Akankah Antasari Azhar Bebas akibat pembelaan Media ? (Melihat kasus OJ Simpson)

Antasari azhar, sebenarnya masalah sederhana atau ribet sih ?

Antasari azhar, sebenarnya masalah sederhana atau ribet sih ?

Setelah penangkapan terhadap tersangka utama/ otak pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnain yaitu ketua KPK Antasari Azhar, bergulirlah upaya dari tersangka untuk melakukan pembelaan melalui media massa, seperti kita ketahui bersama; permasalahan awal dari pembunuhan ini diduga kuat  ada “cinta segitiga” antara Nasrudin dan Antasari Azhar, sehingga berujung pada pembunuhan berencana terhadap Nasrudin..

Mr. OJ Simpson = Mr. AA ?????

Mr. OJ = Mr. AA ?????

Dalam tulisan ini saya membandingkan bagaimana Kasus O. J. Simpson yaitu kasus pembunuhan yang melibatkan aktor sekaligus mantan pemain “American Football” Amerika O. J. Simpson. Ia diadili karena didakwa membunuh mantan istri Nicole Brown Simpson dan Ronald Goldman (pacar mantan istri) pada 1994. Kasus pidana ini mendapat sorotan luas dari media massa dan publik Amerika Serikat karena O.J. Simpson adalah mantan bintang sepak bola Amerika berkulit hitam. Setelah melalui pengadilan berkepanjangan, Simpson dinyatakan tak bersalah dan dibebaskan pada 3 Oktober 1995. Memang keputusan bebas ini diakui juga akibat besarnya “pembelaan” media massa terhadap OJ Simpson, media massa menggambarkan ia sesorang yang “tidak tercela”, “pahlawan”,  sehingga setidaknya mempengaruhi keputusan Juri yang membebaskan ia.

Kembali ke kasus Antasari Azhar, sekilas yang menjadi opini publik adalah seorang Antasari yang “petualang cinta”, “tidak setia” , “ceroboh”, dan “bodoh” ….. entah siapa konsultan “Public Relation” dari beliau tapi seperti dilihat jajaran pengacaranya adalah “jajaran pengacara yang katanya top” yang sering sekali terlihat “memanfaatkan” Media untuk menggangkat kepopulerannya …..  hahaha…. salah satunya Farhat Abbas…. dan lainnya… mereka adalah pengacara yang selain lihai dalam bidang hukum juga lihai dalam memanfaatkan media untuk mendukung kasusnya…..

Foto ehm eh pak AA dengan Ms. Caddy... waduh gimana menangkalnya ya ?

Foto ehm eh pak AA dengan Ms. Caddy... waduh gimana menangkalnya ya ?

…..dan langsung terlihat bagaimana “setting” media massa terhadapnya seperti dalam konfresi Pers pertama di rumahnya, Ia didampingi oleh istrinya terlihat “mesra” membantah segala “perbuatannya” apalagi “perselingkuhannya”…. tujuannya sudah jelas bukan ?  Melalui Media Massa diharapkan mengaburkan “motif”  sebenarnya dari   peristiwa ini yang diduga keras adalah rasa “ketidaknyamanan” pak Antasari karena diancam dibeberkan skandalnya cintanya oleh Nasrudin…

…. Upaya lain dalam memutar dan membangun “opini”  melalui Media massa adalah menghembuskan bahwa ada “Skenario Besar” dibalik peristiwa ini, dengan meyakinkan masyarakat bahwa “tidak mungkin” seseorang “sehebat” dan “sebersih” Antasahari Azhar terjerembab hanya karena persoalan “peyeum” eh “peyempuan”…. hahaha… kalau anda menyimak tulisan saya sebelumnya, dalam bagian comment pembaca… sebagian besar comment mengatakan mereka tidak percaya persoalan yang diangkat hanya sesederhana itu saja.. yaitu cinta segitiga antara : Antasari, Rani “caddy’ , dan Nasrudin… mulailah dikait – kaitkan dengan “teori konspirasi”, atau juga pelaksanaan pemilu kemarin, atau beberapa peristiwa pengungkapan korupsi oleh KPK beberapa lama ini….. jadi sebenarnya anda juga yang harus bijak menyikapi : Percaya skenario yang sederhana atau skenario yang ribet ????

Upaya lain adalah mencoba mengukit : “ketidakprofesionalismean tindakan polisi” weleh .. hal ini mah basi banget… tapi saya mengingat ada dijajaran pengacara Antasasari yang senang sekali mengungkit masalah ini melalui media massa…. hayooo siapa ituu ?

Akhir dari tulisan ini saya mencoba berhayal … akankah Antasari diselamatkan oleh “Pembelaan Media Massa ????” seperti saya beri contoh kasus OJ Simpson di Amerika Serikat …. bisa iya bisa tidak sih… kenapa ? bisa kalau dengan opini ini menggoyahkan keputusan Hakim dalam sidang pengadilan yang ragu atas penyidikan polisi dan penuntutan jasa… artinya Polisi dan Jaksa kurang mampu menghadirkan “Alat Bukti” dalam sidang pengadilan yang bisa meyakinkan hakim bahwa pak Antasari adalah tersangkanya…. Nah keadaan “gamang” ini bisa diputar – balikkan dengan opini melalui media massa….. Akankah terjadi ? ok kita lihat episode berikutnya dari kasus ini… akankah Media tetap membela Antasari…

Oh ya, OJ Simpson bisa jadi lebih beruntung dari Antasari, kenapa ? karena di Amerika yang menganut sistem hukum “Anglo Saxon” menggunakan sistem “Juri” dalam menentukan seseorang “bersalah” atau “tidak bersalah” dan “Juri” ini biasanya representasi belasan Masyarakat dalam sidang pengadilan yang ditunjuk ..  tentunya masyarakat akan lebih terpengaruh dengan pemberitaan Media apalagi menyangkut idola masyarakat seperti OJ Simpson,  Lain halnya di Indonesia yang meggunakan prinsip “continental” dalam sidang pengadilan, artinya Hakim lah yang langsung menetapkan seseorang terdakwa bersalah atau tidak, dan seperti diketahui hakim dalam sidang pengadilan ada 3 orang… nah… menurut saya seorang Hakim agak sulit dipengaruhi “pembelaan Media Massa” karena mereka lebih menilai obyektifitas hukum seperti yang hadir dalam sidang pengadilan…

Kita Nantikan bersama hasilnya …. penasaran kan ? hehehe……

16 Komentar

Filed under hukum

16 responses to “Akankah Antasari Azhar Bebas akibat pembelaan Media ? (Melihat kasus OJ Simpson)

  1. Tadinya saya pikir kasus ini juga adalah False Flag. Saya bahkan nggak berani menganalogikannya dengan Dietje almarhumah (walupun ternyata mas Iman menulis dengan gamblangnya di blog beliau. Salut buat Iman Brotoseno). Tapi makin hari ke hari, kok yaa makin terang benderang.

    Melihat kasus ini, di satu sisi, saya kagum dengan dengan kinerja Jatanras dan kepolisian RI. Di sisi lain, ada banyak pertanyaan yang saya sendiri susah menjawabnya. Seperti misalnya, jika kinerja POLRI sedemikian baik seperti ini, kok yaa ada beberapa pembunuhan yang mungkin lebih ‘populer’ (seperti Munir misalnya) masih menyisakan potongan-potongan gambar yang sama sekali tidak utuh?

    Hehe, untung Kanitnya bukan Bang Rere. Kalo iya, hehe, jawaban konfirmasi pertanyaan saya di atas pasti saya jadikan acuan.😉

  2. Wah, bakal seru banget nih kasusnya.

  3. “ketidakprofesionalismean tindakan polisi” weleh .. hal ini mah basi banget… tapi saya mengingat ada dijajaran pengacara Antasasari yang senang sekali mengungkit masalah ini melalui media massa…. hayooo siapa ituu ?

    yang jelas bukan saya kan bang hehehehehehehe:mrgreen:

  4. fidelityprior

    selamat sore bang reinhard…
    lama sekali tidak berkmentar komentar.
    btw, kasusnya kenapa jadi blur begini sih….
    sebenernya sikap penyidik seharusnya bagaimana?

    apa mungkin menjadikan teori2 di media sebagai dasar penyidikan juga bang ?

    trims ya…

  5. CINTA BIRAHI ANTASARI

    Antasari Azhar memang fenomenal. Menyala bagai api, melompat dari hati, membakar hangus koruptor lalu jatuh, menghilang menjadi abu. Hancur nama dan karirnya. Dia tersangka aktor intelektual pembunuhan Nasrudin, dengan latar cinta segitiga.

    Benarkah pembunuh Nasrudin adalah Antasari??!!

    Lepas dari persoalan pro dan kontra persoalan itu, ini adalah hasrat permasalahan cinta.

    Cinta… selalu menghidangkan suatu madah tersendiri di segala lapisan masyarakat. Cinta selalu menguak rahasia alam dan misteri keabadian. Seperti tertulis dalam kisah Julius Caesar-Cleopatra, Bill Clinton-Monica Lewinski, Yahya Zaini-Maria Eva, Al Amin-Eifel, kini Antasari-Rani, semua berlatar belakang cinta.

    Cinta telah membutakan mata meraka. Bagai setangkai mawar mekar indah, namun disekelilingnya dibangun pagai berduri. Mereka membabat habis pagar itu tanpa membiarkan ia berjalan dalam prosesi cinta.

    Dari semua permasalahan,cinta selalu menampakkan fragment kekakuan, tiap-tiap segi permasalahan cinta membawa derita, memojokkan manusia menuju kehidupan yang serba fana.

    Julius Cesar akhirnya hidup sendiri ditinggal mati Cleopatra, Al-amin dihukum 10 tahun penjara kemudian bercerai dengan kristina. Kini Antasari membunuh Nasrudin dengan latar cinta pula

    Berkaca dari permasalahan itu semua, Mungkin kita harus belajar kembali apa itu cinta??!! seorang pujangga Yunani, Plato pernah berkata, bahwa cinta yang murni adalah cinta yang bebas dari pengaruh nafsu kekelaminan. Ajaran cinta ini dikatakan olehnya cinta para Dewata.

    Pertanyaan besar dalam diri kita. Akankah kita harus kembali mengamalkan yang telah lama punah itu??!!

    sumber:http://asyiknyaduniakita.blogspot.com/

  6. hangoverkids

    Lumayan buat ngalihin media dan opini masyarakat dari pemilu yg ribet..

  7. iis

    Kasian bu Antasari..

  8. saya masih yakin musuh musuh antasari berada dibalik semua ini

  9. wah bang ini kasus yang penuh konspirasi……semoga terus di usut dan di tuntaskan sampai ke akarnya….

  10. menurut saya pak antasari tetap No 1 sebagai orang yang lebih berani untuk
    MENEGAKKAN KEBENARAN!!!!….

  11. SYAIFUL BAHRI

    bodoh amat aa hanya disebabkan r mau ambil resiko begitu besar, yang perawan aja dia bisa dapat untuk apa ambil yang sudah bekas orang. kayaknya yang perlu diusut tuntas itu ww and sw benar nggak kesaksiannya itu, bila perlu sumpah pocong biar kapok. amit2 deh

  12. sam

    Wah ini konspirasi…Bisa jadi orang paling kuat yang memberi perintah untuk mengatur…Indonesia negeriku Indonesia pula rumahku…sayang banyak ASU…Persis seperti sutradara INI…

  13. Ping-balik: Babak Baru Antasari, Apapun Bisa Terjadi.. « Polisi oh Polisi

  14. arief

    mlm bang rere
    ini kedua kalinya baca2 tulisan bang rere…yang pertama tentang tulisan abang yang di bukukan…selamat ya bang akhirnya kasusnya selesai….

    kalo aku boleh komentar ya bang…walaupun peran media bisa membentuk opini masyarakat tapi aku pribadi sangat setuju dengan transparansi…klo ada yg ga benar gunakan hak jawab atau media harus meralat pemberita annya…

    tanpa ada pemberita an yang luas suatu masalah yang hanya diketahui beberapa orang saja mudah di kompromikan…

    sukses ya bang..

    @ arief : Terima kasih comment nya .. mudah mudahan kedepan Polri lebih baik…

  15. Mas joko

    Bullsit…alangkah lucunya negri ini,semua bisa dibolak-balik seperti telur dadar di atas wajan.yg hitam bisa jadi putih,yg putih pun bs jadi hitam.namun kenyataannya adalah kekuatan politik dan unsur2 kepentingan kalangan tertentu yg menuntut keadaan harus demikian.pengalihan kasus,,,manipulasi perkara dsb…dsb..itu merupakan cerita lucu yg memuakan yg sering kita lihat di media.intinya mana mungkin seorang AA kan tergiur dg peyeum seorang caddy,tentunya kita harus lebih jernih unt menilai.mau jadi apa negri ini….mau jadi apa bangsa ini…klo semua udh diatur oleh politik kotor.apakah anak cucu kita kelak akan mendapat warisan dr tangan orang2 asing??? Hingga bangsa ini tegadai ketangan asing…seperti halnya singapura.dimana penduduk asli singapura??kemanakah mereka sekarang??jawabnya sangat miris…mereka telah menjadi orang asing dinegrinya sendiri.dan saya yakin,,,mau tidak mau,,suka tidak suka,,,cepat atau lambat indonesia jg akan demikian,ini cuma masalah waktu.kembali ke kasus antasari,menurut awam saya beliau adalah korban dr politik kotor,krn beliau adalah org yg jujur dan berdedikasi tinggi..lalu kita bertanya kenapa?? Karena org pintar itu g dibutuhkan di negri tercinta ini,mereka akan disingkirkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s