JANGAN TAKUT, DI INDONESIA BLOGGER TIDAK (PERNAH) DITANGKAP KARENA MENULIS BLOG

Free Blogger

Tulisan ini saya buat terinspirasi bincang – bincang saya dengan penggagas BLAWGGER (blog tentang hukum) mas Anggara beberapa waktu yang lalu, mas anggara pada saat itu bilang ke saya “Di Indonesia adalah satu negara di dunia yang paling bebas dalam berekpresi dalam tulisan di blog” selanjutnya ia berkata “bahkan di negara tetangga kita seperti Malaysia dan Singapura orang pernah berurusan dengan polisi akibat tulisannya di blog” dan ada contoh lain yang cukup mengagetkan “Di Amerika Serikat negara yang kita pikir kebebasan berekspresinya sudah maju, masih ada orang yang ditangkap karena nge-blog”…. hemmmmh… apa benar ya ? saya coba melakukan riset kecil – kecilan tentang kasus kasus cyber-crime khususnya tetang pembuatan blog yang berimplikasi ke hukum, eh memang tidak pernah terdata…… kalau kasus cyber-crime lainnya (bukan karena pembuatan blog) adalah antara lain :

Pada Bulan Juli 2006 Unit Cyber Crime Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menangkap pembobol website (situs) Partai Golkar, Isra Syarat (26) di Warnet Belerang, Jl Raden Patah No 81, Batam, pada 2 Agustus 2006. Tersangka pembobol website Partai Golkar pada Juli 2006. “Tersangka dijerat dengan UU No 36/1999 tentang Telekomunikasi dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang,”

Pengungkapan Cyber-terorrism berdasarkan chating yang dilakukan oleh Imam Samudra dengan jaringannya diluar penjara, menggunakan laptop yang diselundupkan oleh sipir penjara krobokan bernama Beny Irawan yang telah pindah ke lapas Purwokerto, dan laptop itu dikirimnya melalui TIKI JNE ke lapas Krobokan, bersama Beny telah ditangkap juga tiga tersangka lainnya.

Tidak pernah ada kasus kriminal di Indonesia karena implikasi menulis blog, kasus – kasus diatas adalah murni cybercrime yang menurut Menurut RM Roy Suryo dalam Warta Ekonomi No. 9, 5 Maret 2001 h.12, kasus-kasus cybercrime yang banyak terjadi di Indonesia setidaknya ada tiga jenis berdasarkan modusnya, yaitu :

1. Pencurian Nomor Kredit.
Nama dan kartu kredit orang lain yang diperoleh di berbagai tempat (restaurant, hotel, atau segala tempat yang melakukan transaksi pembayaran dengan kartu kredit) dimasukkan di aplikasi pembelian barang di internet.
2. Memasuki, Memodifikasi, atau merusak Homepage (Hacking)
Pada umumnya tindakan hacker Indonesia belum separah aksi di luar negeri. Perilaku hacker Indonesia baru sebatas masuk ke suatu situs komputer orang lain yang ternyata rentan penyusupan dan memberitahukan kepada pemiliknya untuk berhati-hati. Di luar negeri hacker sudah memasuki sistem perbankan dan merusak data base bank
3. Penyerangan situs atau e-mail melalui virus atau spamming.
Modus yang paling sering terjadi adalah mengirim virus melalui e-mail. Menurut RM Roy M. Suryo, di luar negeri kejahatan seperti ini sudah diberi hukuman yang cukup berat. Berbeda dengan di Indonesia yang sulit diatasi karena peraturan yang ada belum menjangkaunya.

Jadi……., jangan kuatir ! blogger Indonesia belum ada yang tersangkut kriminal karena menulis blog, coba bandingkan dengan ini ! (contoh di negara lain) :

Pada bulan November 2006 di Al Azhar, Kairo, Mesir seorang mahasiswa bernama Abdul Karim Nabil (22) ditangkap karena tulisan – tuilisannya dianggap menghina suatu agama dalam Blognya…

Pada September 2007 “Blogger” Nay Phone Latt dan seorang pria lain ditangkap oleh rezim Militer Myanmar (Burma) karena mendukung pemberontakan Aung San Syu Kyi tulisan Nay Phone Latt ditulis dalam bahasa Myanmar dalam bentuk novel. Dia menggunakan itu sebagai forum untuk membicarakan kesulitan dalam kehidupan sehari-hari, seperti, pemadaman listrik, yang terjadi hampir sepanjang hari dan peningkatan biaya hidup. Tentara sangat terganggu dengan ulah “blogger” selama unjukrasa pendukung demokrasi, ketika mereka menyediakan perincian kekerasan dan membantu berita menyebar di seluruh penjuru negara itu, tempat akses media masih dibelenggu.

Pada bulan Agustus 2007, Steven Gan, jurnalis pendiri Malaysiakini.com, aktivis demokrasi yang lantang ditangkap dan digrebek polisi, Mereka menyita 19 komputer. Dengan berbagai kebijakan yang begitu represif, pemerintah Malaysia ternyata tetap saja tak berdaya menghadapi kekuatan demokrasi baru yang berkembang seiring teknologi, yakni kekuatan pro demokrasi yang memanfaatkan internet. Steven Gan mendirikan “Malaysia kini” sebagai situs berita alternatif. Ia menggambarkan: “Pemerintah sebetulnya berupaya pula melakukan pemberangusan terhadap media internet. Sejumlah blogger ditangkap. Jadi begitu banyak penindasan. Ini menunjukan, pemerintah menyadari, monopoli mereka terhadap kebenaran mendapat tantangan dari internet (kaum blogger).

Pada bulan Agustus 2006, Seorang blogger Independent Amerika Serikat Josh Wolf, yang selalu memuat karya – karya video dalam blognya, ditangkap polisi San Francisco karena memuat video mobil polisi yang terbakar pada protes besar – besaran sidang G8, ini menjadi perdebatan hebat juga di Amerika Serikat.

Jadi….. BERBAHAGIALAH KAUM BLOGGER INDONESIA ! nasib anda tidak seburuk rekan – rekan blogger dari negara – negara lain, kalau ditanya : kenapa…….????? saya mempunyai pendapat pribadi akan hal itu ……..

1. Di Indonesia sudah tidak ada lagi undang – undang Security Act/ undang – undang Keamanan negara, atau dahulu lebih dikenal dengan undang – undang Subersif.. Semenjak pemerintahan Presiden Abdurahman Wahid Undang – undang yang merupakan cermin negara otoriter DIHAPUSKAN… (THANKS FOR GUS DUR…….)

2. Pasal – pasal dalam KUHP tentang penghinaan terhadap kepala negara juga telah dihapuskan…..

3. Di Indonesia keberadaan alat bukti elektronik (sms, website, internet, wawancara jarak jauh, email, rekaman suara ..) belum dapat dikatakan sebagai alat bukti (sesuai pasal 183 dan 184 KUHAP) masih dikatakan sebagai alat bukti petunjuk…… bandingkan kalau seseorang yang melakukan penghinaan dalam media koran atau majalah…..

4. Orang – orang (di Indonesia) yang “terusik” dalam tulisan di Blogger LEBIH BANYAK PASRAH hehehe….. mereka tidak menuntut… karena capeee deeeh (barangkali bisa dikatakan salah satu bentuk keraguan terhadap penegakan hukum di Indonesia… ???? ngga tau juga deh..)

WHAT TO DO AND DON’T BUAT BLOGGER

1. Jangan buat tulisan yang berkaitan dengan terorisme…. (bahaya…!!!!!)

2. Kalaupun terpaksa “menghina” seseorang, lebih baik dikatakan dengan “sinyalemen” saja… kalaupun menggunakan nama … lebih baik pada saat berita itu sudah tersebar di dunia blog… jadi kalau si X mau menuntut…, menuntut yang mana ? hehehe…

3. Jangan Copy Paste tulisan orang/blog orang…… lebih tepat kalupun copy paste jangan “pleg” (dirobah dikit dong kata – katanya hehe) atau menyebutkan sumbernya…..

4. Beware…! memang belum kejadian.. tapi sebaiknya menghindari tulisan yang menghina Agama…. karena masih ada pasalnya (menghina agama) di KUHP, kalaupun terpaksa… pakai nama palsu dan IP palsu hahaha……

17 Komentar

Filed under hukum, Polisi, polri, Publik

17 responses to “JANGAN TAKUT, DI INDONESIA BLOGGER TIDAK (PERNAH) DITANGKAP KARENA MENULIS BLOG

  1. asuna17

    hoa haha ternyata blogger Indonesia bakal tambah gemuk soalnya gak ada yang melarang untuk memakan….dan meminum…..Banzaiii blogger!:D
    http://www.infogue.com/berita_harian/jangan_takut_di_indonesia_blogger_tidak_pernah_ditangkap_karena_menulis_blog/

    @ asuna17: setujuuuu…. soalnya saya kalau di depan komputer dan berinternet…. pasti tambah gemuk, soalnya plus makan dan minum yang banyak…. hahaha…. *ngga nyambung ?*

  2. anda mungkin bisa melihat ini untuk referensi etika dalam blogging… (sori promosi tulisan sedikit)

    Etika dalam Blogging

    @ Rahmada : Trims mas …. saya setuju sekali….. walaupun aturan tersebut adalah aturan yang belum ada sanksinya (biasanya orang kalau belum ada sanksinya belum terlalu ‘patuh’) tapi setidaknya menjadi “landasan moral” bagi blogger yang masih bermoral…..

  3. sebenarnya kasusnya ada pak, cuma nggak sempat diperiksa lebih lanjut. Ingat foto montase presiden di yogya. Karena Presiden mengganggapnya humor si pembuat foto akhirnya tidak jadi diperiksa lagi oleh polisi. artinya sebenarnya kalau hanya sekedar nyerempet sih ada

    @ Anggara : itulah yang termasuk dalam tulisan saya juga… yang terkena ‘sindiran’ kaum blogger biasanya juga cuma PASRAH….. betul ngga mas ?

  4. Kalo hanya komen juga gak ditangkap khan Pak, he he he Lol

    @ Sahabat Polisi : Ha ha ha…. jangankan cuma comment, kritik pedas pun tidak ada masalah… asal bukan spam…..

  5. tulisannya bisa dilihat juga di http://www.id-blogger.com -> indonesian blogger community

    terima kasih

  6. Budi Agung (ED)

    tapi harus ingat Bang, sebentar lagi diberlakukan UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

    Ada klausul Perbuatan Yang Dilarang, dalam pasal 28 ayat (2) UU ITE : Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA)

    Ketentuan Pidananya Pasal 45 ayat (2) : Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 ayat (1) atau ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.1.000.000.000 (satu milyar rupiah)

    Intinya sih kalo kita tetap menjaga isi tulisan yang sopan dan ber-etika…
    Sapa takut…

    @ Budi agung : Thanks commentnya adik asuh…. mengenai UU ITE inilah yang sedang di permasalahkan oleh para Blogger pada saat ini… ramai sekali mereka membahas masalah ini, salah satunya oleh mas Anggara : http://anggara.org/2008/03/26/uu-informasi-dan-transaksi-eletronik-uu-ite-adalah-ancaman-serius-bagi-bloger-indonesia/
    kalau menurut saya pribadi saya setuju dengan pendapat mas Budi kalau kita menjaga isi tulisan dalam koridor kesopanan dan etika, siapa takut……????
    btw : kok ngga nge-blog juga Bud ?

  7. salute sama polisi yang satu ini.. smoga makin banyak polisi yang jadi blogger, sehingga kita sebagai orang awam bisa melihat suatu permasalahan dari sisi polisi juga tidak hanya sisi pemberitaan media saja.

    @andheki : terima kasih …. semoga…….

  8. yuhendrablog

    kemarin sore saya melihat berita di MetroTv, yang menyebutkan seorang blogger berkebangsaan china dipenjarakan dan di tuntut hukuman serta denda di tuduh atas kesalahannya menulis sebuah artikel yang menyinggung perasaan pemerintah,… dimana si-empunya yang punya blog menulis dengan getol dan pedas lebih pedas dari sambal lombok tentang kritikannya terhadap pemerintah china yang telah melakukan sejumlah pelanggaran HAM di Tibet dan tidak merestui kemerdekaan TIBET….

    semoga saja ya mas, hal ini tidak terjadi di negara kita yang serba dipaksakan dan suka latah-latah dalam mengambil tindakan ,…..

    regards,..

    -ndra-

    NB: oh ya masalah gambar nya bagus mas, saya bisa pake untuk artikel saya ndak ????

    @Yuhendra : dipersilahkan saja mas…… terima kasih….

  9. Good article.
    Bravo!

    @wayne : Thanks Aussie Boyz….

  10. silas

    Oh, jadi karena belom ada kejadian ya???
    Hmm…gmnpun di RUU itu ga ada disebutin blog atau bukan, media apapun asal dianggap melanggar ya kena sanksi. Hati2 aja deh…
    Btw thx buat tipsnya Mas, n salam kenal..
    Ati2 mas ditangkap ama temennya polisi😀 gara2 nulis yang aneh2😛

    Btw themenya kita gak sengaja sama, gak kena RUU kan?? haha

    Salam kenal ama blognya, mantab…mantab!

    @ silas : diluruskan dulu nih… UUITE “telah di undangkan” jadi bukan RUU (rancangan Undang – Undang) lagi… he he he… ngapain takut ? kan kita punya hak “kebebasan berekspresi” kan ? asal sopan aja….

  11. setuju
    dukung kebebasan berekspresi
    tapi teteb ada tata krama
    positive blogging untuk Indonesia

  12. yah tergantung yang ditulis juga pakde, klo bloggernya nulis tentang para pemimpin yang koruptor dengan menyebutkan namanya tanpa ada bukti, ditangkap ga’ yah!!!

  13. Wow!! Keren2 tulisannya disini, saya suka. Dari A sampai Z saya baca semuanya. Informatif, menghibur, lucu, & menambah wawasan. Makasih banyak Pak Polisi😉

    @chilli : terima kasih sudah mampir yaa….😉

  14. amir

    kalo di sini biasanya defacing aja n gak lebih. kalo di luar tuh yg parah sampe merusak jaringan2 n sitem

  15. Mencerahkan artikelnya bang.. gak nyangka kalo yang nulis polisi,,😀 salam dari Bengkulu..

    @mister: terima kasih bro, salam balik dari KL

  16. tapi banyak yang ketangkep karena membobol blog. hehehe

  17. Ariesusduabelas

    jadi kalau sekarang bagaimana, pak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s