Category Archives: Blogger

Penipuan Internet korban WNI dan WNA

Semenjak saya bertugas di interpol pada bagian yang membidangi Cybercrime, barulah saya tahu bahwa banyak juga para pelaku penipuan internet yang diduga berasal dari indonesia, di meja saya setiap hari ada saja laporan Interpol negara lain yang melaporkan ada warganegaranya menjadi korban penipuan melalui internet, semua ceritanya hampir sama: “warga negara mereka membeli barang dari suatu website, berkomunikasi dengan pemilik website tersebut dan mereka mentransfer sejumlah uang dengan dijanjikan barang akan dikirim segera, pada kenyataan barang tidak pernah sampai ke alamat mereka”. Namun disisi lain  ada banyak pula warganegara Indonesia yang menjadi Korban penipuan dengan pelaku di luar negeri  dan melaporkan perkaranya  interpol , berikut ini beberapa ceritanya:

Berikut ini sedikit profile dari pelaku Indonesia, dengan Korban Orang diluar Indonesia:

alibaba

alibaba.com

Sarana penipuan yang lazim para pelaku ini lakukan adalah melalui situs jual beli alibaba.com dan yahoo auction.  Modus nya mereka menawarkan sejumlah barang yang memang laku di pasaran seperti sepeda, alat – alat komputer, kacamata dan lain – lain melalui perusahaan fiktif, dan perusahaan fiktif ini menawarkan barangnya dengan harga yang miring, seharga ratusan dolar, namun ada juga korban dari luar negeri yang membeli sepeda motor seharga 4000 dolar bahkan tertipu membeli mobil seharga 8000 dolar.  Mereka selalu menggunakan Costumer Service yang bersedia berkomunikasi lewat email, messenger dan telepon, dan meminta down paymen dahulu, kemudian akan mengirimkan barang melalui jasa pengiriman tertentu, tetap tidak terkirim…  alasan mereka tertahan bea cukai dan minta biaya tambahan, sampai akhirnya korban sadar telah tertipu.  Alamat paling banyak dari kelompok ini adalah alamat Jakarta, Medan, Jogja, batam dan Surabaya. Mereka menggunakan akun  bank lokal tentunya dengan menggunakan identitas palsu. Korbannya banyak dari negara maju,  mayoritas berasal dari Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Australia sedangkan sisanya dari banyak negara eropa.  Ada banyak kesulitan dari para korban ini mereka menganggap Indonesia sudah memakai single identity padahal begitu mudahnya kita membuat KTP Palsu (ketika meminta kita untuk mengecek pemilik akun yang dikirimnya)

Profile Penipu dari Luar negeri dengan korban warganegara Indonesia:

Untuk korban yang berasal dari indonesia berbeda dengan diatas, pada umumnya korban WNI lebih banyak ditipu karena mereka dijanjikan sesuatu uang atau barang sehingga mereka mempunyai harapan besar, disaat itulah mereka tertipu, pelakunya diduga keras adalah jaringan penipu dari Afrika, Modusnya adalah seseorang diantara mereka menghubungi email pribadi kita (yang jelas mereka banyak stock email pribadi) mengaku akan mengirimkan uang dengan jumlah yang sangat besar yang berasal dari warisan, hasil pampasan perang dan lain – lain, dan uang itu akan ditaruh dalam sebuah peti, dan sebelum mereka mendapat uang itu mereka harus mengirimkan uang terlebih dahulu. Banyak sekali sih varian penipuannya, termasuk dari sebuah perusahaan yang menawarkan bisa bekerja, kemudian mereka minta sejumlah uang, karena harapan yang besar orang itu mengirimkan uang dan sampai sadar mereka tertipu, korbannya banyak justru orang yang berpendidikan.

Kalau melihat 2 hal tersebut diatas terlihat jelas perbedaannya kan ?  Untuk korban WNA dengan pelaku WNI mereka lebih rasional dan menginginkan sesuatu barang dengan harga yang miring, sedangkan korban WNI dengan pelaku WNA  lebih banyak kepada hal yang irasional dan memberi harapan akan mendapat rejeki nomplok.

Nasihat saya pasti ini : When it is too good to be true, then it is not true ….

1 Komentar

Filed under Blogger, hukum, Komputer, Kriminal, police, Polisi, polri

Posting blog from my BlackBerry

Sekarang ada hal menarik dari WordPress, setelah mengunduh WordPress blog for Blackberry melalui application world pada Blackberry handset saya, memang saya akui sudah terlambat juga tau fasilitas ini, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan ? :)

Yang menariknya dengan fasilitas ini saya bisa ngeblog secara mobiling everywhere and anywhere, juga langsung upload foto yang ‘on the spot’ diambil dari handset bb saya.
Mudah mudahan dengan fasilitas ini makin sering posting artikel terbaru … Thanks yaaa , selamat menikmati .. :)

this photoes taking from my bb

this photoes taking from my bb

Posted with WordPress for BlackBerry.

3 Komentar

Filed under Blogger, Komputer, police, Polisi, Publik

Gerakan Radikal dalam Lintasan Sejarah Indonesia

Radikalisme dalam Islam telah mengakar lama di dalam masyarakat Indonesia, bahkan pada masa kemerdekaan. Pada masa itu kaum radikal kerap bersilangan pendapat dengan golongan lain untuk memperjuangkan kemerdekaan dan bahkan berbeda visi dengan kaum nasionalis.  Berikut ini sekilas mengenai gerakan Radikal di Indonesia yang berhasil saya himpun:

SM kartosuwirjo

SM kartosuwirjo

1. Darul Islam/Tentara Islam Indonesia di Jawa Barat
- Pendiri Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo
- Tujuan menegakkan syariat islam secara formal dan mendirikan Negara Islam Indonesia (NII).
- Pemicunya adalah ketika pemerintah Indonesia menyetujui perjanjian Renville. Konsekuensi yang timbul dari perjanjian Renville yaitu pemerintah RI dan pasukan Divisi Siliwangi harus meninggalkan wailayah Jawa Barat. Namun Kartosuwiryo bersama kelompok Hizbullah, Sabilillah dan Masyumi lebih memilih untuk bertahan di Jawa Barat. Mereka berupaya melakuan perlawanan terhadap pemerintah Belanda. Perjuangan ini yang menjadi cikal bakal lahirnya Tentara Islam Indonesia (TII)
- Ketika Perjanjian Renville berakhir pada bulan Januari 1948, pasukan Divisi Siliwangi kembali ke Jawa Barat. Namun keberadaan pasukan ini dikecam oleh Kartosuwiryo cs. Akibatnya timbul koflik antara pasukan Siliwangi dengan kubu Kartosuwiryo.

Kahar Muzakar

Kahar Muzakar

2. Darul Islam/Tentara Islam Indonesia di Sulawesi Selatan
- Tokoh utama Abdul Kahar Muzakar
- Menerima tawaran Kartosuwiryo untuk menjabat Panglima Divisi IV TII wilayah Sulawesi yang kemudian diberi nama Divisi Hasanuddin
- Tercatat telah melakukan aksi penyerangan terhadap TNI, perusakan, penculikan terhadap dokter dan para pendeta Kristen.
- Pada 2 Februari 1965 , Kahar Muzakar tewas tertembak dalam Operasi Tumpas dan Operasi Kilat yang dilancarkan oleh TNI.

Daud beureuh

Daud beureuh

3. Darul Islam/Tentara Islam Indonesia di Aceh
- Daud Beureueh menjadi tokoh utama.
- Berhasil menguasai hampir sebagian besar wilayah Aceh, hanya kota-kota besar seperti Banda Aceh (Kutaraja), Sigli, Langsa di utara dan Meulaboh di daerah selatan yang tetap dalam penguasaan RI.
- Dilatarbelakangi oleh perasaan kecewa Daud Beureueh terhadap pemerintahan Soekarno. Kekecewaan itu bermula ketika Soekarno tidak menepati janjinya untuk menerapkan syariat islam di wilayah Aceh setelah perang kemerdekaan usai.
- Pemberontakan di Aceh dapat selesai setelah pada tanggal 26 Mei 1959 Aceh diberikan status Daerah Istimewa dan otonomi luas terutama dibidang agama, adat dan pendidikan.
- Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No.5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan Daerah untuk mengganti Undang-Undang No.18 Tahun 1965. Kebijakan inilah yang membuat rakyat Aceh kembali kecewa.

Hasan Tiro

Hasan Tiro

4. Gerakan Aceh Merdeka (GAM)
- Teuku Muhammad Di Tiro atau Hasan Tiro bersama pengikutnya mendeklarasikan kemerdekaan GAM.
- Pembentukan GAM bertujuan untuk memisahkan diri dari RI dan membentuk pemerintahan sendiri dan memperbaiki seluruh aspek kehidupan baik sosial, politik dan ekonomi.
- Konfik yang tidak selesai menjadi alas n dibentuknya Daerah Operasi Militer (DOM). Berakhir Agustus 1998.
- Selama berlangsung proses perdamaian antara GAM dengan pemerintah RI, berbagai aksi serangan teror terus dilancarkan oleh GAM yang sasarannya tidak hanya meliputi wilayah Aceh dan sekitarnya tetapi juga sampai Jakarta.
- Perundingan keempat pada tanggal 26-31 Mei 2005 pada akhirnya membuahkan kesepakatan damai. Naskah perjanjian perdamaian di beri judul “Memorandum of Understanding between The Government of Indonesia and Free Aceh Movement”.

Abdullah Sungkar

Abdullah Sungkar

5. Al-Jama’ah Al-Islamiyah
- Kematian para tokoh DI/TII menimbulkan perpecahan di antara anggota yang disebabkan perselisihan antara jama’ah Fillah yang dipimpin Djaja Sujadi dan jama’ah Sabilillah yang dipimpin Adah Djaelani Tirtapradja. Keduanya sama-sama Anggota Komandan Tertinggi (AKT) TII yang lansung di lantik Kartosuwiryo.
- Akibat dari perselisihan dan perebutan kekuasaan tersebut akhirnya Djaja Sujadi dibunuh oleh Adah Djaelani Tirtapradja.
- Tertangkapnya Adah Djaelani Tirtapradja tahun 1980 memicu perpecahan di tubuh jama’ah Sabilillah dan DI/TII kembali terurai dalam kelompok-kelompok kecil yang saling bersaing dan tidak saling mengakui keberadaan kelompok lain.
- Salah satu kelompok yang cukup kuat dan berpengaruh di Jawa Tengah adalah Kelompok Abdullah Sungkar yang dikelola besama Abu Bakar Ba’asyir.
- Abdullah Sungkar mendirikan pondok pesantren di Desa Ngruki Kabupaten Sukoharjo dan diberi nama Al-Mukmin. Berbagai kegiatan dan ajaran agama dijalankan untuk memperluas ajaran dan pengaruh NII.
- Karena muatan dakwah yang dibawakan keduanya bertentangan dengan pemerintah RI maka pada tahun 1983 keduanya ditangkap dan dipidana penjara atas perbuatan subversif dengan vonis sembilan tahun. Pada tanggal 11 Februari 1985 keduanya melarikan diri ke Malaysia saat perkara mereka masih dalam proses kasasi.
- Di Malaysia mereka mendirikan madrasah yang bernama Lukmanul Hakim yang dijadikan tempat melakukan persiapan dan memberangkatkan para pemuda dari Indonesia, Malaysia dan Singapura untuk melakukan latihan perang dan jihad di Afghanistan. Para pemuda tersebut dilatih di Military Academy Mujahidin Afghanistan di Sadaa, Pakistan.
- Pada tahun 1993, Abdullah Sungkar menyatakan diri keluar dari NII dan mendeklarasikan pendirian Al-Jama’ah Al Islamiyah (JI).

8 Komentar

Filed under Blogger, hukum, Publik, teroris

Lone Wolf

Lone Wolf

Lone Wolf

Lone Wolf (serigala tunggal) adalah istilah suatu kejahatan kekerasan (terorisme) dengan memberi dukungan terhadap suatu ideologi, gerakan dan kelompok tertentu,  namun pelakunya adalah pejuang tunggal yang sama sekali terlepas dari organisasi atau struktur kelompok tersebut, bisa dikatakan pejuang tunggal ini hanya merupakan simpatisan individual yang melakukan aksinya sendiri atas inisiatif sendiri tanpa komando kelompok tersebut.  Ternyata kejahatan model begini sudah banyak terjadi di dunia, bahkan di indonesia. Perbuatan lone wolf ini banyak menimbulkan kengerian dan korban jiwa yang sangat banyak. Saya mencari data tentang sejarah, latar belakang  dan pelaku kejahatan yang “lone wolfer” di seluruh dunia,  dan inilah hasilnya :

Kenapa disebut Lone Wolf ?
Istilah ini dipopulerkan oleh FBI yang pada tahun 90′an membuat suatu operasi “Lone Wolf” untuk menangkap Alex Curtis dan Tom Metzger pelopor “white supremacists” atau supermasi kulit putih, bagi Alex Curtis dan Tom Metgzer mereka melakukan kampanye kepada sesama kaum rasis di Amerika untuk tergerak melakukan tindakannya sendiri – sendiri tanpa komando untuk melakukan pembunuhan, penggunaan senjata biologis untuk menghancurkan ras lain, hal ini untuk mencegah penangkapan terhadap anggota lain yang mudah dilakukan kalau itu berupa kelompok (tentunya tercatat). Alex Curtis mempopulerkan 5 kata apabila seorang lone wolfers tertangkap yaitu : “I have nothing to say”. Tom Megzer juga mengembangkan perjuangan yang berdiri sendiri, tanpa pemimpin dengan sel individu yang tidak ada hubungannya dengan sebuah organisasi.

Pada kenyataannya memang perjuangan dengan “Lone Wolf” sulit sekali di deteksi, karena pelaku adalah tunggal dan tidak pernah punya kontak pribadi dengan kelompok yang lebih besar sehingga sulit melakukan kegiatan intelejen terhadap pelaku teroris tunggal dibanding kelompok teroris konvensional.

Para Lone Wolfer

timothy mcveigh

timothy mcveigh

1. Timothy McVeigh, pelaku pemboman Kota Oklahoma menggunakan bom truk,

akibat perbuatan "lone wolfer" timothy mcveigh

yang menewaskan 168 orang dan ratusan orang lainnya terluka. ia sering disebut sebagai contoh klasik dari “Lone Wolfer”. Meskipun ada tersangka lain bernama Terry Nichols dihukum karena bersekongkol dengan dia, ia bekerja sama karena dibawah tekanan. McVeigh mengancam Nichols akan membunuh dirinya atau keluarganya jika ia tidak bekerja sama dalam membantunya mencampur pupuk dan bahan lainnya untuk dibuat bom. McVeigh dinyatakan bersalah dan dihukum mati pada tanggal 19 April 1995.

Theodore Kaczynski

Theodore Kaczynski

2. Theodore Kaczynski , yang dikenal sebagai “Unabomber “. Ia antara tahun 1978 hingga 1995 terlibat dalam pengiriman “paket bom” ke banyak orang, menewaskan tiga orang dan melukai 23 lainnya. Ia adalah seorang anti kemapanan yang mengancam untuk melanjutkan pemboman kecuali manifesto anti-industrinya diterbitkan oleh New York Times disetujui oleh pemerintah AS. Ia membuat bomnya pada sebuah gubuk ditengah hutan yang tanpa dialiri listrik yang sesuai dengan “anti kemapanannya”, sebenarnya Kaczynski adalah seorang Jenius lulusan Universitas Havard, ia divonis seumur hidup oleh pengadilan AS.

Ahmad bin Abu Ali

3. Ahmad bin Abu Ali, seorang tunawisma pelaku bom sepeda yang nyaris menewaskan 2 anggota polantas di pos Kalimalang Jakarta.

Sepeda yang digunakan Ahmad Bin Abu Ali

Sepeda yang digunakan Ahmad Bin Abu Ali

Ahmad bersimpati terhadap perjuangan islam di seluruh dunia dari media yang dilihat dan dibacanya, ia membuat bom sederhana dari bahan dasar petasan dan paku yang ditaruh di sepedanya, ia berniat membawa bom dan ditaruh pada sepedanya dan akan meledakkannya dekat anggota polisi yang bertugas. Namun sayangnya ledakan itu kurang tepat sehingga mengenai dirinya sendiri, ledakan itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pada tanggal 30 Sept 2009 dan terjadi di belakang AKP Heri yang sedang mengatur lalu lintas.

Surat Jihad Ahmad

Surat Jihad Ahmad

Dia menerita luka parah dan patah tulang dan meninggal beberapa jam kemudian, dari hasil penyelidikan polisi ia tidak terkait dengan kelompok teroris manapun, ia adalah seorang “lone Wolfer” ….. :)

Setelah menyimaki para pelaku terorisme yang “Lone wolf” diatas tentunya ada satu pemikiran, betapa berbahaya nya mereka… mereka adalah seorang pribadi yang tidak bisa dilacak, tenggelam dalam obsesi pribadinya dan penuh dendam…. bagaimana cara mengatasinya ? mmmmhhh banyak – banyak berdoa saja,  semoga tidak banyak orang seperti model begini….

4 Komentar

Filed under Blogger, hukum, Polisi, polri, teroris

Pindah Tugas

Wah, tidak terasa sudah 7 tahun saya menetap di Jambi ternyata sudah lama juga yaa.. itu setelah saya melihat ST (Surat Telegram) yang mengatakan saya pindah ke Mabes Polri ke Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) kalau dulunya disebut NCB Interpol. Alamat Blog ini pun http://reinhardjambi.wordpress.com dibuat pada saat saya bertugas di Jambi, jadi walaupun sudah pindah ke Jakarta agak susah juga merubah alamat blog ini lagi :)

Carlo, Alessandro, Me and Matteo

Yang susah juga adalah urusan anak – anak, karena tanggung sekali bulannya… terpaksa yang paling besar Alessandro tetap tinggal di Jambi karena sudah kelas 6 SD dan menunggu UAN, sedangkan dua adiknya Carlo dan Matteo ikut pindah. Yah tapi saya menyadari hal itu adalah biasa sekali dalam kedinasan karena mutasi jabatan akan terjadi kapan saja dan kita harus selalu siap, yang membuat lega tempat tinggal kami sudah tersedia dan tidak jauh dari kantor, walaupun masih menumpang orang tua hehehe …

“Mutasi adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri, guna menempatkan anggotanya sesuai dengan kemampuannya” adalah kata yang paling sering diucapkan dalam menanggapi setiap mutasi, mmmh mudah – mudahan saya bisa bekerja sesuai amanah ini dan yang jelas saya harus cepat bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, mohon doa restunya ….

10 Komentar

Filed under Blogger, keluarga

Cerita Seru Seputar Ilmu Forensik (3) : Penculikan Lindbergh

Siapa yang tidak kenal Charles Lindbergh ? dia adalah pilot pesawat Amerika Serikat yang terkenal karena ia pilot pertama yang terbang solo (sendiri) dan tanpa henti menyeberangi Samudera Atlantik. Ia terbang dari Roosevelt Airfield (Nassau County, Long Island), New York, AS ke Paris, Prancis pada 20 Mei-21 Mei 1927 selama 33,5 jam dalam pesawat mesin tunggalnya The Spirit of St. Louis.

Namun cerita ini bukan mengenai kejadian Lindbergh melainkan mengenai putranya yang masih bayi Lindhbergh Junior yang diculik dari rumahnya di New Jersey pada 1 Maret 1932, penculik bayi ini hanya meninggalkan sedikit jejak di TKP. Pencarian Barang bukti di sekitar TKP hanya menemukan sebuah tangga kayu yang digunakan untuk mencapai kamar anak, sebuah pahat untuk membuka jendela, jejak sepatu yang berlumpur, dan secarik kertas permintaan tebusan.

Lindhberg Junior

Lindhberg Junior

Lindbergh memilih untuk mengikuti kemauan penculik dengan menyerahkan uang sebanyak usd 50.000 kepada seseorang laki laki yang beraksen Jerman yang menjanjikan anaknya dalam keadaan selamat dan sekarang berada dalam sebuah kapal yang tertambat di tepi pantai.

Tidak ada jejak dari anak tersebut sampai dua bulan kemudian ditemukan tidak bernyawa di sebuah hutan hanya terletak 3 km dari rumahnya. Hasil Otopsi mengatakan anak tersebut tewas karena pukulan keras di kepala, kemungkinan besar pada saat penculikan. Polisi kemudian memanggil seorang ahli kehutanan bernama Arthur Koehler untuk menemukan jenis kayu yang digunakan sebagai tangga yang ditemukan di TKP, Koehler menemukan bawa ada 4 jenis kayu yang digunakan sebagai bahan untuk membuat tangga: Kayu Cemara jenis North Carolina, Kayu cemara jenis Douglas, Kayu pohon Ponderosa dan Birch. Ada banyak tanda pada kayu tersebut yang merupakan ciri khusus pabrik pemotongan kayu, yang sepertinya kayu tersebut khusus dibuat dan di press untuk membuat tangga. Polisi kemudian mengirimkan surat kepada 1500 pabrik pengolahan kayu di seluruh Amerika untuk mencari jejak sumber kayu cemara North Carolina, dan akhirnya sebuah perusahaan kayu di South Carolina memberi jawaban bahwa mesin penyerut kayu miliknya mempunyai bekas penyerutan yang sangat mirip dengan apa yang terdapat pada tangga kayu tersebut.

Nota tebusan yang ditemukan di TKP

Nota tebusan yang ditemukan di TKP

Pabrik kayu tersebut ternyata telah mengirimkan 46 kali pengiriman dari 1/4 stok kayu cemara North Carolina nya ke daerah timur Amerika. Polisi kemudian mendatangi setiap alamat pengiriman yang memakan waktu selama 3 tahun sampai mereka menemukan sebuah perusahaan bernama “National Lumber and Milwork Company” di daerah Bronx, dan mereka mendapat sedikit keberuntungan dengan menemukan tempat penyimpanan kayu, kayu yang disimpan adalah berjenis cemara North Carolina, dan sangat persis dengan bahan tangga kayu yang ditemukan di TKP.

Sayangnya perusahaan menjual bahan kayu tersebut hanya “cash and carry” dan mereka tidak mempunyai data mengenai siapa yang pernah membeli kayu tersebut, sehingga penyelidikan tersebut terhenti disini untuk sementara waktu.

Kemudian hasil penyelidikan lain ditemukan seorang tersangka di daerah Bronx yang teridentifikasi dengan tulisan permintaan tebusan, tulisan ini terlacak berasal dari seorang kelahiran jerman bernama Bruno Richard Hauptmann, dan pada saat polisi menggeledah rumahnya mereka menemukan Usd 14.000 sisa uang tebusan.

Tangga kayu yg ditemukan di TKP

Tangga kayu yg ditemukan di TKP

Pada saat Pemeriksaan polisi Hauptmann bersikeras uang itu diperoleh dari seorang temannya di Jerman yang meninggal karena penyakit TBC, meskipun demikian Koehler berhasil menunjukkan bahwa alat serut yang ditemukan di garasi rumah Hauptmann digunakan untuk menghaluskan kayu yang digunakan pada tangga, demikian juga lantai kayu yang hilang pada loteng rumah Hauptmann digunakan untuk pegangan tangga kayu yang ditemukan pada TKP, terlihat juga ada kesamaan dari bekas gergajian dan lobang paku pada tangga dengan lantai kayu yang terdapat di loteng rumah. Berdasarkan analisa pola pada kayu pada pegangan tangga dan kayu pada lantai berasal dari satu kayu yang sama.

Bruno Hauptmann dalam persidangannya

Bruno Hauptmann dalam persidangannya

Dalam persidangan selanjutnya Hauptmann dinyatakan bersalah oleh Juri dan dijatuhi hukuman mati dengan kursi listrik pada bulan April 1936, Hauptmann sampai akhir tetap menyatakan dirinya tidak bersalah.

Walaupun ada keraguan dalam beberapa aspek pembuktian pada persidangan, banyak yang percaya bahwa bukti Forensik yang dilakukan oleh Koehler tidak bisa terbantahkan dalam persidangan. Hebat kan ? Ternyata dari sebuah bukti tangga kayu di TKP bisa menangkap seorang penculik dan pembunuh putra Lindberg.

4 Komentar

Filed under Blogger, hukum, Kriminal

Cerita Seru Seputar Ilmu Forensik (1) : Kasus Jack The Ripper, Sebuah Pembelajaran

*Halo.. pembaca blogku, bagi yang senang nonton tv kabel pasti banyak yang suka film seri televisi yang berbasis “Forensic Science” seperti CSI dan NCIS, kadang kita terkagum – kagum dengan ilmu forensik yang demikian canggih sehingga bisa mengungkap kejahatan, ditayangkan dalam film bagaimana dengan sejumput barang bukti dengan berbagai macam media dan bentuk dan dengan ilmu pengetahuan barang bukti itu bisa “berbicara”, namun tahukah bahwa ilmu forensik mengalami proses yang sangat panjang dalam penemuannya, dalam beberapa tulisan ke depan saya akan bercerita tentang kisah 2x seru ilmu forensik, selamat menikmati*

Pada tahun 1880 an di East London merupakan daerah yang menakutkan dan berbahaya, hal ini disebabkan kemiskinan yang menyebabkan banyak penduduk hidup dalam lingkungan sosial yang tidak sehat, pelaku kriminal dari berbagai jenis dari perampok, pencopet, pencuri dan pelacur berkeliaran di jalanan dan kekerasan sepertinya merupakan makanan sehari – hari.

Mayat Mary pada saat ditemukan di tempat tidur

Mayat Mary pada saat ditemukan di tempat tidur

Pada suatu pagi di November 1888 , tahun dimana juga pernah ditemukan 2 pembunuhan terhadap perempuan di area ini, seorang pemilik kontrakan datang menagih uang sewa ke kontrakannya yang dihuni oleh seorang pelacur bernama Mary Jane Kelly, ia mengetuk pintu dan tidak ada jawaban, lalu ia mengintip melalui jendela yang rusak dan terkejutlah ia melihat sesosok mayat yang terpotong dan lantai ruangan nya basah oleh darah. Pada saat polisi datang, mereka menemukan tubuh perempuan itu telah dirusak, kedua buah buah-dadanya telah terpotong, organ hati dari mayat itu terletak diantara kaki korban, dan satu tangan yang terpotong diletakkan di perut. Pada tempat perapian ditemukan abu pakaian korban yang sengaja dibakar.

Saksi mengatakan pernah melihat seorang laki – laki dengan kumis dan menggunakan topi bola, dua saksi lain mendengar teriakan dalam kamar sekira jam 4 pagi, dan saksi dari tetangga mendengar langkah kaki meninggalkan kamar Mary dua jam setelah jam 4 pagi.

Korban lain dari "Jack The Ripper"

Korban lain dari "Jack The Ripper"

Pembunuhan yang mengerikan ini adalah seri terakhir pembunuhan kejam dari seorang pelaku yang mendapat julukan umum “Jack the Ripper” (ripper = orang yang membawa pisau), pembunuhan brutal sebelumnya terjadi pada seputaran tahun 1880, semua korban adalah perempuan dan terpotong tenggorokannya, namun pola potongan terhadap korban yang khas menunjukkan perbuatan ini pelakunya Jack the Ripper.

Berdasarkan banyak keterangan saksi dan alat bukti Forensik sederhana pada zaman itu, tidak ada seorang pun menjadi terdakwa dalam kasus Jack the Ripper walaupun banyak sekali alat bukti yang didapatkan di sekitar TKP. Hampir seabad setelah peristiwa ini teori tentang pembunuhan dan identitas daripada tersangka yang dicurigai tetap diterbitkan oleh banyak penulis, peneliti dan polisi. Pada saat itu memang ada tersangka yang diamankan berkaitan dengan pembunuhan ini, tapi tidak ada seorang pun yang terbukti secara syah berkaitan dengan pembunuhan ini.

Kasus Jack the Ripper menggambarkan bagaimana terbatasnya alat bukti potensial yang bisa didapat  ilmu Forensik zaman itu,  pada abad ke 20 bukti forensik menjadi solusi dari banyak kasus pembunuhan,  diakui akibat peristiwa Jack the Ripper yang terkenal dan tidak terungkap itu ilmu forensik mendapat lompatan besar dalam perkembangannya.

Forensik merupakan senjata bagi semua penyidik untuk mengungkap kejahatan, caranya ada 2 yaitu : Mencari pelakunya dan sebagai alat bukti dalam sidang pengadilan untuk mengungkap keterlibatan pelaku dalam TKP, dalam beberapa kasus bahkan bisa juga bekerja keduanya dengan menggunakan metode sidik jari, balistik , perbandingan DNA , analisis jejak elemen, ahli forensik modern bisa mengungkap fakta, membeberkan peristiwa secara detail dan memberi kemungkinan serta teori tentang suatu peristiwa, hal ini pasti tidak pernah ter-pikirkan oleh generasi penyidik zamannya Jack the Ripper.

Diakui juga, walaupun bagaimana hebatnya temuan alat bukti dari ilmu forensik, alat bukti itu baru bisa “berbicara” apabila seorang target tersangka didapat, nah mendapatkan tersangka sangat tergantung dari kerja penyidik polisi.

Ilmu Forensik bukan ilmu yang sempurna dalam penerapan nya,  alat bukti yang terbatas dan tidak lengkap mengakibatkan banyaknya interpretasi, kadang – kadang terdapat opini yang berbeda terhadap alat bukti yang didapat dengan fakta yang didapat. Pada kasus lain penanganan  yang salah terhadap barang bukti di lapangan mengakibatkan ilmu forensik tidak dapat diterapkan.

Ilmu Forensik bisa sangat berguna, tetapi barang bukti harus ditangani secara teliti dan cermat, kalau tidak ditangani dengan baik alat bukti ini tidak dapat “berbicara”, semua digunakan untuk mengungkap pelaku kejahatan dan membebaskan yang tidak bersalah.

9 Komentar

Filed under Blogger, hukum

Tidak Ada Pasal Bisa Jerat Ariel

Persidangan Ariel “Peterpan” di Pengadilan Negeri Bandung sudah ketiga kalinya, dan Hakim menolak eksepsi dari pengacara Ariel, yang termasuk dalam materi eksepsi belum menyangkut ke dalam materi persidangan, eksepsi biasanya membahas legalitas formal dari sebuah kasus yang diajukan Jaksa Penuntut Umum. Dalam tulisan ini saya akan membahas pasal – pasal yang dipersangkakan Jaksa Penuntut Umum terhadap Ariel, menurut Jaksa ia dikenakan pasal :

Pasal 29 ayat (1) Undang Undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi Jo Pasal 56 ke-2 KUHP dan atau Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 56 ke-2 KUHP dan atau Pasal 282 ayat (1) KUHP Jo Pasal 56 ke-2 KUHP.

. … hahaha membacanya saja sudah puyeng tujuh keliling, pasalnya dibuat berlapis – lapis artinya dari ancaman hukuman yang paling tinggi hingga ke ancaman hukuman yang paling rendah, sehingga apabila pasal terberat tidak dapat dibuktikan makan akan beralih kepasal yang lebih ringan, demikian seterusnya,  dalam kiasannya: Berbagai perangkap sudah disiapkan buat hewan buruan.

Mari kita bahas satu persatu pasal tersebut (sorry pembahasan pasal akan membosankan) disambung dengan fakta yang terungkap (data sekunder saya adalah berdasarkan media bukan hasil penyidikan kepolisian yang saya tidak tahu)

1. Pasal 29 UU No. 44 Tahun 2008 tentang pornografi jo Pasal 56 ke 2 KUHP

Pasal 29 UU No. 44 Tahun 2008 Tentang PORNOGRAFI
Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah).

Pasal 56 KUHP
Dipidana sebagai pembantu kejahatan:
1. mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan;
2. mereka yang sengaja memberi kesempatan, sarana atau ke- terangan untuk melakukan kejahatan.

Dalam pasal 29 UU Pornografi ini dari berbagai cara yang berhubungan dengan Pornografi adalah kata kata “membuat” , pasal 56 ayat 2 ditegaskan bahwa Ariel adalah seorang yang “memberi kesempatan” dan “memberi sarana” terbuatnya Film porno, berdasarkan fakta yang ada Memang Ariel membuat Film Video porno dari alat perekam miliknya, tapi menurut saya Pasal 29 ini lebih mengarah kepada Komersialisasi Pornografi atau setidaknya menyebarkan Pornografi, Film itu dibuat sendiri untuk konsumsi Pribadi tidak ada Niat dari Ariel untuk menyebarkan atau mengkomersialisasikan filmnya itu, untuk membuktikan niat gampang sekali dalam persidangan, pasti ariel (sebagai orang normal) sama sekali tidak ada niat untuk mempertontonkan film pornonya kepada khalayak ramai kan ??? jadi menurut saya pasal ini kurang tepat.

2. Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 56 ke-2 KUHP

Pasal 27 ayat (1) Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE
Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

Pasal 45 ayat (1) Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE
Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Pasal 56 KUHP
Dipidana sebagai pembantu kejahatan:
1. mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan;
2. mereka yang sengaja memberi kesempatan, sarana atau ke- terangan untuk melakukan kejahatan.

Dalam Pasal ini Ariel dipersangkakan sebagai seseorang yang Memberi Kesempatan atau sarana untuk diaksesnya suatu konten yang melanggar kesusilaan dalam sarana elektronik atau internet, pasal ini menurut saya tidak dapat dikenakan terhadap Ariel, tersangkanya adalah Rizaldi alias Rejoy yang tanpa sepengetahuan Ariel mengambil file video tersebut dari hard disk internal Ariel yang ada di Capung, Antapani, Bandung lalu mengupload nya di internet. Jadi menurut saya yang bisa dipersangkakan pasal ini adalah Rizaldi atau Rizal.

3. Pasal 282 ayat (1) KUHP Jo Pasal 56 ke-2 KUHP

Pasal 282 ayat (1) KUHP
(1) Barang siapa menyiarkan, mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan, gambaran atau benda yang telah diketahui isinya melanggar kesusilaan, atau barang siapa dengan maksud untuk disiarkan, dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum, membikin tulisan, gambaran atau benda tersebut, memasukkannya ke dalam negeri, meneruskannya, mengeluarkannya dari negeri, atau memiliki persediaan, ataupun barang siapa secara terang-terangan atau dengan mengedarkan surat tanpa diminta, menawarkannya atau menunjukkannya sebagai bisa diperoleh, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah.

Pasal 56 KUHP
Dipidana sebagai pembantu kejahatan:
1. mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan;
2. mereka yang sengaja memberi kesempatan, sarana atau ke- terangan untuk melakukan kejahatan.

Pasal ini persangkaan Ariel adalah seorang yang: “Dengan sengaja memberi kesempatan untuk menyiarkan, mempertunjukkan di muka umum tulisan, gambaran atau benda yang telah diketahui isinya melanggar kesusilaan, dengan maksud untuk disiarkan” , kembali saya tegaskan pertanyaannya, apakah Ariel secara sengaja MAU mempertontontonkan, menyiarkan film porno yang dibuatnya untuk disaksikan khalayak umum ???? Hanya orang gila yang mau melakukannya bukan ??? logikanya sederhana sekali kan untuk membantah pasal ini ??

Jadi kesimpulan saya : Ariel tidak dapat dipidana berdasarkan pasal – pasal dari ketiga undang- undang tersebut diatas, memang penjelasan saya terlalu sederhana jika dilihat dari bahasa hukum, tapi justru saya membahasnya dengan bahasa sederhana, berdasarkan logika sederhana, Ariel saya posisikan sebagai Victim atau “korban” dari perbuatan rekannya yang secara tega sengaja mengambil film pribadinya dan menyebarkannya di ranah internet. Apabila hakim mau secara jernih melihat permasalahan ini saya jamin Ariel bisa bebas murni dari segala tuntutan.

FREE ARIEL !!!

6 Komentar

Filed under Blogger, hukum, Kriminal, police, Polisi

Criminal Minds

My fave Tv show

Saya belakangan ini senang sekali menonton film seri di Fox TV di TV berlangganan yang berjudul “Criminal Minds”, Film ini mengisahkan bagaimana kerja sebuah unit khusus di FBI yang bertugas mengungkap kejahatan berdasarkan analisa dan mempelajari karakter dan tingkah laku pelaku kejahatan, yang juga berhubungan dengan ciri khas ras tertentu, sehingga dari membayangkan karakter kriminal dari seseorang pelaku, kita bisa memprofile- kan pelaku tersebut, metoda ini yang disebut “Profiling“.  Mengenai Profiling saya pernah mencoba mempraktekkannya dan ternyata memang berhasil mengungkap kejahatan. Dan itu sudah saya tulis dalam : “Profiling (mencari tersangka berdasarkan kultur perilaku dan ras..)”

Film ini menggambarkan kerja sebuah unit FBI  yang memang ada sehari hari bernama Behavioral Analysis Unit (BAU) atau “Unit Analisis Tingkah laku” yang merupakan komponen dari National Center for the Analysis of Violent Crime (NCAVC) atau “Pusat Analis kejahatan kekerasan Nasional” yang berpusat di Quantico, Virginia, mereka bertugas dengan menggunakan ilmu perilaku dalam mengungkap kejahatan.  Tugas utama dari BAU dan NCAVC adalah melakukan penyidikan dengan menggunakan metoda analisa tingkah laku para pelaku kriminal, juga mereka melakukan riset, memberi support bantuan dan pelatihan bagi unit di lapangan yang mengalami kesulitan dalam pengungkapan kejahatan yang meresahkan Masyarakat dan membutuhkan kesegeraan pengungkapan. Para anggota BAU dalam melakukan tugasnya banyak mereferensikan analisanya berdasarkan ilmu – ilmu Forensik yaitu odontology, anthropology, entomology, or pathology. Sedangkan dalam bekerja BAU menggolongkan para ahlinya dalam beberapa jenis kejahatan :

1. Unit kejahatan terhadap Anak

2. Unit Kejahatan terhadap Orang Dewasa

3. Unit Anti teror

4. Unit Kejahatan Kekerasan (Pembakaran, Kejahatan Seksual, Perampokan)

Behavioral Analysis Unit (BAU) mendapat permintaan tugas dari Polisi Federal, Polisi  Negara bagian, dan polisi lokal di seluruh Amerika Serikat, dan juga berbagai agen penegak hukum Internasional, Penugasan ke lapangan BAU keseluruh wilayah difasilitasi oleh seorang  koordinator dari NCAVC. Tugas BAU adalah melakukan konsultasi terhadap kasus kriminal yang sedang berjalan tentunya terhadap penyidik yang menangani langsung kasus tersebut, dalam hal konsultasi mereka bisa juga melakukan teleconfrence dengan penyidik.

Bantuan BAU terhadap kepada banyak lembaga Kepolisian di Amerika Serikat adalah menyediakan bantuan melalui proses “Analisa penyidikan terhadap suatu Kejahatan”, yang mencoba mengungkap kejahatan melalui dua aspek yaitu dari “prespektif Penyidikan dan Penyelidikan” serta  “prespektif analisa dari tingkah laku” yang melihat serta menilai dari :

1. Fakta dari kejadian kriminal.

2. Interpertasi dari perilaku Tersangka.

3. Interaksi Korban dan Pelaku yang terlihat pada saat kejadian.

4. Mempelajari secara detil Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Petugas BAU selain melakukan analisa kriminal juga menyediakan  menyediakan bantuan teknis berupa :

1. Analisis kejadian Kriminal.

2. Saran Investigasi

3. Bagaimana Profile dari pelaku yang belum diketahui.

4.  Analisa Ancaman

5. Analisa kondisi kritis

6. Strategi pada saat pemeriksaan TSK atau Saksi.

7. Management Kasus yang besar.

8. Bantuan Penggeledahan

9. Strategi penuntutan dan persidangan.

10. Sebagai Saksi Ahli dalam Penyidikan dan Persidangan.

dari berbagai jenis asistensi dari BAU, mereka juga memproduksi berbagai Buku Petunjuk, antara lain Buku petunjuk bagaimana merespon penculikan Anak, Petunjuk mengatasi penembakan yang dilakukan oleh murid di sekolah, Tulisan ini diperuntukkan kepada guru, murid, orangtua murid untuk bisa menilai ancaman situasi di sekolah apabila terjadi ancaman penembakan di sekolah.

Memang di Polri belum ada unit seperti ini, bagi saya perlu sekali dibentuk unit seperti ini melihat kejahatan masa kini makin rumit dan makin banyak variannya, dan banyaknya kasus – kasus besar yang sulit sekali terungkap, selama ini diakui pengungkapan kejahatan lebih banyak berdasarkan keberuntungan bukan karena Scientific Investigation. Majulah Polri !

4 Komentar

Filed under Blogger, buku, Kriminal, police, Polisi, polri

Gayus the Superstar, Bagaimana ia Mendapatkan Uang ?

Gayus the Superstar

Gayus the Superstar

Secara pribadi saya mengatakan saya kagum akan pribadi seorang Gayus (saya sengaja tidak menyebutkan family name nya karena bisa menyakitkan marga tertentu, dari suku tertentu :) ) , seorang “nobody” yang hanya seorang pegawai negeri golongan 3a, tapi sanggup menjungkir-balikkan ranah penegakan hukum di Indonesia, bayangkan seorang gayus bisa “mengatur” Polisi, Jaksa, Hakim (Criminal Justice System), tentu kita berbicara “The Power of Money” bagaimana ia menggelontorkan milyaran rupiah uang pribadinya, sebenarnya kita bisa kategorikan dalam beberapa tahap:  Pertama pada saat ia menjadi tersangka Money Laudring, dan berhasil divonis bebas dan membebaskan uangnya yang sementara di “freeze” oleh PPATK. Ia berhasil menyogok polisi kompol Arafat cs yang telah divonis pasal penyuapan, kemudian menyogok Jaksa Cyrus Sinaga (belum diangkat kasusnya), dan Hakim yang telah mengaku menerima uang dari Gayus. Perbuatannya juga men-skenariokan Ari Mulyadi seolah olah yang memberi gayus uang. Kedua : Dalam sidang penyuapan yang dilakukannya yang sedang berjalan, lagi lagi ia membocorkan rencana penuntutan kasusnya, kembali uang berbicara, Ketiga: Penahanannya di Kepolisian bisa dibobolnya dengan uang dengan menyogok para penjaganya, ia dengan bebasnya melenggang ke luar tahanannya, dan sialnya tertangkap kamera oleh seorang wartawan foto Kompas.

Yang saya bahas sekarang ini, bagaimana sih seorang Gayus bisa memperoleh dana begitu banyaknya, bahkan sampai ratusan milyar rupiah. Dan dengan mudahnya ia mengeluarkan banyak uangnya untuk menyuap para aparat penegak hukum dari Polisi hingga Hakim, cara – cara bertindak Gayus persis seperti style mafia, maka menurut saya cocok sekali masalah Gayus masuk ke dalam persoalan satgas mafia Hukum.

Gayus adalah seorang pegawai negeri di Ditjen Pajak, dan pegawai Ditjen pajak adalah pegawai yang istimewa di negara ini, karena mereka yang pertama kali mendapat Renumerasi artinya penyesuaian gaji berdasarkan kinerja mereka, bagi seorang Gayus pegawai golongan 3a bila dinilai berdasarkan kinerjanya, bisa memperoleh take home pay sebesar 15 juta an. Namun yang didapatnya puluhan ribu kali lebih besar dari yang seharusnya didapat…. Kenapa sih bisa sedemikian besar hasil yang didapat Gayus ? Beberapa ini hasil pemikiran saya yang saya sederhanakan bahasa dan istilah hukum agar dimengerti (hehehe ini hanya kira- kira saja yaa ) :

a. Walaupun Gayus seorang pegawai Pajak dengan golongan yang tidak tinggi, tapi ia adalah seorang petugas pajak yang ditempatkan di bagian penyidikan pajak bagi perusahaan-perusahaan yang pengemplang pajak, yang muaranya adalah Pengadilan Pajak, yang memidanakan para pengemplang Pajak.

b. Prinsip dari Undang – Undang pajak adalah: “Pemasukan uang bagi negara, dan mengesampingkan pemidanaan apabila tersangka/terdakwa mampu membayar pajak”, jadi walaupun sudah terbukti bersalah sebuah perusahaan (dalam hal ini pimpinan perusahaan sebagai objek hukum) apabila bisa membayar pajak dan denda hukum bisa dikesampingkan.

c. Bagi para tersangka pengemplang pajak, dalam hal ini pimpinan perusahaan yang mengemplang pajak dalam proses penyidikannya tidak dikenal istilah “Penahanan” namun “Penyanderaan orang”, jadi apabila seorang tersangka pimpinan perusahaan yang perusahaannya tidak membayar pajak, ia bisa “Disandera” di kantor pajak sampai ia bisa membayar pajaknya, kalau tidak bisa bayar …. baru dilanjutkan ke proses selanjutnya.

d. Masalahnya seorang yang menentukan sebuah perusahaan yang tidak membayar pajak untuk diteruskan ke tingkat penyidikan lebih lanjut tidak memerlukan pegawai bergolongan tinggi, hanya seorang pegawai 3a sekelas Gayus. Skemanya ia memeriksa laporan dan temuan lapangan mengenai perusahaan yang dicurigai “bermain” dengan pembayaran pajak. Tentunya akan mudah kelihatan seorang akuntan pajak seperti Gayus, akan kelihatan perusahaan yang sengaja “mengecilkan” penghasilan perusahaan untuk menghindari membayar pajak yang besar, bagi sebuah perusahaan tambang batubara contohnya :)  data produksi bukan hanya yang tertulis dalam SPPT perusahaan itu, tapi kan bisa diambil data dari departemen pertambangan, atau dari pelabuhan pengangkut batubara tersebut berapa total produksi yang “real” . Nah …. kalau ketahuan ternyata ngga sinkron data sekunder dengan data dalam form pajak perusahaan, perusahaan itu termasuk perusahaan yang “dicurigai” dan perlu dilakukan investigasi lanjutan.

e. Nah…. disinilah letak permainan si Gayus, tentunya kalau ada perusahaan yang “dicurigai” , seorang Gayus akan melakukan penyelidikan untuk mempelajari dugaan “penyelewengan” pajak yang dilakukan oleh perusahaan itu. Menurut saya Gayus tetap melakukan penyelidikan untuk memeriksa data perusahaan dengan memanggil beberapa pegawai bagian keuangan dan pembukuan perusahaan itu, dan bagi seorang auditor pajak handal seperti Gayus tentunya akan mudah menemukan “miss” dan ketidak sinkron – an penghasilan dan berapa pajak yang harus dibayarkan perusahaan itu.

f. Tentunya bagi perusahaan yang reputasinya bagus, merupakan perusahaan publik yang tercatat di bursa, atau milik seorang pejabat negara atau orang terkenal tidak mau dicemarkan dengan kasus “pembayaran pajak” seorang pimpinan perusahaan berupaya keras untuk menghilangkan “duri” ini (yang pada awalnya sih bersifat gambling juga, kalau tidak ketahuan kan dia bisa dapat untung besar dari menggelapkan pajak) tentunya bagaimana caranya ia yang lebih Proaktif  mencari Gayus sedangkan si  Gayus sih santai saja :) tujuannya untuk menghindari jeratan hukum sebagai “pengemplang pajak”.

g. Di tempat yang telah diatur kedua belah pihak, tentunya terjadi pembicaraan dan ujungnya win – win solution. Banyak skemanya, tapi menurut saya yang lebih tidak beresiko adalah tetap perusahaan itu kena denda dan membayar pajak (berarti tetap ada pemasukan negara) , dengan catatan tetap hasil “real” dari perusahaan tidak tercatat secara murni, dan ujungnya “Case Closed”, Gayus melaporkan ke pimpinannya bahwa masalah laporan kecurigaan perusahaan “x’” telah selesai.

h. Bayangkan misalnya suatu perusahaan  hasil “real nya” 500 Milyar/tahun, berarti paling tidak ia harus membayar pajak 50 M, dengan kongkalikong dengan Gayus bisa disebutkan hasilnya hanya 250 M/tahun dan kewajiban pajaknya kurang lebih 25 M/tahun. Tentunya tidak rugi kan kalau memberi fee kongkalikong ke gayus 5 M (10%) bahkan lebih ?????  hahaha….

i. Dan informasinya ada ratusan perusahaan yang mengantri untuk diselidiki apakah mereka bermain dalam angka pembayaran pajak. Sekarang pertanyaannya kok seorang Gayus bisa diberi kepercayaan untuk menyelidiki dugaan pengemplangan pajak ? harap diingat Gayus adalah seorang Auditor dan Penyidik pajak, pada prinsipnya seorang Auditor dan Penyidik adalah bersifat “Mandiri”, jadi hasil temuannya adalah independen bebas pengaruh dari siapapun bahkan dari pimpinannya sendiri. Jadi kalau ada pertanyaan apa mungkin Gayus bekerja sendiri seorang pegawai gol 3a tanpa diketahui pimpinannya ??? Saya jawab: Mungkin saja :)

Jadi baru tau kan  kenapa Gayus menjadi Tajir Milintir Keplintir ????

7 Komentar

Filed under Blogger, Kriminal