(CARTOON) SUDAN’S FOUNTAIN OF FORTUNE

Ketika surfing di internet dan membuka Al Jazeera English, saya menemukan cartoon animasi flash yang menyindir tentang konflik Sudan khususnya di Darfur, benarkah itu yang sebenarnya terjadi ? …….. memang konflik ini adalah konflik yang sering terjadi antara pemerintah pusat dengan daerah dalam hal pembagian keuntungan Sumber Daya Alam…

Pada awalnya Darfur adalah daerah miskin dan tidak diperhatikan pemerintah pusat, penduduknya meminta bantuan Internasional untuk sekedar bantuan makan buat anak anak mereka, sampai pada suatu saat ditemukan cadangan minyak yang sangat besar, dan ditemukan ketimpangan….. dan “isyu” dan permasalahan “HAM” kembali di “internasionalisasi” dengan mengundang PBB dan Negara – negara Super Power seperti Amerika Serikat….. tujuannya ? apa lagi kalau bukan untuk memerdekakan diri, agar aset besar ini bisa dinikmati sendiri….. nyam nyam…

Hal ini kalau kita jujur sudah terjadi di Indonesia…… dan mudah – mudahan tidak akan ada lagi sejengkal wilayah Indonesia yang lepas lagi, setelah pengalaman buruk Timor Timur…. jadi ? Pemerintah harus peka terhadap keinginan daerah, pemerataan pembangunan bagi seluruh warganya…. agar negara Indonesia tidak menjadi areal “Peace Keeping” baru dari PBB …. setelah UNTAET di Timor Leste…….. wuuuuiiiiihhh… no way..

Ini adalah cuplikannya, dan untuk melihat lengkapnya bisa dilihat disini

“Help” pertama, kelaparan…

Pencarian Sumber Daya Alam

Ditemukan cadangan minyak : “air mancur keberuntungan” (Fountain of Fortune)

Penyaluran Minyak ini melalui pipanisasi, yang hasilnya ? tidak dinikmati masyarakat setempat.

“Help” Kedua : “Internasionalisasi”

10 Komentar

Filed under Darfur

10 responses to “(CARTOON) SUDAN’S FOUNTAIN OF FORTUNE

  1. jgn sampe ada yg lepas lagi bang
    btw betah bang disanah ?

    @ Jendral Bayut™ : Siap Jendral…. betah ? yah terpaksa di betah betahin … soalnya tugasnya masih lamaaaaaaa banget nih ..

  2. Roganda

    Setuju Komandan. Indonesia tidak boleh di sabotase lagi. Andai saja “Sudan” mau belajar dari pengalaman Indonesia (mungkin sedang…). BTW, UN Mission ini perlu gak yach.. (pantesan aja benar2 “complicated”)😦

    @ Roganda : hahahaha…. kalau pertanyaan terakhir sih “no comment”…. cuma perbandingannya sih begini… kalau di negara kita ada missi PBB, bagaimana sikap kamu terhadap polisi asing yang ngatur – ngatur ???😀

  3. Mantafff kali bah lae.
    Semoga enjoy menjalankan tugas di sana.

    Horas.

    @tobadreams : Terima kasih lae…. nanti pulang mampir di Cafenya hahahaha……….

  4. ternyata minyak itu memang selalu jadi awal konflik…..

    @ itikecil : Memang dimana – mana mba…. sumber Konflik adalah Sumber Daya Alam ini…

  5. Aih… minyak ini emang bener2 bikin rusuh. gampang bener menyulut konflik.

    @ Kimi : memang benar mba, jangankan begitu “blue energinya” mas Joko juga sempat bikin rusauh hahaha…

  6. ngomong2 kapan kita nyusul komandan di sana ……..?

    @ satrio wibowo : Sabar om, hehehehe…… pasti kok……

  7. melihat kartun tentang sudan memang sedikit membuka mata dan keinginan saya untuk tahu lebih banyak tentang Sudan. Terlepas dari misi FPU (salah tidak ya) dibutuhkan atau tidak, saya lebih prefer untuk mempercayai sebuah kenyataan dari sumber yang lebih dipercaya dari pada dari media baik cetak atau elektronik(yang pada dasarnya berasaskan memperoleh provit sebanyak2nya). Sebuah gambar memang mewakili, tapi sedikit komentar bisa merubah makna gambar. Lihat saja yang terjadi di Indonesia, tidak seburuk yang digambar media baik di dalam maupun luar negeri. so…maju terus pak, banyak yang menanti berita-berita karya anak negeri yang tidak hidup untuk diri sendiri.

    @ mimie : Memang begitulah kenyataannya mba, kadang kita miris juga membayangkan sebenarnya hal ini pernah dan sedang dialami Indonesia….. terima kasih mba berita terbaru selalu akan di posting…..

  8. rianda

    setuju kumendan kasus tersbut sdh terjadi di indonesia…cuma lain lubuk lain ikannya… indonesia penduduknya “ramah tamah” …jadi “nrimo” dan pasrah…so “mereka” aman “menghisap” kekayaan negeri ini tanpa mesti bikin “chaos” ngundang pasukan UN…..tp kasus tim tim agak lain..selain faktor habibi jg kultur tim tim “beda”…jadi tenang aja…NKRI masih dari sabang sampai meroke kok, sampe mati……

    @ Rianda : Sebenarnya rakyat kita sudah mulai tidak “nrimo” , namun untungnya pemerintah sudah mulai peka, dengan dikeluarkannya UU perimbangan/pembagian keuangan Pusat dan daerah…. dan Mudah – mudahan tidak akan terjadi lagi lepasnya salah satu wilayah negara kita……

  9. eko

    Dirgahayu Bhayangkara ke 62. Selamat juga buat Komandan atas kenaikan pangkatnya.. apa Komandan ngadain acara khusus di sana buat syukuran kenaikan pangkat ?

    @eko : halah bagaimana ngerayainnya…? cuma bertiga begini ?…….:-)

  10. mardiaz

    Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Atas kenaikan pangkat abangnda tercinta menjadi AKBP, semoga di pangkat yang baru ini menjadikan karier abang lebih sukses dan selamat menunaikan tugas negara dan kembali ke Indonesia dengan selamat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s