CERITA PERAMPOK SUMATRA (SERI II)

Cerita ini sudah tertunda sekian lama karena kesibukan saya  setelah seri pertama tulisan ini  “Cerita Perampok Sumatra bagian 1” , nah kebetulan sedang tidak banyak kegitan disini, maka saya lanjutkan cerita seru ini…..

Ok.. memang pengalaman saya pernah sebagai Kepala Unit Buru Sergap (buser) Polda Jambi, membawa saya ke pengalaman yang sangat berharga, bagaimana kami beserta team memburu para perampok – perampok bajingan ini sampai berhari – hari, memasuki ke daerah – daerah yang sangat berbahaya, dan seperti diketahui jarak antar satu daerah di Sumatra jaraknya jauh sekali… belasan jam.. bayangkan pernah satu kali kami berjalan dari kota Medan, ke Lampung, balik ke Padang dan terakhir ke Riau tanpa henti…  karena seperti prinsip semua orang : kita harus berpacu dengan waktu dan menang Informasi,  demikian juga dengan harus menang taktik dan kepintaran dengan mereka,  kita akui memang kadang kita kalah pintar dengan mereka… berkali – kali kita melakukan penggerebekan dan mendapatkan hasil nihil… tapi kita tidak boleh menyerah, sekali kita berhenti mereka sudah lebih jauh langkahnya meninggalkan kita.

Nah kali ini saya mau bercerita tentang perampok legendaris di Sumatra, yang hebatnya sampai saat ini BELUM TERTANGKAP, sosok orang ini sangat misterius, ia dikejar – kejar oleh polisi se Sumatra…  kejahatannya menyebar di seluruh Sumatra sebagian besar adalah melakukan perampokan, lucunya banyak polisi yang mereka – reka bagaimana wajahnya,  mereka hanya mengenal namanya saja, dari beberapa sumber saya yang pernah melihat dia mereka mengetahui bahwa orang ini tidak pernah menetap dengan lama di suatu daerah, mungkin karena ia menyadari juga bahwa ia banyak dikejar polisi, yang lebih heboh lagi ceritanya konon kabarnya ia mempunyai ilmu menghilang, sehingga beberapa kali digerebek oleh polisi ia tiba – tiba “menghilang”…. @#$%^!!!!,    Memang sangat minim informasi tentang kehidupannya yang kita tahu hanya dia adalah seorang kelahiran Metro, Lampung….. selainnya masih gelap…

Sosok perampok Legendaris itu, dikenal dengan nama ANDI, sebutan lain ANDI MARINIR… saya ngga tau juga kenapa mendapatkan julukan marinir, kalau dari cerita yang beredar ada yang mengatakan bahwa ia adalah pecatan Marinir, namun ada juga yang mengatakan bahwa ia sama sekali bukan bekas MARINIR, namun karena potongan rambutnya yang selalu cepak ala Militer, dan memang betul dari beberapa sumber saya yang pernah bertemunya, ia memang selalu berpenampilan bak Militer, berbadan tegap agak gemuk, dan selalu membawa senjata pistol  FN di pinggangnya… wow hebat benar orang ini… Mungkin diantara pembaca bertanya…kok kita punya sumber yang bisa dekat dengan ANDI tetapi kok tidak bisa menangkapnya ? memang pernah kita menggunakan sumber itu untuk menunjukkan keberadaan terakhirnya, namun seperti saya ceritakan sebelumnya begitu kita gerebek, bajingan itu seperti mempunyai indra keenam, selalu lolos mendahului kita…. untuk menangkap ANDI pada saat bersama mungkin juga tidak bisa, karena pasti mereka takut… disinyalir beberapa informan polisi yang pernah menginformasikan keberadaannya tidak segan segan “digorok” sampai mati olehnya…

Ini ada cerita yang sangat aneh, pada suatu saat saya pernah dihubungi seorang wanita,  pada saat itu dia menelepon piket polda, dan mengatakan bahwa ia mempunyai informasi penting namun tidak berani ke kantor, dan ia ingin ditemui di suatu tempat, perwira piket Polda pada waktu itu langsung menghubungi saya… dan saya langsung menemui wanita itu, disebuah wartel di pasar Jambi.. lalu saya membawa dia ke sebuah restoran, ia mengenalkan diri sebagai ISTRI dari ANDI (wah saya pikir ini pucuk dicinta ulam tiba…!!!)  ia mengatakan bahwa ia sudah lama ditinggal ANDI dan ANDI sedang sakit sekarat di daerah Mojokerto Jawa Timur, ia mengatakan Dendam dengan ANDI dan ingin agar kita segera menangkapnya,  karena menganggap target “lock” dan gampang didapat, saya menanyakan lagi apakah kira – kira ada target lain dekat sebelum menagkap ANDI, ia lalu menginformasikan ada “tandem” nya ANDI  namanya MAMAT GURUN, si perempuan yang mengaku istrinya ANDI itu bahkan bersedia menunjukkan rumahnya, dikatakan bahwa rumahnya berada di Perumnas Palembang, mengenai si MAMAT GURUN ini menang salah satu rampok yang kita kejar juga, dalam data kita pernah merampok dibeberapa tempat dengan kerugian ratusan juta rupiah, dan diketahui juga pernah membantai para korbannya.. Nah karena hal itu merupakan kesempatan emas, maka kami tidak menyia – nyiakan kesempatan ini,  pada sat itu karena saya ada tugas lain, maka saya tunjuk salah satu team  yang bergerak ke Palembang, dan Informasi itu sangat jitu….  rumah yang ditunjukkan sangat tepat, pada saat penggerebekan sempat terjadi tembak menembak, untung para anggota selamat tidak ada yang terkena tembakannya … dan MAMAT GURUN tewas dengan 6 peluru disekujur tubuhnya…..

Setelah team itu kembali dan mengantarkan perempuan itu ke sebuah terminal bus, sampai saat ini kami tidak pernah melihat lagi batang hidungnya…. dan anehnya lagi kateam yang berangkat ke palembang ditelpon seseorang : ” Halo Bang, saya ANDI… selamat ya sudah berhasil dapat MAMAT GURUN, salam buat keluarga..” , klek telepon ditutup…. darimana juga ANDI bisa tau nomer telepon kateam saya itu ? Dan akhirnya kita menyadari, si ANDI menggunakan “tangan” kita untuk melumpuhkan MAMAT GURUN…… sadis sekali ya ? dengar punya dengar si ANDI memang ada Rivalitas dengan MAMAT GURUN masalah pembagian rejeki hasil rampokan…. memang bajingan itu licin dan licik benar…. dan kita kalah pintar😦

Ada cerita lain mengenai ANDI, ini cerita waktu penggerebekannya beberapa tahun yang lalu, pada saat itu saya belum bergabung masih tugas didaerah lain… penggerebekan dilakukan oleh 15 orang anggota dan bersenjata  di sebuah rumah di pinggir hutan, di daerah Musi Banyu Asin,  rumah sudah dikepung dari segala penjuru, pada saat anggota menendang pintu depan dan masuk, ANDI melewati pintu belakang dan sudah pasti dijaga anggota, nah ini yang aneh juga…. si anggota tersebut jadi “terpaku” dan “bengong”  seperti “patung budha”   ketika ANDI lewat didepannya, pistol yang dipegangnya dan sudah diarahkan seakan tidak bisa diledakkan …  dengan santainya ANDI  melenggang berjalan didepannya,  dan dia baru sadar setelah ANDI  melewatinya beberapa puluh meter, sampai sekarang si anggota itu dikenal dengan panggilan “Patung Budha” karena peristiwa itu….

Ok mungkin sekarang ada gambaran kan ? bagaimana sadis licin dan berbahayanya mereka…. dan si ANDI hanya salah satu contohnya… buat ANDI dimanapun dikau berada… ingat !! sepandai – pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga…….

29 Komentar

Filed under Blogger, Polisi, polri, Publik

29 responses to “CERITA PERAMPOK SUMATRA (SERI II)

  1. angga

    bang…
    seru banget ceritanya bang….
    pasti abang penasaran nyari nya yah bang..
    saya punya saran bang..
    kenapa gak nyari pake teknologi bang..
    dia kan pernah menghubungi KA team abang..
    pasti ada no telp nya di daftar hp ka team abang..
    yah cuma usul bang.. hehheheeee

    @angga : Sudah dilakukan bro, hehehe yang jelas no itu dari wartel…. susah kan ?

  2. Gun_Star

    wuih ceritanya ndan seru sekali, mang konon para penjahat umumnya memakai ilmu2 hitam spy bisa mengelabui kita ya ndan..dulu jg saya dgn tmn2 pernah menangkap maling sapi, sudah ditembak di mata kaki tp proyektilnya gk nembus kulitnya..akhirnya setelah dilucuti pakaiannya, ternyata si maling pakai jimat ndan..setelah dilepas jimatnya………pasti ndan dah tau..hwe..he..he…

    @Gun_Star : Iya sih brother, saya juga memimpikan mendapatkan kesempatan itu, sayang saya tidak pernah berhadapan langsung dengannya……….. ya kalau dapat bro juga pasti tau apa yang akan terjadi..:mrgreen:

  3. Roganda

    Kok hebat sekali si ANDI itu, Dan? Mungkin dia punya kombinasi ilmu intelijen (agen rahasia) dan ilmu hitam. Kalau tidak, bagaimana bisa dia memperalat petugas, dan menyihir pak “patung Buddha”?

    @ Roganda : he he he iya lae, makanya sampai sekarang susah ditangkap… susah dipegang buntutnya orang ini…

  4. Seru ceritanya…Thanks for sharing… Masih ada lanjutannya gak?

    @ Frans : tenang aja, masih ada seri cerita selanjutnya….. nantikan …

  5. Cckkkk…seruuuu…
    Sejujurnya saya sampe terpukau mbaca postingan ini dan tak sabar menunggu kelanjutan ceritanya.

    Woooiiii Andiiiii…Andiiiii…dimanakah dikau berada??!!

    @ Judith : Terima kasih mba, nanti ada lagi cerita dari kelompok lain dan modus lain……… Andi sampai sekarang belum dapat nih😦

  6. luar biasa ceritanya, seakan2 terbawa saat penggerebekan

    @ harr51: Trims bro, memang seru banget waktu menjalani tugas ini…. walau tidak semua juga berhasil…….

  7. seru! seru! seru!
    saya selalu menanti2 certia abang. baik soal kriminal maupun tugas di dafur. tadinya saya hanya ‘kenalan’ sama abang punya mantan pacar yang setia: mbak amel. trus saya ‘kenalan’ lagi sama trinity… terakhir sama abang. semuanya lewat blog. seneng bisa baca postingan sharing kalian semua. saya sendiri juga punya blog. tapi males ng-update en gak pinter nulis. jadi kayaknya biasa2 aja gitu.
    sukses terus ya bang. semoga bisa cepet pulang dengan selamat en kembali berkumpul dengan keluarga. ditunggu postingan berikutnya…
    salam,
    noni

    @Noni : Terima kasih telah berkunjung ke “keluarga blogger”🙂 sebenarnya asyik lho ngeblog, awalnya cuma semacam diary elektronik saja, eh ternyata banyak yang suka… ya kebetulan.. nah sebenarnya biar saja terus menulis di blog dan kalau blog kita digemari … ya kebetulan kan ?🙂 , postingan berikutnya dari saya jangan kuatir, masih ada segudang ide di kepala saya🙂

  8. wah jadi sampe sekarang si “andi” masih berkeliaran dong Bang?
    mau tanya(lagi): apakah benar cerita dari mulut ke mulut kalau didaerah2 rekrutan perampok (cerita I) mereka mengadakan ritual pengajian & do’a2 untuk keselamatan & keberhasilan misi mereka Bang?

    @o][o: Yah dengan berat saya katakan memang dia masih berkeliaran sampai sekarang, mengenai “duta” yang diacarakan apabila akan “bekerja” meang ada, ceritanya nanti akan saya ceritakan dalam seri selanjutnya………. nantikan saja🙂

  9. wah si abang seru bgt cerita nya…

    @ biro jasa : terima kasih, nantikan kisah selanjutnya…

  10. hangoverkids

    Btw diafrika sana penjahat ato sparatisnya ada gak ndan yg kebal ato make ilmu2 aneh kayak gitu???

    @hangoverkids: Kalau saya lihat mereka banyak juga sih saya lihat memakai jimat, kalau disini rata 2x dipakai di lengan sebelah atas dekat ketiak seperti tali dan ada gantungannya, kata mereka sih bisa menjadi “kebal”, tapi who knows lah🙂

  11. Hiii….seram juga nich cerita.kalo di dibuat film kayanya seru juga nich…

    @Lita : boleh juga nih, mba mau jadi produsernya ?🙂

  12. fidelityprior

    hihihi…
    Lucu sekali pak ” patung budha ”

    tapi hebat juga ya si ANDI, lolos sampe berkali kali begitu.

    seru sekali ya jadi polisi, pengalamannya banyak…daya pikirnya juga ikutan nanjak…

    cerita lainnya…!ditunggu !

    @fidelityprior: he he memang kasian juga tuh anggota sampai sekarang namanya begitu, ok bro nantikan saja kisah selanjutnya pasti lebih seru……

  13. aca

    wah,hebat juga si andi….di tunggu lanjutannya..kayak nunggu serial berseri jadi nya..hehe

    @ aca : Iya nih memang hebat tuh orang, saya aja kena tipu mentah – mentah.. ok nantikan cerita berikutnya….

  14. Keren ceritanya bang, kalo dah banyak dibukukan aja bang. Bagus banget tuh. 🙂

    @r380: terima kasih, masalahnya ngga ada penerbit mau menerbitkan hehehe, takut ngga laku:mrgreen: hehehe

  15. wahyu

    he he ..
    jd ingat cerita sesorang yang ketemu di kereta, dia bercerita tentang kawasan warakas, priuk

    mengenai julukan “marinir”
    tiap bulan tertentu kawanan rompak laut merapat untuk bagi hasil..
    dari dibagi sesama anggota, uang “keamanan”,.. dll

    anehnya kebanyakan personilnya desersi (POLRI/TNI)..
    jd soal strategi ga kalah sama petugas …

    berat emang

    @ Wahyu : memang demikian, yang jelas kalau sudah sekelas Andi ini kadang dia bertindak sebagi “godfather”, ia hanya merestui dan terima setoran dari para pelaku.. memang berat mas…

  16. wahyu

    mas -mas tahu ga kenapa rompak-rompak yang bekas desertir kadang ada yang diberi julukan “korea” ??..

    @wahyu : saya malah baru tau tuh… korea biasanya sebutan lain dari orang batak🙂

  17. bandits

    malem komandan.
    kalo baca cerita si andi marinir ini, koq saya jadi keinget ama anaknya gembong rampok dari metro (lampung) juga ya?
    yang saya tau, di lampung, nama gembong rampoknya ini namanya wagino. dia punya anakbuah banyak. boleh tanya sama anggota yg tugas di lampung. wagino ini sekarang lagi kena sel di lapas metro dengan kasus perampokan. nah sayangnya karna dulu pas masih bebas, kelompoknya terlanjur besar, akibatnya ketika ketuanya sudah di sel, anakbuahnya masih banyak yg beraksi.
    wagino ini punya beberapa anak (kandung) yg juga punya profesi sebagai rampok. dan menuruni trah kerajaan rampok bapaknya. anak tertuanya dikenal dengan julukan marinir ( entah ada hubungnnya atau tidak dengan si andi marinir ini). si marinir ini sudah tewas di tembak pada waktu penggerbekan oleh tim buser POLDA Lampung.perintah dari atas 801-kan.
    kemudian, baru2 ini salah seorang anak dari Wagino ini terlibat perampokan di daerah pringsewu (lampung). kejadian ini mengakibatkan wafatnya aiptu (anumerta) Rijali Siregar, dalam usaha menggagalkan perampokan ini. setelah kerja keras dari tim reserse, ahirnya si gembong rampok atas nama ngatijan alias yulida arifin ahirnya bisa tertangkap. dan beserta salah seorang rekan dari yulida arifin ini, turut pula ditangkap pelaku atas nama agus alias togog.kedua orang ini terpaksa dibina…. sakan karna dinilai meresahkan.
    saat ini tim gabungan dari POLDA Lampung masih memburu anggota komplotan rampok tersebut yg kabarnya beraksi hingga ke pulau jawa.
    satu hal yg disayangkan, adanya keterlibatan 2 orang anggota reskrim dari polsek pringsewu dalam perampokan ini. sehingga komplotan ini dalam aksinya memiliki berbagai senjata api standar TNI/POLRI.
    sedikit share dari saya. mungkin ada yg mau tambah?

    @bandits: Terima kasih atas infonya sangat berharga, saya sendiri kurang yakin apakah si “marinir” yang disebut anda sama dengan “andi marinir”… ada yang mau nambahin info ?

  18. Selamat siang (sekarang di sini Pukul 12.30 wib). Sudi kiranya Komandan mampir ke blog saya. Mohon petunjuk dan arahan.

    @modus kejahatan: Bagus blog nya saya sudah berkunjung.. asalkan tetap di update pasti banyak pembacanya….. keep on blogging !

  19. nien

    waduh bagus ceritanya tp jd ngeri…krn sebentar lg mungkin saya mau move ke lampung..semoga segala jenis kejahatn bisa diatasi oleh pihak2 yg berwajib n wajib menjalankan tanpa pandang bulu.selamat bertugas Pak.

  20. Ping-balik: CERITA PERAMPOK SUMATRA (BAGIAN III) « Polisi oh Polisi

  21. keren ndan ceritanya,komandan pernah ke kayu agung gak?
    nah disitu katanya kampungnya perampok ya ndan ?

    coba aja cari informasi disitu, siapa tahu si andi ngumpet disitu ndan..!!!

  22. Mantap sekali ceritanya Pak!. Salut Pak sama semangatnya untuk membasmi kejahatan. Sukses selalu!

  23. nunky lazuardi

    waaahhh seruuu bgt ndan ceritanya…..

  24. Beberapa waktu yg lalu Andi berada di Malaysia…

    @Daves: Tuan jikalau ada info A1 bisa donk di kirim ke email saya , thanks

  25. pa tolong y di kota kayu agung yang paling rawan tolong di kasih peneranng seperti yang di pllj soal nya sudah ad yang terjadi seperti kawan supir ku pada malam hari terjadi perampokan

  26. tolong pa y di kota kayu agung perampokan merajalela tolonng di tanggapin saran dari masyarAkat indralaya

  27. sekali lagi tolong pa jangan terjadi lagi soal perampokan di kayu agung

  28. In this world there must be a villain whose ability to stand out, as an example, the stolen goods is not only a clothesline, but the manufacturer clothesline.
    judi togel online yang aman dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s