Kalau Mau Jadi Pejabat Publik, Jangan Ngeblog Lah….

Penangkapan anggota DPR dari fraksi PAN oleh KPK sebagai tersangka koruptor,  dengan tersangka yang terhormat tuan Abdul Hadi membawa pelajaran yang sangat baik buat saya, kenapa ? ternyata tuan Abdul Hadi ini adalah juga seorang blogger, citranya sebagai seorang wakil rakyat turut terangkat setelah ada blognya itu… Ia dianggap sebagai seorang yang tahu segala aspirasi dari konstituennya khususnya wilayah Sulawesi Selatan, ia dikenal sebagai sosok yang terbuka, modern, dan ‘High Tech’ meminjam istilah pak Habibie…

Perkenalkan saya Blogger yang Koruptor.. eh salah.. Koruptor yang Blogger....

Perkenalkan saya Blogger yang Koruptor.. eh salah.. Koruptor yang Blogger....

Saya sendiri belum pernah melihat blognya yang beralamat di abdulhadijamal.blogspot.com karena sudah keburu ditutup oleh pemiliknya, tapi lihatlah apa yang ditulis dalam Detik.com pada tanggal 3 Maret : Abdulah Hadi, Dulu dipuji Sekarang Dimaki sungguh ironis, seluruh pujian dan suara kekaguman yang tertulis dalam “comment” blognya berubah dalam sekejap, lihat saja contoh dibawah ini komen sebelum peristiwa penangkapan :

“Saya rasa hanya sedikit anggota dewan yang betul-betul punya kinerja signifikan bagi masyarakat yang diwakilinya,” dari pembaca blognya bernama Nadewa dari Makasar.

“Pak Hadi itu orangnya civil minded, selalu me-mikirkan kepentingan orang banyak. Kalau kita lihat bandara baru, maka yang perlu kita ingat adalah Pak Hadi karena dia merupakan pencetus pembangunan bandara baru,” dari Azhar Asyad pembaca blognya yang juga Rektor UIN

Namun apa yang terjadi setelah peristiwa penangkapan tersebut ?

“Alah Jamal, Kau korup ternyata yah. Enyahlah kau dari bumi Sulsel, omong kosong aja kau! Korup, udah botak korup pula,” begitu umpatan yang mampir di buku tamu blog Abdul Hadi dengan nama Kapeka.

“Aduhh, mulai ketahuan ya aslinya. Ayo dong Pak bilang saja, temannya siapa saja,” tulis seseorang dengan nama Thahershofa

Moral Of Story :
Blog adalah suatu cara untuk pencitraan diri, pembaca yang membaca blog anda secara tidak langsung akan melihat anda sebagai pribadi yang terbuka, open minded, aspiratif dan sebagainya… karena blog menurut saya adalah “Media yang paling Bebas” tidak terpenjara dengan suatu aturan tertentu, hehehe walaupun sudah ada UU ITE, tapi belum ada kok Blogger yang dipenjara karena menulis sesuatu di Indonesia… jadi segala pujian atau apapun comment tentang anda dalam blog, adalah sesuatu yang “tidak dibuat – buat” ,  karena menulis yang buruk pun sebenarnya bisa (kecuali ruang koment dimoderasi😛 )

Kedua, bagi sesorang yang keburu “tercitra” seperti diatas, sebenarnya itu merupakan suatu “tantangan” buat anda sendiri… Mampu kah anda memikul beban seperti yang terlanjur “dicitrakan” orang terhadap anda ..??? Semuanya berpulang kepada anda…

Khusus buat saya :
Nah, sebenarnya tulisan ini sebagai refleksi buat saya sendiri, blog saya ini sudah “memenjara” saya, anda bisa lihat di Halaman “Tentang saya” ada banyak sekali comment dari pembaca blog ini (sekitar 240 an lebih) dan kebanyakan merupakan komentar positif dan menyanjung, dikatakan saya sebagai Polisi idaman lah,  modern lah, terbuka lah … bla bla bla….. bla bla bla

Membaca tulisan di detik itu membuat saya terus terang jadi takut…. :(   Mampukah saya terus memegang kepercayaan seperti apa yang telah ditulis pembaca blog saya ????  jangan jangan saya suatu saat tertangkap menerima suap, korupsi atau apapun perbuatan tercela seperti pak Adul Hadi ….. mau ditaruh dimana muka saya ???

Makanya saya memberikan saran seperti yang tertulis di judul blog saya : “Kalau Mau Jadi Pejabat Publik, Jangan Ngeblog Lah….”  jadi para pejabat Publik tidak mempunyai beban kalau anda mau korupsi dan berbuat perkeliruan lainnya:mrgreen:

Ada pertanyaan kedua, “Kalau sudah terlanjur bagaimana donk ??”  iya ya,  saya sudah terlanjur.. jadi terpaksa ngeblog terus deeeh…. udah terlanjur enak sih.. hehehe

Keep on blogging rere !😛

22 Komentar

Filed under Blogger, hukum, Polisi, polri, Publik

22 responses to “Kalau Mau Jadi Pejabat Publik, Jangan Ngeblog Lah….

  1. fidelityprior

    komentar komentar…
    berat sekali ya bang bebannya…blog bisa membentuk citranya dimasyarakat, begitu juga sebaliknya…blog juga bisa menjatuhkan citra nya sendiri di masyarakat.seperti 2 buah mata pisau.

    kalau bang rere mah jangan brenti nge blog nya… kasihan pembacanya yang setia mengikuti perjalanan ontanya…walaupun hanya lewat RSS feeds…

    teruslah menulis bang…!

    @fidelityprior : Pasti – pasti bro, ngga akan berhenti ngeblog.. selama dunia masih berputar ..🙂

  2. Memang sih kalau kita di-label oleh orang lain dengan labelan positif (anak baik, sholeh, pintar, etc.) terkadang suka jadi takut sendiri. Takutnya pada kenyataannya ternyata kita tidak sesuai yang dibayangkan. Tapi sisi positifnya, kita jadi terpacu untuk jadi manusia yang lebih baik. Benar begitu, Pak Polisi Idaman? Hehehe..

    Btw, pokoknya tetap ngeblog ya! Keep on blogging!

    @Kimi : terima kasih mba kimi, memang benar, keep on blogging…

  3. Mhn ijin koreksi kumendan, blognya diaktifkan kembali kmrn tgl 03 yg isinya spt biasa pembelaan diri…Btw, kalau pejabatnya punya blog sblm jd pejabat gpp lah dan.Biar keliatan kualitasnya, drpd bikin blog setelah jd pejabat? Yg tujuannya hanya cari popularitas semata aja dan.
    Kapan balik ke jkt dan utk menemani nyonya press conference? Perlu jglah dan muncul di media nasional, kalau ga pernah aktualisasi diri kpn bisa jd Kapolres dan? He3x….

    @Ventho : Trims infonya…

  4. mudah2an bang rere tidak terjerat kasus apapun di masa depan, itu doa saya bang

    @Anggara : Amiiin…. terima kasih bang…..

  5. setuju sama mas Anggara, semoga ini juga jadi pengingat bagi pak rere untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji….
    IMJO, itulah yang terjadi kalau yang ditulis di blog adalah yang baik-baiknya saja… mending jadi diri sendiri saja…. bukan begitu pak kumendan?

    @itikkecil: betul mba, blog itu bagus buat “self control”…. Trims

  6. kalau jadi pejabat punya facebook gimana pak!? apalagi buat halaman fans khusus. hehehe:mrgreen:
    saya malah ada rencana mengajak rektor saya ikut ngeblog. belum tahu nantinya apakah beliau mau atau tidak. baru rencana saja. hehe🙂

    @Eriek: Bagus tuh mas kalau pak rektor mau ngeblog juga….biar mahasiswanya langsung bisa menyampaikan permasalahannya….

  7. emang susah kalo jadi pejabat publik, pasti gampang kena cercaan.. apalagi kalo ngeblog

    @ Billy Koesoemadinata: Makanya saran saya sudah tepat kan ? hehehe………

  8. menurut saya ada bagusnya setiap pejabat publik mempunyai web pribadi, artinya biar masyarakat mengenal pribadi beliau terlepas apakah bener atau tidaknya isi daripada web itus endiri tapi nantinya waktu akan membuktinkannya…

    selama ini ketika ada pencalonan dalam pemilu legislatif kebanyakakan hampir 90% kita TIDAK MENGENAL CALON ITU nah tapi dengan adanya weblog kita jadi tahu mereka itus eperti apa….

    setidaknya dengan kejadian diatas termasuk kita-kita yagn bekejera sebagai pelauan publik untuk lebih profesional, jujur dalam berkarya selama kita bisa memegang seperti itu weblog menjadi bagus karena kita disana bisa berbagi ilmu juga…

    Salam Komandan heheheheeh

    @omiyan: nah itulah, kalau bisa DK DPR mempelopori agar setiap anggota DPR mempunyai webblog, setuju ngga ? hehehe………

  9. klo jadi pejabat mo korup mending ga usah bikin blog… malu ntar😀

    @dobelden: nah begitu kan ? benar ngga saya ? hehehe

  10. Fortuna

    Keep on nge-blog bang..you give a brand new image for Indonesian Police Officer

    @Fortuna : Terima kasih asal tetap berkunjung juga hehehe……… btw nanti fotonya saya upload lagi deh.. hehehe

  11. PISAU TAJAM KORUPSI

    Kebusukan nafsumu, membunuh jiwaku. Lalu kau berjalan meyeringai membiarkanku sendiri. Dengan suara terbahak kau berjalan pergi, membiarkanku terluka. Tubuhku menggelepar tak berdaya, kau menikamku dengan pisau tajam korupsi.

    Hatiku berdarah dalam tubuh, aku merintih kesakitan. Darahku menetes. Setiap darah yang menetes membakar perih ini setiap saat. Koruptor membinasakanku.

    waktu itu……….

    Semalam sebelumnya, diantara kedua tanganmu kekuatanmu berasal. Gema senandung kesedihan dari seorang yang sengsara, hati anak yatim yang hatinya hancur berkeping-keping, desah ratapan seorang yang tertindas, kau bantu. Kau ku anggap sebagai juru selamatku.

    Tapi kini…………!!!!

    Dalam malam tenang, hati membukakan pintu rahasia kamarku, angin membangunkanku tidur lelapku.

    KPK menangkapmu…

    Dengan halus, Abdul Hadi Djamal menikamku dengan pisau tajam korupsi.

    @redaksi: Terima kasih puisinya.. bagus sekali ..🙂

  12. Sebaiknya pejabat yang mau ngeblog mesti mempersiapkan diri mateng2.. karena media yang digunakan sangat rentan.

    @Amiko Pieris: setuju mba…. disuatu sisi baik disisi lain bisa menjerat diri sendiri.. hehehe

  13. zamrul

    Ijin komandan………
    Menurut saya citra di blog juga tidak menjamin,
    banyak orang (banyak juga yang tidak) yang selektif menulis di blog (yang bagus2 saja)
    agar timbul suatu citra positif ttg dirinya
    kalau mentalnya udah bobrok seperti itu
    ya mo di bungkus apa juga pasti akan kebongkar
    (bawaan orok…..kata orang tua2 dulu…)
    yang penting mah
    setiap baca blog siapapun…
    positif thinking aja……..😉🙂

    @zamrul: Nah itulah yang menjadi resikonya, karena yang ditulis di blog hal bagus saja… maka pada suatu ketika ia bermasalah.. semua seperti sirna……

  14. iis

    yah..
    secara’ “Bebek silem” awake dewek yo dialem
    mana ada si yang mau terang2an mbuka aib diri??!!
    kalo gitu anggap aja sbg alternatif gak jadi artis tapi terkenal, he…
    walo bayangan lensa (dunia maya) ya gak pak??

    (^_^)…

    @ iis : mana ada sih mba yang mau buka aib sendiri, di blog lagi🙂

  15. ryan sudaryana

    keep writing, Pak. but sometimes keyboard is sharper than a sword🙂

    @ryan sudaryana: Thanks mas……🙂

  16. waduh, itu foto caleg di makassar kaan? tiap siang kalo pulang sekolah saya sering liat, hihihi😀

    @Krishna: Loh dia masih mencalonkan diri jadi caleg ya ? dasar tidak tahu diri… tidak tahu malu……

  17. dessy

    Lebih ideal lagi “tetep ngeblog, trus yang niat atau udah korupsi ya tobat donk” hehehe…

    @ dessy: Makanya saya tetap ngeblog mba..🙂 kalau korupsinya belum tau nih soalnya belum ada yang bisa dikorupsi:mrgreen:

  18. ngak usah takut ngeblog bang……kalo kita positif apapun yang terjadi tetap bakalan positif

    @indopeacekeeper: he he he…. Mudah mudahan bisa tetap positif ya bro… thanks .. btw blognya sudah aku link, thanks

  19. vizon

    bagi saya malah bagus bila pejabat publik ngeblog, akan jadi semacam rambu bagi dirinya untuk tetap mempertahankan citra dirinya dg tidak berbuat sesuatu yg akan mencoreng citranya itu…

    lagian, kalau kita tidak berniat melakukan kebusukan, ngapain harus takut, iya kan bang?

    salam kenal, wah senang sekali ketemu blog pak polisi ini, jarang2 lho…🙂

  20. superman86

    Salam Sukses Komandan
    Wah hebat juga bapak Polisi ini,dah ganteng pinter pulo he2,salut deh ama Polisi Ngeblog,saya pribadi yang simpatik dengan Institusi Polri sangat mendukung Kinerja Polri,saya yakin semakin kedepan Polri semakin Jaya,saya doain Remunerasi di tubuh Polri akan segera terealisasi,sebagaimana tulisan saya dalam Pencarian Google ” Pendapat anda tentang kinerja Polisi yang akan di gaji 7 Juta ”
    Sukses Ya Pak,Amien

  21. Wah, susah juga, ya. Ngeblog or not ngeblog, that’s the question (ikutan Shakespeare,ah)
    Memang, terkadang orang memuji kita melalui blog kita bisa setinggi langit, ya Re? Seeetinggi-tingginya hingga terasa terbang ke awang2. So do they did in my blog (www.budospol.com). We never know either they told the truth or not. Sampai takut kalau kita akan jadi riya (bangga hati dan jadi ingin dipuji) Lihat aja blog/webnya Yusril Ihza Mahendra. Mostly dulu mereka memujinya di dalam internet/blognya. Junjung langit supaya dia jadi presiden. But look ! Apa ada yang mau menjadikan dia bener2 presiden kalau di luar web/blog? Belum tentu! Mungkin juga mereka mencemoohnya, kan? Warna telapak tangan tidak sama dengan punggung tangan walau mereka milik orang yang sama.
    So, good luck with our life, ya.
    Semoga teman-teman kita adalah sahabat-sahabat kita yang mau menolobg kita dimana pun kita berada. Amin..

  22. gendut

    sekarang blognya abdulhadijamal.blogspot.com hidup lagi tuh tapi tampilannya klo menurut gw sih ancurr…. sama kayak orannya…
    gak punya malu, sudah korupsi dan terbukti, masih bilang dijebak….!

    sudah ketahuan “merampok” bukannya minta maaf dan betobat kayak Kusni Kasdut eh ini mah malah marah marah….

    ya begitu kalau manusia yang hatinya sudah terisi iblis, selalu saja didenger bisikan si iblis itu.. Saya doakan mudah2an setelah tua dan pensiun nanti (sebelum dia mati) sudah bertobat, dan saya doakan juga supaya tetap iampuni olehNya dan karma yg jelek nanti tidak akan menimpa dirinya dan keluarganya.

    Inget ‘Di… ada pepatah : dia yang menabur dialah pula yg akan menuai, menabur angin menuai badai… ingat juga bahwa pikiran manusia itu akan bervibrasi dgn alam semesta, kalau pikiranmu buruk alam semesta akan memberikan yang buruk pula..pasti itu ! sebaliknya juga begitu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s