Perhatian : halaman ini ini selalu di update…..
(BAGIAN I)
email dari akbp Ari Laksmana tentang time table penempatan pasukan FPU
Yth. Pak Satriya Hari,
Bersama ini terlampir dikirimkan rencana (timetable) untuk penempatan personel FPU dan Police Advisor ke UNAMID. Dokumen dalam bentuk Windows Excell, dan sudah disebutkan kapan FPU Indonesia dll direncanakan akan tiba.Dokumen ini kami trima dari
UN DPKO New York, bukan disiapkan oleh kami di Darfur Planning Team.
Semoga bisa menjadi salah satu bahan referensi Mabes Polri.
Dump,
Salam,
Ary Laksmana W, Khartoum Sudan.
ini worksheet nya (klick) :
http://spreadsheets.google.com/pub?key=pI5t6ZWLpQpqbC860cLbrPw
(BAGIAN II)
Bagi rekan - rekan FPU yang mau tahu bagaimana kondisi dan harapan PBB dalam menangani masalah di SUDAN termasuk DARFUR, bersama ini saya lampirkan informasi dari AKBP Ari Laksmana POLOBS UNMIS tentang permasalahan di Sudan dan Darfur… berikut tanggapan dari SRSG dan SEKERTARIS JENDRAL PBB….. silahkan dibaca dan kalau ada tanggapan bisa di tulis dalam kolom dibawah…. SELAMAT BERJUANG ….
Link untuk dokumen ini (Klick) :
http://docs.google.com/Doc?id=dhr8z9q8_0hh5p6f
Terima kasih
rere
(BAGIAN III)
Halo rekan rekan, ada info terbaru nih dari Sudan, di dokumen ini saya copykan percakapan via email dari pak Ari dengan beberapa pejabat di Indonesia yang berurusan dengan jadi/tidaknya FPU diberangkatkan. Silahkan dibaca…….
Thanks
rere
Link untuk dokumen ini (click) :
http://docs.google.com/View?docid=dhr8z9q8_8g6r6sg
( BAGIAN IV)
Informasi terakhir dari ibu Yeni NCB Mabes Polri tentang perkembangan pemberangkatan FPU Indonesia, penasaran ? klik aja link di bawah ini
http://docs.google.com/Doc?id=dhr8z9q8_10f365bzdw
( BAGIAN V )
Yth. Bid Misi Damai
NCB/Interpol Indonesia
Bersama ini diteruskan CABLE CODE dari UN DPKO mengenai kesiapan UNAMID yang secara resmi akan digelar tanggal 1 January 2008.
Untuk UNPOL, telah dipilih Police Commissioner dari Afrika Selatan serta Deputy Police Commissioner dari Uganda (Polwan), sedangkan beberapa jabatan kunci lainya masih dalam tarap seleksi.
Tentang FPU, sudah ada 8 negara yang menyanggupi mengirimkan FPU, termasuk Indonesia.
Berita yang tertulis bahwa FPU Indonesia akan diberangkatkan pada akhir January 2008 atau paling lambat awal February 2008. Berita tersebut tentunya berdasarkan konfirmasi pihak PTRI NY, semoga FPU Indonesia (Polri) benar-benar bisa segera diberangkatkan.
Sebagai informasi bahwa AKBP Budi Santoso kemungkinan besar akan CTO pada akhir Desember 207 hingga awal January 2008, sedangkan saya akan CTO pada tanggal 19 January 2008 - 9 February 2008. Semoga bilamana FPU Indonesia jadi diberangkatkan, salah satu dari kami akan ada di Khartoum.
Sekian khabar dari Sudan,
Ary Laksmana
(BAGIAN VI)
from ary laksmanawidjaja
to Bid Misi Damai NCB Interpol Indonesia ,
cc reinhard hutagaol ,
Yeni Widartini ,
date Dec 17, 2007 3:41 PM
subject Sekedar info dari sebuah artikel
Yth. Mbak Yeni & mas Gentur
Ini ada artikel bagus tentang Darfur yang bercerita tentang perasaan pesimis menghadapi pelaksaaan UNAMID. Tentunya ini hanya merupakan bahan masukan saja. Seperti biasa, dalam setiap pelaksanaan tugas selalu ada kritik yang tidak mendukung, tetapi harus diambil sisi positifnya, supaya rekan-rekan yang akan berangkat ke Darfur sudah siap.
Kondisi seperti ini (tantangan tugas) juga sudah diketahui oleh calon Dan/Wadan FPU Indonesia. Maju terus & tetap semangat !
Salam dari Khartoum,
Ary Laksmana
ini dalah link tulisannya (tapi terjemahin sendiri yaaa…….. , sekalian buat belajar kan ?????)
[A bad idea is about to deploy in Darfur.doc]
http://docs.google.com/Doc?id=dhr8z9q8_11fq25psdg
(BAGIAN VII)
HALO … HALO INI BERITA TERBARU TENTANG FPU (MINIMAL BUAT MENGHILANGKAN PENASARAN PARA FPUERS………………..)
Re: Fwd: Hasil rapat 28/12 re persiapan FPU POLRI ke Darfur
InboxX
fromary laksmanawidjaja
tofikry cass ,
ccBid Misi Damai NCB Interpol Indonesia ,
satriya hari ,
reinhard hutagaol ,
dateJan 2, 2008 6:15 PM
subjectRe: Fwd: Hasil rapat 28/12 re persiapan FPU POLRI ke Darfur
mailed-byyahoo.com
signed-byyahoo.com
Mas Fikry,
terima kasih emailnya, saya belum dapat berita ini.
Ada beberapa hal yang mungkin bisa saya sumbang sarankan:
1. Mengenai jadwal FPU Indonesia, memang akhir January 2008 atau Awal Feb 2008. Tidak usah kuatir bahwa Indonesia akan diganti oleh negara lain, mengingat saat ini yang diharapkan untuk siap lebih awal adalah Indonesia (oleh PBB). Hanya perlu diinfokan mell UN DPKO kapan kesanggupan PDV (Pre Deployment Verification) serta keberangkatan dari Indonesia.
2. Dalam daftar FPU yang akan ke Darfur, memang ada FPU Indonesia lainnya yang akan masuk kesana pada bulan Maret 2008. Ini adalah FPU kedua. Hal ini terjadwalkan karena setahu saya bahwa Indonesia menyanggupi untuk mengirimkan 2 FPU. Kalaupun terjadi keterlambatan dalam pengiriman FPU pertama, maka untuk FPU kedua juga bisa di re-schedule.
In adalah semua yang saya bisa informasikan, sebagai tambahan bahwa sejak 1 January 2008 kemarin kami di UNMIS sudah tidak menangani masalah Deployment plan untuk UNAMID, kami hanya mendukung/membantu proses check in personel UN Police yang datang ke Khartoum untuk UNAMID berdasarkan data yang dikirim oleh UNAMID/UN DPKO NY, setelah proses check in maka kami akan dorong mereka ke El Fasher. Proses lainnya ditangani disana (El Fasher), termasuk rencana lanjutan incoming UN Police Advisor, UN Military Observer dan FPU.
Sekaligus mengucapkan, selamat Tahun Baru 2008, semoga tahun ini akan menjadi tahun yang lebih baik bagi kita semua.
Salam dari kami di Khartoum,
AKBP Ary Laksmana Widjaya
Indonesian National Police Contingent Commander for UNMIS
(United Nations Mission in Sudan)
fikry cass wrote:
Mas, ini kami forwardkan email mengenai hasil rapat. Kalo pernah terima dari Mas Arto, didisregard saja email ini tapi kalau belum ya mudah-mudahan bermanfaat.
Wassalam
Fikri
Note: forwarded message attached.
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. Date: Fri, 28 Dec 2007 13:58:22 +0700
From: “Mohammad Kurniadi Koba”
To: “Arto Suryodipuro” , “Iman Havid”
, “Daniel T Simanjuntak” , “Fikry
Casidy”
Subject: Hasil rapat 28/12 re persiapan FPU POLRI ke Darfur
Dear all,
Mas Arto, sesuai instruksi per sms tadi pagi berikut disampaikan hasil rapat persiapan tgl 28/12/07 re pengiriman FPU POLRI ke Darfur, sbb:
1. Peserta yg hadir: Mabes POLRI (semua unit yg terlibat mulai dr ops, logs, kesehatan, komlek, lemdiklat, etc), Deplu (Dir HAM dan wakil Dit. KIPS), Depkeu dan Setneg.
2. Persiapan teknis sudah berjalan sesuai harapan. Kalaupun ada kekurangan disana-sini sifatnya tidak terlalu berat dan sudah mulai dilakukan perbaikan agar memenuhi target keberangkatan akhir Januari 2008.
3. Keuangan juga sudah mulai digarap. Wakil Depkeu dan Mabes POLRI sudah bicara detail re pencairan anggaran.
4. Kendala: Penerbitan Keppres. Hal ini membuat mundurnya semua rencana, karena pencairan anggaran sangat tergantung dari keluarnya Keppres. Sedangkan load list, jadwal inspeksi sebelum keberangkatan dan tanggal keberangkatan akan sangat tergantung dari pembelian peralatan yang akan dibawa, yg tentunya juga menunggu cairnya anggaran. Menurut keterangan wakil Setneg, RI1 belum memberikan disposisi re rencana pembuatan Keppres tersebut.
5. Lain-lain: Dir. HAM menyampaikan bhw perlu bagi FPU yg akan berangkat untuk mengetahui situasi perkembangan terakhir terkait dg HAM di Darfur. Kalemdiklat POLRI kemudian meminta kesediaan Deplu untuk menyampaikan: a. Perkembangan HAM terakhir di Darfur, b. Hubungan bilateral RI-Sudan, c. Kebijakan polugri RI terkait int’l peace and security. Tempat dan waktu akan diberitahukan in due time. Permintaan ini disanggupi oleh Ibu Direktur.
Deops Kapolri, yg memimpin rapat, menyatakan pesimismenya bahwa jadwal deployment akhir Jan 08 akan dapat ditepati. Beliau titip pesan untuk menanyakan ke NY, kalo ternyata nanti mundur, apa bisa FPU POLRI tetap berangkat dan tidak diganti FPU negara lain?
Mohon informasi juga apakah pasukan kita di PKO diasuransikan oleh UNDPKO? Saya coba cari2 di draft MoU kok gak ketemu perihal asuransi ini.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Mohammad K. Koba
Directorate of International Security & Disarmament
Department of Foreign Affairs
Ph. : +62.21.381-2646; +62.21.344-1508 x. 5633
Fax.: +62.21.385-8024
—–Original Message—–
From: “Arto Suryodipuro”
To: “Iman Havid” , “Daniel T Simanjuntak” , “M K Koba” , “Fikry Casidy”
Date: Fri, 28 Dec 2007 06:38:55 +0700
Subject: Briefing slides of UNAMID TCC/PCC-meeting
Dengan hormat disampaikan briefing slides TCC/PCC UNAMID tadi sore untuk informasi.
Mas Koba, untuk rapat FPU Polri besok, please jadi perhatian bagian re polisi. Salah satu yang saya catat adalah jadwal FPU Indonesia sekarang disebut Maret (yang pertama, Januari, Bangladesh). Jangan lupa kami diupdate re pokok-pokok hasil rapat.
Thanks!
Salam hangat,
Arto
Arto Suryodipuro
First Secretary
Mission of Indonesia-UN
T. 212-972-8333 • F. 212-972-9780
M. 917-939-6807
(BAGIAN VIII)
Ini adalah email terbaru dari pak Ari Laksmana (UNMIS) Sebagai informasi…. didapatkan dari pak Fikry Cassidi.
Dear All,
Terlampir hasil rapat di Sekab mengenai Keppres FPU ke UNAMID. Ada satu pertanyaan yang mohon jawaban dari teman-teman PTRI NY:
1. Diperoleh informasi dari Polri bahwa dalam jadwal pengiriman FPU PBB ke UNAMID terdapat dua jadwal untuk FPU Indonesia yaitu sekitar bulan Maret dan April. Apakah ini berarti kita akan kirim dua FPU ke UNAMID?
Terlampir hasil catatan rapat saya, formal akan dikirim kemudian. semoga bermanfaat. Akan ada rapat lanjutan di Polri hari Rabu ini.
1. Pada tanggal 7 Januari 2008, Sekretariat Kabinet telah mengadakan Rapat antar departemen untuk membahas rancangan Keputusan Presiden tentang pengiriman satuan tugas formed police unit (FPU) Indonesia ke UNAMID, di Darfur, Sudan. Rapat dihadiri oleh Departemen Keuangan, Bappenas, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera, dan Kepolisian RI.
2. Secara umum, peserta rapat menyampaikan pandangannya terhadap rancangan Keppres yang disusun oleh Polri terutama dari sisi tersedianya anggaran dan keperluan menyusun Keppres untuk pengiriman FPU ke UNAMID. Rapat menyimpulkan bahwa sebagian anggaran untuk membiayai pengiriman FPU ke UNAMID sebesar Rp. 156 Milyar sudah terdapat dalam DIPA Polri sedangkan sisanya sebesar Rp. 71 Milyar dapat dicarikan dari pos APBN lainnya oleh Menteri Keuangan. Untuk itu, Menteri Keuangan memerlukan surat permohonan dari Polri untuk dapat mencarikan sisa anggaran yang dibutuhkan. Rapat kemudian sepakat agar Polri segera menyampaikan surat permohonan kepada Menteri Keuangan.
3. Peserta rapat kemudian menanggapi pula usulan Polri untuk penunjukan langsung procurement peralatan FPU ke UNAMID didalam rancangan Keppres. Peserta rapat menyatakan bahwa proses penunjukan langsung procurement harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh Keppres no. 80/2002. Rapat menyimpulkan agar Polri memastikan bahwa usulan penunjukan langsung tersebut memenuhi kriteria yang ada.
4. Hal penting lainnya yang dibahas dalam rapat adalah mekanisme konsultasi antara Pemerintah dengan DPR sesuai dengan pasal 10 Undang-Undang No. 37 tahun 1999 mengenai Hubungan Luar Negeri. Polri menyampaikan bahwa belum ada konsultasi yang dilakukan oleh Polri dengan DPR mengenai rencana pengiriman FPU ke UNAMID termasuk penyusunan Keppres. Rapat menyimpulkan agar Sekretariat Kabinet melakukan koordinasi dengan Sekretariat Negara dalam hal proses konsultasi antara Pemerintah dengan DPR. Atas usulan kami, rapat menyepakati pula agar Polri sudah mulai melakukan pendekatan informal dan formal kepada pimpinan Komisi 3 dan 1 DPR RI dan juga para pimpinan fraksi untuk mengkonsultasikan pengiriman dan penyusunan Keppres FPU ke UNAMID.
5. Rapat menyepakati usulan Deplu agar rujukan didalam rancangan Keppres mengenai reimbursement dan procurement diperbaiki. Hal ini disebabkan reimbursement yang diberikan oleh PBB adalah terhadap biaya pakai/sewa peralatan FPU dan tidak meliputi biaya pembelian atau procurement dari peralatan FPU.
Salam
Fikri
(BAGIAN IX)
ary laksmanawidjaja to satriya, Gentur, Budi, Budi, me, Bid
show details 3:30 PM (6 hours ago) Reply
fromary laksmanawidjaja
to satriya hari ,
ccGentur NCB ,
Budi Santoso ,
Budi Santoso UNMIS ,
reinhard hutagaol ,
Bid Misi Damai NCB Interpol Indonesia ,
dateJan 18, 2008 3:30 PM
subjectPersiapan FPU Indonesia.
Yth. Kabid Misi Damai,
Sesuai arahan tadi pagi, bersama ini beberapa hal yang bisa saya sampaikan:
FPU yang sudah ada saat ini di Darfur adalah FPU dari Bangladesh; sedangkan FPU Nepal masih dalam perjalanan.
Tugas Utama FPU adalah mengamankan IDP camp/pengungi dari serangan/gangguan pihak milisi maupun kesewenangan pemerintah local.
Kemampuan FPU yang diperlukan:
1. Patroli
2. Kawal, karena digunakan untuk mengawal bantuan kemanusiaan di wilayah IDP camp, sedangkan pengawalan bantuan kemanusiaan dari satu wilayah ke wilayah lain dilaksanakan oleh TCC/UN Troop.
3. Penjagaan, menjaga fasilitas UN maupun markas.
4. PHH/dalmas, menghadapi kemungkin demo yang dilakukan oleh pengungsi maupun pihak lain.
5. Kemampuan penunjang: unit Intelijen dan sat paminal (provost).
6. FPU memiliki kewenangan hukum terbatas (limited executive power), dan ”use of fire” hanya dilakukan dalam konteks DEFENSE/mempertahankan diri atau melindung pihak yang harus dilindungi (pengungsi, UN staff, International staff dll). FPU tidak melakukan razia/check point/menggeledah senjata di IND camp dll, hal ini akan dilaksanakan oleh pihak penguasa setempat, FPU hanya mengawasi bahwa hak2 pengungsi tidak dilanggar.
Pengecualian, bilamana ada tindak kejahatan/kriminal atau pelanggaran hukum yang tertangkap tangan maka FPU bisa melakukan tindak pertama (menangkap, menahan sementara) kemudian diserahkan serta penanganan lanjut/sidik dilaksanakan oleh polisi lokal Sudan (GoS police).
7. FPU perlu membawa police line, tidak ada standard UN tetapi warna menggunakan standard International yaitu warna kuning.
Saran : bisa dibuat dengan tulisan : “FPU Indonesia – Police line – do not enter beyond this line “, lambing UN dan Tribrata.
Tidak menutup kemungkinan FPU akan melaksanakan Joint patrol bersama unsur militer, tetapi semua prosedur nantinya akan diatur dan ditentukan oleh ”FPU Coordinator”.
Kemungkinan bahaya di wilayah penugasan sangat beragam, mulai dari ancaman alam seperti dingin, angin, ular, binatang berbisa lainnya di gurun pasir, sebaran ranjau di beberapa daerah, hingga kemungkinan serangan dari kelompok bersenjata. Ini sudah terjadi dengan konvoy bantuan kemanusiaan dikawal oleh tentara Senegal, diserang oleh tentara Sudan (SAF) dengan alasan salah sasaran. Kemudian beberapa waktu sebelumnya. AMIS compound diserang oleh milisi sehingga 10 orang tewas, 20 orang luak berat dan sekitar 50 orang hilang (kemungkinan tersesat di gurun, saat melarikan diri dengan kelengkapan minim).
FPU Indonesia tidak perlu dilengkapi dengan unit khusus Jihandak (EOD) karena bukan bagian dari tugas FPU, tetapi perlu adanya personel2 yang memiliki kemampuan tersebut.
Selain kemampuan dasar, maka personel FPU perlu dibekali berbagai kemampuan pendukung seperti First Aid Kit/Keslap, Ranjau/bom, Penggalangan, dll.
Sebagai Info, bahwa kehadiran FPU Bangladesh tidak diterima oleh kelompok pengungsi disana, kami kurang tahu pasti apa alasannya. Satu keuntungan bagi FPU Indonesia, bahwa nama Negara Indonesia sangat baik/bagus di mata masyarakat Sudan/Darfur, sehingga memudahkan kita untuk bertugas disana. Perlu adanya sarana kontak untuk pendekatan kepada para tokoh masyarakat/pimpinan IDP dll.
Sebagai bagian dari persyaratan FPU, sebelum tim PDV tiba sebaiknya seluruh personel sudah diberi pembekalan dari materi standard UN,yaitu : Standardized Generic Training Module (SGTM). Module sudah ada di AKP Gentur.
Sekian khabar dari Khartum,
Ary Laksmana Widjaya
(BAGIAN X)
Kabar gembira …. bagi rekan - rekan Polri dimanapun anda berada, segera akan dibuka pendaftaran dan test untuk FPU 2 di UNAMID dan Police Observer di UNMIS dan UNAMID, untuk pendaftaran ini Bag GASUS Desumdaman Mabes Polri telah mengirimkan TR tentang permintaan pengajuan nama - nama calon untuk diusulkan dari Satker masing - masing untuk diikut setakan dalam test…… untuk itu segera rekan - rekan menghubungi ROPERS masing - masing polda atau di satkernya masing - masing…… We’ll wait you in the Mission !!!
(BAGIAN XI)
Kabar penting Buat FPU’ers inilah alamat KBRI Khortum (tempat anda menemukan orang indonesia di Sudan setelah berbulan bulan bersama warga Sudan ha ha ha) dan website KBRI Khortum, Saya juga mohon untuk menyebarkan Web ini ke rekan - rekan FPU lainnya
www.indonesia.sd dan www.wp.indonesia.sd
Informasi dari Pak Arto (PTRI New York)
Untuk kawan-kawan FPU Polri UNAMID, selamat bertugas ke Darfur. Tantangannya berat, tapi saya yakin Polri siap menghadapinya. Kami di PTRI New York akan senantiasa memantau ‘welfare’ bapak-bapak disana.
Jangan lupa menghubungi rumah Indonesia di Khartoum dan personel-personelnya yang bisa membantu kebutuhan disana dan juga perlindungan kepada warga Indonesia. Beberapa info kontak penting adalah:
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassador H.E. Mr. Tajudien Noor B.M.
84, Street 60, Block 12 El Reeyadh, Khartoum, Sudan
(P.O.BOX 13374 KHARTOUM)
Phone (249-11) 225-106
Iman Havid, Counsellor Politik
Telp kantor (249-183) 233-579 (langsung)
Telp rumah (249-183) 248-067
HP (249)0915244427
Email ihavid@yahoo.com
Bambang Purwanto, Sekretaris III Protokol Konsuler
Telp kantor (249-183) 231637
Telp rumah (249-183) 255662
HP (249) 0918193492
(BAGIAN XII)
INFORMASI PENTING BUAT FPU’ers DARI POLICE OBSERVER UNAMID YG TELAH TIBA DI DARFUR
Ok, 140 pers yg dipimp AKBP Johni Asadoma yg renc akan digeser ke Nyala sekitar bulan mei 2008. Dimana tim advance dipimp Wadan FPU Kompol Reinhard akan mendahului utk menyiapkan basecamp.
Utk sementara AKBP Krishna Murti menjabat sbg Komandan Kontingen Garuda Bhayangkara II (GARBHA - II) seblm bang Johni datang. Bentuk format pelaporan bs tanya ke AKBP Ary Laksmana (Komandan Kontingen GARBHA - I).
Kemudian info dari gue..sementara kita bertiga di El Fasher…udara di gurun, siang panas tetapi malam juga dingin dan tentu juga berdebu jadi sebaiknya disamping bawa perlengkapan lainnya bawa juga lips gloss agar bibir tdk pecah2 dan hand body lotion utk kulit menahan panasnya matahari..serta banyak minum air dan siapkan vitamin2 utk menjaga stamina loe n pasukan..
Utk sementara itu bos, perkembangan lanjut gue kabari..sukses selalu…
Salam hormat.
Tjuk Winarko
( BAGIAN XIII )
Bagi FPU’ers yang ingin melihat kondisi darfur bisa melihat ke Blog milik Krishna Murti disini
Thanks
( BAGIAN XIV )
ALERT : PEMBANTAIAN PEACE KEPEERS…..!
Inilah beritanya dari UNAMID Buletin :
UNAMID condemns ambush of joint military/police patrol in north Darfur
El Fasher, N. Darfur, 9 July 2008 – The Joint AU/UN Mission in Darfur (UNAMID) joins the Secretary-General of the United Nations in condemning in the strongest terms the attack on its peacekeepers that took place on the evening of 8 July in North Darfur. “AU/UN peacekeepers are here to assist the people of Sudan and any attack on them is totally unacceptable,” said the UNAMID Joint Special Representative, Mr. Rodolphe Adada. “I would like to express my deepest condolences to the families of the peacekeepers who lost their lives,” he added.
The joint UNAMID military and police patrol team was ambushed by unknown armed men in Um Hakibah village (12 km west of Wadah, 100 km southeast of El Fasher) while on their way back to their camp in Shangil Tobaya from an investigation patrol. The perpetrators were onboard 40 vehicles mounted with heavy machine guns, anti-aircrafts and recoilless weapons.
During the attack, the team was engaged in a heavy and sustained fire, which lasted for about three hours, resulting in the loss of lives and severe injuries.
Seven peacekeepers were killed and twenty-two were wounded. The injured personnel are being evacuated to Khartoum for treatment. No peacekeepers are missing.
The Deputy Force Commander, Major General Karake Karenzi, has visited the troops and the scene of the incident to reassure them of UNAMID’s support and ascertain the circumstances behind the attack. The Deputy Joint Special Representative, Mr. Henry Anyidoho, also visited the wounded in UNAMID level II hospital in El Fasher before they were moved to Khartoum.














Mohon ijin komandan.. ijin menanyakan tentang sopir untuk penugasan nanti, apakah di ambil dari fungsi pendukung atau anggota ton taktis merangkap menjadi driver juga ? Kemudian soal mandat di sana nanti apakah jika pengunsi/ penduduk lokal di serang oleh pemberontak kita di ijnkan untuk mengafakan kontak fisik sedang mereka tiak menyerang kita ? terima kasih..
@ Eko : Untuk driver kendaraan peleton taktis dari anggota ton taktis itu sendiri, juga buat APC dan driver dari komandan 2x nya.
Untuk driver kendaraan fungsi pendukung seperti ambulan, alat berat, tangki air dari anggota fungsi pendukung.
Tapi kebijakan komandan kontingen nantinya : agar semua anggota bisa mengendarai semua kendaraan yang ada, agar tidak tergantung pada satu orang saja.
Untuk mandat FPU dalam mengatasi tindakan “kriminal” (kita sebut sebagai tindakan kriminal kalau perbuatan mereka bukan sebagai seorang kombatan)…… adalah seperti cara kepolisian lazimnya, artinya…. diberi peringatan terlebih dahulu, apabila membahayakan baru mandat “use of force” dilakukan (nanti akan dijelaskan secara rinci dalam latihan pra-ops tentang mandat yang diberikan)
Tapi perlu dicatat : FPU tidak diberi mandat untuk “penyidikan” apabila ada ditemukan kriminal, harus langsung diserahkan kepada polisi lokal, karena misi kita bukan “subtitusion mission”…
ok pak ……
met sore komandan! kalo fpu indo jd berngkat, mohon adakan pelatihan bersama biar kami tidak jenuh, dan untuk konsolidasi pasukan, biar kami bisa saling terima informasi
terima kasih Komandan atas jawabannya.. salam buat Komandan dari rekan rekan FPU ton III…BRIGADE..
terimakasih buat jerihpayah komandan untuk kami.syukran katsiran.
malam komandan..
mohon ijin Ndan. menurut komandan berapa peluang kita berangkat ?
Peluang :…. saya katakan 99 % mas eko…..!!!! semua sudah dibicarakan cuma tinggal kapan nya………
Ijin komendan, saya dapat info katanya tanggal 21 jan FPU akan melaksanakan latihan kembali . Apa betul ?
Trims.
Ijin bertanya Komandan..
apakah setelah melaksanakan penugasan nanti kami bisa memperoleh KPLB seperti halnya anggota DenSus ? apalagi ini misi Internasional.. sebelumnya terimakasih atas jawaban Komandan..
@ Nugie : Aku belum tau juga yaaa…. tapi info dari bro Syawai (res klp dua) mulai hari ini apel di pimpin oleh Dan kontingen, Akbp Johni Asadoma… kalau org di daerah ini hanya mengharap dari TR mabes mas …..
@ Eko : KPLB….? hahaha aku ngga mimpi deh…. tapi saya beritahu sesuatu, buat yang lain juga biar ngga kecewa…. kalau pengalaman penugasan ke LN berdasarkan apa yang saya alami … ternyata berguna buat pengalaman pribadi kita saja…. paling tidak ada yang bisa kita ceritakan buat anak cucu kita nanti.. hahaha…. President Kennedy kan bilang : ” Jangan tanyakan apa yang telah negara perbuat untuk kamu, tapi tanyakan apa yang telah kamu buat buat negara ” ….
info terbaru ndan, tanggal 23 jan - 23 feb 08 mau ada latihan pra ops kembali di kelapa dua sebelum PDV. trims.
@nugnug : 86 mas… let’s rock and rool
mas…tolong beri masukan ke bang johni, ke bag pers brimob…ttg calon pasukan yg motivenya minim…jgn sampai jd masalah di daerah ops yg justru menjadi beban para komandannya…sbgmn hsl rapat..
kelihatannya pertengahan maret berangkat mas…..hsl rapat
@ Sindhu : Terima kasih mas sudah mampir, usulannya sudah disampaikan DANKON…. trims juga atas infonya…. rencananya saya akan selalu mengupdate blog ini agar menjadi catatan juga buat saya…. syukur syukur bermanfaat bagi MABES untuk mengetahui giat FPU di daerah missi …
good morning…afternoon…night…etc! utk draft nama yg brangkat udh diumumkan td pagi senin 3 maret 2008, tp msh berupa draft sih DAN… lumayan jg sih yg tereliminasi, herannya yang masuk susulan bisa mengalahkan yg pertama merasakan kehidupan puanasnya hotel ala brimob ( hanggar ). yang jd pertanyaan sudahkah sebegitu fairnya nggak proses pemilihan personil yang mo dikirimkan? 7 prioritas katanya……. tp penampilan atau kemampuan intelektual yg di inginkan? terus terang draft yang dibacakan td sedikit banyaknya membuat pro dan kontra. pemimpin yang baik harus mengerti dan mengenali betul siapa anak buahnya dan bagaimana track recordnya….trima kasih
@ DEN BAGUS NGABEI : Saya sendiri turut bersedih mas….. tapi memang ada beberapa kriteria yang harus di ikuti yang ditetapkan oleh komandan kontingen….. dan itu diputuskan oleh rapat yang penuh ketegangan, yang dihadiri oleh para danton dan danki serta staff personil dan admin dari support unit (saya sendiri tidak hadir pada saat itu), akhirnya diputuskan 140 nama tersebut…….. ok masih ada kesempatan untuk mengikuti FPU 2 brother…….dan memang prinsipnya setiap keputusan (karena memang mengangkut nasib seseorang) pasti menimbulkan pro dan kontra….. like and dis like…. ok mas trims yoo
weleh weleh ono-ono wae, lokok enek Fraksi Penyakit Umat opo iku,
well let go to the mission in darfur, but don’t forget that we are police, the Indonesian Police.
Police must have the brave to honest and do the right thing.
Don’t be the corrupt police, the lazy Police, the bad Police, the end mission Police.
Go there and be safe, so can go home in life.
selamat siang komandan..mohon ijin..saya ingin bertanya yg mungkin komandan lupa menyampaikan ke pasukan ttg cara termudah untuk bisa kontak dgn keluarga. apakah bs pakai hp ? klu bisa jenisnya apakah GSM atau CDMA ? Kemudian apakah di Nyala besok dinas ( Mabes Polri ) menyediakan sarana internet gratis yg bs anggota gunakan untuk browsing,e-mail dsb ? terima kasih. brigade..
@ eko : perasaan sih udah pernah saya sampaikan…. ok saya sampaikan kembali… Untuk kontak keluarga pengalaman saya menggunakan kartu simpati masih bisa hidup sampai di Darfur walaupun hanya bisa SMS, untuk isi ulangnya memang caranya agak ribet… karena harus meminta orang di Indonesia untuk me refill pulsa menggunakan elektrik… bisa juga menggunakan kartu sim gsm lokal, bisa isi ulang dan bisa telepon walau agak mahal…. makanya disarankan membawa HP gsm 2 buah ( 1 untuk kartu gsm simpati…. gw ngga tau yg lain apa bisa ya ? dan 1 lagi untuk telp menggunakan kartu gsm lokal)… Untuk internet, mohon maaf sudah diajukan tetapi tidak turun dari div telematika, solusi ??? mengunakan provider internet lokal menggunakan Vsat (kalau dukungan komando turun looo karena biayanya sekitar $ 400 / month) nanti bandwithnya dibagi melalui lan ke anggota, atau ada cara lain…. sediakan HP CDMA yang mempunyai modem, kita bisa menggunakan provider lokal (semacam flexi atau friend) namanya SUDANESE yang menyediakan acces internet CDMA 3G…. kita tinggal membeli kartunya dan isi ulang….. mudah bukan ?
Untuk kawan-kawan FPU Polri UNAMID, selamat bertugas ke Darfur. Tantangannya berat, tapi saya yakin Polri siap menghadapinya. Kami di PTRI New York akan senantiasa memantau ‘welfare’ bapak-bapak disana.
Jangan lupa menghubungi rumah Indonesia di Khartoum dan personel-personelnya yang bisa membantu kebutuhan disana dan juga perlindungan kepada warga Indonesia. Beberapa info kontak penting adalah:
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassador H.E. Mr. Tajudien Noor B.M.
84, Street 60, Block 12 El Reeyadh, Khartoum, Sudan
(P.O.BOX 13374 KHARTOUM)
Phone (249-11) 225-106
Iman Havid, Counsellor Politik
Telp kantor (249-183) 233-579 (langsung)
Telp rumah (249-183) 248-067
HP (249)0915244427
Email ihavid@yahoo.com
Bambang Purwanto, Sekretaris III Protokol Konsuler
Telp kantor (249-183) 231637
Telp rumah (249-183) 255662
HP (249) 0918193492
Semoga membantu. Selamat bertugas!
@ Arto Suryodipuro : Trims mas atas informasinya. *bagi rekan - rekan FPU sekalian… inilah alamat cuti anda hehehe*
slamat sore komandan, 140 personil yang akan berangkat misi nama2 nya udah di umumkan, ada sekitar 10 personil brimob tim lama( hanggar 1 ) yang tidak lolos, padahal udah 2,3 tahun menunggu.., selama 2 tahun itu mereka tidak dapat job apa2 karena terlibat FPU, ada juga yang menunda menikah…, apakah selama 2 th lebih berlatih itu tidak menjadi pertimbangan pimpinan, sementara personil yg baru masuk 4 bulan tiba2 lolos, bagaimana perasaan mereka!!!!!!!!! untuk rekan2 haggar 1, semoga anda tabah dan tawakal dan Tuhan slalu memberikan yang terbaik untuk rekan2 …
@ronal : memang suatu keputuan yang menyangkut nasib seseorang kadang menyakitkan, seperti dalam koment saya terdahulu… patut diketahui keadilan adalah suatu hal yang relatif… dalam segala aspek…. saya sendiri dalam beberapa moment merasakan hal yang sama (dalam hal sekolah, jabatan dll)…. tapi kembali saya merefleksikan diri saya kedalam… memang mungkin saya belum pantas atau belum saatnya mendapatkan sesuatu yang diinginkan…. memang menghapus kekecewaan saya akui butuh waktu…. Ok brother ????
Selain dilihat dari aspek sosial (sebagai alamat cuti), KBRI Khartoum dan personelnya hendaknya juga dilihat dari aspek profesional, bahwa mereka adalah wakil resmi Pemerintah Indonesia di Sudan, termasuk mengenai perlindungan semua, rpt semua, warga Indonesia. Harap diingat bahwa Sekretariat PBB/DPKO/JSR/FC/PC tidak punya kewenangan langsung terhadap personel Indonesia dan mereka bergantung kepada PTRI New York untuk menegakkan komandonya, dan PTRI New York pada gilirannya juga bergantung pada segala informasi yang diberikan KBRI Khartoum. Silakan aspek sosial dilaksanakan, tapi agar aspek profesional dinomorsatukan.
Good luck.
@ Arto : YAH IYA LAAAAH MAS ARTO…. KITA PASTI TAU DIRI LAAH …. (NGGA AKAN MEREPOTKAN KBRI KHORTUM), KITA - KITA KAN SUDAH BERTARUH NYAWA DI DARFUR, KAN KANGEN JUGA BISA BERTEMU ORANG INDONESIA DI PERANTAUAN…. DAN KITA SEMUA FPU INDONESIA SUDAH DAPAT GAJI DARI UN, JADI DITANGGUNG TIDAK AKAN MEREPOTKAN APALAGI SAMPAI MENGGANGGU ‘KEPROFESIONALISMEAN’ KBRI, OK ?
Silakan saja dimainkan bagaimana baiknya, Pak Reinhard, baik di Darfur maupun di Khartoum. Kami semua ingin personel yang menjalankan tugas di bawah bendera PBB (dan bendera Indonesia!) akan kembali dengan selamat. Apalagi situasi keamanan semakin memburuk karena kemandekan proses politik. Kewajiban KBRI Khartoum untuk membantu dalam hal ini. Tapi kalau soal merepotkan orang-orang kita di Khartoum (aspek sosial), sudah pasti tidak akan merepotkan. Justru kami jamin akan disambut baik, dan interaksi seperti itu yang perlu didorong-kembangkan.
Kalau ada yang dapat kami bantu dari sini atau perlu mendapat perhatian dari kantor kami, silakan kapan saja langsung ke email kami.
Good luck. Stay well.
@ Arto Suryodipuro : Siap mas Arto, kami siap membawa harum bangsa Indonesia dimana kami ditugaskan…. bersama - sama dengan seluruh warga Indonesia di Sudan melalui KBRI Khortum…..
ada surat telegeram anyar pa”e, isinya 10 orang tim edpan (edvance) akan berangkat 10 mei, mudah 2han pa”e sudah terima…..
@ Bondan : sudah pa’e, kan kita sama - sama berangkat hahahaha……..
boss besar juragan kayu illegal logging dan karet sarolangun jambi dengan nama ayong masih bebas berkeliaran… sudah berkali2 masyarakat sarolangun melaporkan tapi angin lalu saja…ada apa ini… bagaimana menindaklanjutinya ?
@ bapak keadilan untuk rakyat kecil: siapa bilang tidak ditindak ? coba lihat sekarang di Sarolangun…. semua kegiatan Ilegal Logging sudah tutup semua……..
assalamu’alaikum
kira2 kpn ya kami halayak umum bisa tau nama2 sapa aja yg trmasuk dlm aggt FPU yg segra dibrangkatkan???? kalou bisa si secepatnya diumumkan. kami kan jg pnasaran siapa aja sich yg atas namanya kita bisa bangga dengan polri setelah namanya agak usang
@ simpatisan : sudah di umumkan 140 anggota FPU mas…. kami siap berangkat keseluruhan tanggal 25 mei….. saya sendiri sebagai Wakil Komandan Kontingen…..
oh ya??? trus kalo aku mu tau nama2 nya aku musti cari tau dimana?? situs web??? atau kirimin via imel bisa ga pak? makasih niy sbelumnya…
Sukses selalu bang tjuk dan bang renhart ……amin oleh - oleh dri sudan boleh donk … ?
@ Bertus : terima kasih salam buat keluarga……
ngomong2 soal gaji dari UN, saya sebagai org umum boleh tau kan brp kira2 yg akan didapat masing2 pasukan FPU Indonesia ? apakah gaji tsb dilihat berdasarkan pangkat dan jabatan ? apakah selama 1 thn penuh gaji tsb didapat dr UN or sebagian digaji juga dari Mabes ? maaf bang pertanyaannya agak sensitif, krn ini merupakan bagian dari tulisan saya ttg POLRI / Pasukan FPU Indonesia yg sdg saya kerjakan…thanx before…
@gitta : kalau untuk police observer (perorangan) 116 usd/day… untuk FPU = 35 usd/day… jauh banget kan perorangan dengan pasukan ? kesimpulannnya : cucian deh gue …….. he he he
wah…yg sdg siap2 mau brkgt tugas, sdh dekat ya tgl keberangkatannya….sukses ya utk pasukan fpu, semoga semua pulang dlm kondisi yg sehat dan selamat…btw, ga ada pengunduran jadwal keberangkatan lg kan…?
KECIAN DEH TERUS BISA TIAP BERAPA BULAN PULANG KE INDO BG??
mohon ijin bg, infonya besok pagi abg udah mau berangkat dan yang lain tim advance menyusul minggu depan. Sedangkan pasukan besar masih bulan depan. Mohon ijin konfirmasi info apa benar?
hello Sir…we are waiting U in Darfur..be success n best regard to U…
helo;
g’mana nih saya sudah muter-muter compound.. nggak ketemu juga.. he..he.. pastinya udah makan siang ya Bang!
Lapoorr… kapan pulang Bang ? Udah saya siapin kamar di Lembang….
Slamat bertugas
@siHarri : terima kasih mas….. Salam dari africa….