NEXT JOURNEY : EL OBEID

map_sudan_darfur

Mulai dua hari yang lalu, kami meneruskan perjalanan lagi, dari Port Sudan, Khartoum, dan sekarang El Obeid dan terakhir akan menuju El Fasher El Obeid adalah pusat logistik UN di seluruh Sudan, dan melayani 2 missi yaitu UNMIS dan UNAMID. UN logistic Base El Obeid, terletak di sebelah bandara El Obeid, dengan lokasi yang luas sekali kurang lebih 30 hektar. Segala logistic UN dari port Sudan walaupun ke Khartoum misalnya, harus melalui El Obeid yang jaraknya lebih jauh dan berputar kembali ke Khartoum (lihat peta diatas) Demikian juga peralatan FPU, sebelum memasuki mission area di El Fasher Darfur, juga harus melalui El Obeid. dan disinilah diperlukan kehadiran kami, untuk melakukan prosedur yang sama seperti di Port Sudan, yaitu melakukan recheking barang barang kita disini.

UN

Sampai kapan disini ? saya juga ngga tahu, yang jelas setelah semua barang FPU meninggalkan El Obeid baru kita bergeser lagi ke El Fasher…. Mengenai kehidupan ? memang sehari hari nampaknya dihabiskan di dalam camp, dengan ukuran yang cukup luas ada waktu kami untuk berolah raga… untuk akomodasi lumayan bagus… segalanya sudah organized well disiapkan UN, istilahnya menjadi tamu kehormatan 🙂

contener

Kami tinggal di transit camp, dalam satu kontener ber ac, dan makan di kantin lumayan enak, nih seperti gambar dibawah ini, not bad kan ?

makan

El Obeid ? kotanya bagaimana ? kotanya termasuk kota kecil dengan penduduk tidak terlalu padat, terletak di daerah savana, perbatasan dengan gurun di utara.. cuaca disini agak baik (tidak panas) seperti di Khartoum, dan kebetulan memang lagi musim hujan.

UN Log Base

Demikian laporan pandangan mata dari El Obeid, semoga betah ….. Belanda masih jauuuuh oom😉

12 Komentar

Filed under Darfur, hukum, PBB, UNAMID

12 responses to “NEXT JOURNEY : EL OBEID

  1. bang..btw saking enaknya tuh makanan badan jadi mekar gitu ya?..hahahaha ato karena gak pernah “senam ranjang” bang?…huahahahahahahaha……Jambi masih jauuuuuuuhhhhhhh…….

    @ Novi : sementara senam kesegaran jasmani aja dulu, masa mau satu ranjang sama onta ? hahhahaha Jambi masih jauuuuh banget………..

  2. ventho

    Mhn ijin kumandan, makin sexy aja neh…sehat lahir bathin nampaknya,he3x.Two thumbs 4u cok!

    @ Ventho : hahahaha, sexy karena perut sudah “beer belly” yaa , except ketemu keluarga yang lainnya sih lancar lancar aja brother, salam dari Africa…

  3. romdhon

    SEMANGAT YA PAK POLISI.

    @ Romdhon : Terima kasih mas atas kunjungannya………

  4. hehehe belanda masih jauh bang….. btw masih berapa tempat lagi yg harus dikunjungi bang? sukses selalu bang!!

    @ Hartoyo : Masih jauh memang…. tapi ini tempat terakhir sebelum sampai di Mission Area El Fasher, Darfur………….Terima kasih, brother

  5. Pak Kumendan, disana ngapain ajah? Kontenernya bisa diangkut kesini nggak?…ya… ;( meskipun jauuuuuuuuuuuuuuuuhhhhh!!
    Ps. Saya pikir Kumendan ndak pernah makan, hua ha ha ha. Pantesan subur makmur hi hi hik

    @ Pakde : yah beginilah pakde, hari hari mengisi kontener ini……… mohon maaf kontenernya terlalu jauh dibawa ke Indonesia …….. Kalau makan tetap lancar, dan sakin lancarnya jadi subur makmur begini🙂

  6. mardiaz

    astagfirullah bang, gede amat sekarang badannya,ati2 bg nanti test sespim masih ada test pgukur lemak lho, kayak wkt test ptik dulu, dokternya jg mash sama, rawanses. Btw abang belum mulai on duty neh, perasaan dulu mulai oktober dech gencar2nya mau ke sudan, saya pikir udah mulai jalan. Dihitung setaunnya sejak abang sampe sudan ato sejak pasukan datang, alamak emang Puji Tuhan bener ya, hehehe bukan maksud hati mau nolak perintah lho bg tapi enakan disini bg, adeeeeem…………………….

    @ Mardiaz : Tenang om…. Belanda masih jauuuuuuuuh ………… test jepit lemak hahahhaha masih ada juga yaa test itu, iya deeeh selamat adem duluan di lembang……….. asal jangan mencari kehangatan aja di Bandung hahahha………..

  7. iis

    moga suksses pak!!
    masih jauh…….!!?

    @ IIS : Terima kasih mba, masih jauh nih………😦

  8. nico afinta

    gaol apa kabar?sekalian wisata kuliner Ya..ingat waktu saya ke mostar
    makan disana enak semua..atau karena lapar ya?trus pasukan dr indo sdh geser atau kapan mereka gabung dengan mendan??? mundur ya.
    btw..sukses ya..sudah mulai bln puasa…
    salam

    Nico afinta

    @ Nico : Memang kenangan di Bosnia tiada habisnya, beda dengan disini, yah tapi memang begitu deh, alamnya saja sudah berbeda, Pasukan memang ditunda lagi bergesernya sampai setelah lebaran, salam buat rekan rekan PW di Jakarta , thanks GBU

  9. gambar makannya kekecilan bang, itu tempe kan ? kl bener, jadi kg kangen ma masakan rumah dunk ya😀

    @ Harry : salah liat bro, itu bukan tempe, itu sejenis masakan lokal dari tepung dan digoreng, entah apa namanya:mrgreen:

  10. Irfing Jaya

    Ndan Gaol… MAkin Ok aja kelihatannya nich… Aku percaya klo masalah makanan utk Ndan Gaol… cuma 2 rasa yaitu… Enak… dan enak banget. Sukses utk FPU Indonesia ya…

    @ Irfing : brother ditunggu bergabung nih……….. loe tau aja istilah gw hahhahahaha enak dan enak sekali, tapi dengan prinsip itu elo bisa survive dimana saja brother.

  11. romdhon

    pak polisi, yang mana yah yang papanya asrifah…..

    @ Romdhon : papanya yang namanya siapa ya ? kalau yang namanya pak Tuhana bisa dilihat di tulisan saya “manusia Kontener”……..

  12. Ping-balik: Nareen, My Nepalese Policeman Friend… « Polisi oh Polisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s