tanggapan Mas Akhmad, terutama poin ke 2-4. Saya sendiri hidup di perumahan kecil yang “netral” di selatan Jakarta, dalam arti tidak ada tetangga kiri kanan atau uztad masjid kami yang ekstrim. Tapi, di luar kompleks kami, setiap subuh hingga sekitar jam 6 pagi, ada ceramah yang sangat membahana hingga terdengar di seluruh kompleks. Ceramah mereka membuat telinga saya memerah karena jelas sekali mereka meracuni pemikiran penduduk daerah kami yang sebenarnya baik. Isi ceramah mereka sebagian besar diulang-ulang, sbb:
    1. sangat tidak menghargai NKRI
    2. menganggap sila pertama Pancasila adalah kesalahan besar
    3. demokrasi adalah paham yang salah besar, karena dalam demokrasi orang bisa korupsi
    4. orang Islam di Indonesia bukan orang Islam yang benar, karena mau mengganti Allah mereka dengan kata TUHAN, maka harus dikembalikan ke jalan yang benar.
    5. menjelekkan agama lain terutama nasrani
    6. membenarkan peristiwa berbau SARA seperti penusukan jemaat HKBP di Bekasi.

    Saya ragu jika ada yang berani melaporkan mereka ke polsek. Daerah di luar perumahan kami sudah sangat fanatik orang-orangnya, lagipula yang berkuasa di daerah kami adalah FPI, FBR, dan kawan-kawannya.
    Jadi bagaimana ini Pak Komandan?

    @Idam: Biarkan saja, yang penting tidak usah terpengaruh, tetap baik terhadap mereka… salam damai pak 🙂

  20. Dear Bg Rere,gimana kabarnya Bg? Katanya mau mutasi ke HQ,gak jadi bg? Kayaknya abg masih betah neh di Jambi, kalo mau diliput bagus juga tuh bg kasus hamparan perak dimana Polsek yg notabenenya masih di wilayah kota diserang oleh OTK tanpa ada perlawanan sedikitpun, paling tidak untuk mengingatkan kita semua bahwa sekarang teroris sdh menjalar ke setiap tempat bukan hanya di daerah konflik aja dan modus terbaru para teroris ini jg melakukan perampokan bank dalam mencari dana untuk melakukan perjuangannya. Salam hormat dr Quantico Virginia

    @Mardiaz: Hallo bro, congratulation sudah berada di quantico, salute up !! sukses selalu yaa bro… gw sendiri sedang berupaya balik aja ke HQ sudah tidak ada yang dicari lagi hehe…. jadi lebih baik kita balik kampung saja …. tular tularkan ilmunya ya bro …

    1. memang bener ……….. setiap ada kasus korupsi atau apa aja yang melibatkan pemerintah ………… pasti ada bom meledak…………..

  21. Saya pikir teroris itu,tumbuh dari pemahaman ayat ayat yang sempit yang tertulis dalam Alquran, Dan mereka inginan mengembalikan peradapan umat manusia ke peradaban jaman ke jayaan Islam. Mereka lupa, peradaban saat ini sudah jauh berbeda, Manusia tidak dapat lagi di ajak Berperang seperti jaman dulu, “kalau Mati masuk sorga, kalau menang perang dapat harta dan wanita”.Sekarang sudah ada perangkat hukum yang mengatur peradapan dan pergaulan manusia, tidak berdasar kepada kekuatan persenjataan semata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s