SUDAH GAY, PSIKOPAT PULA (PERFECT COMBINATION)

Insting polisi saya berkata…. korban mutilasi yang ditemukan di Ragunan adalah karena hubungan cinta sesama jenis…… ternyata memang betul dan tepat dugaan saya, itu karena kelakuan seorang penikmat sesama jenis bernama Very Idam Heryansyah alias Ryan yang murka dan cemburu terhadap temannya bernama Heri Santoso, membunuhnya…. dan memotongnya menjadi 7 bagian…

Jagal Jombang
Ini dia sang jagal (foto from oke Zone)

…… dan bukan itu saja, tapi juga menghabisi nyawa Aril Somba Sitanggang, 34 Tahun pada bulan April 2007 dan menguburnya di halaman rumahnya di Jombang…

….. eitsss belum cukup … masih ada Vincen, 28, asal Jombang. Pemuda ini dibunuh pada awal April 2008, dua minggu sebelum Aril dihabisi. Guntur, 30, asal Nganjuk, Jawa Timur dibantai pada pertengahan Juli 2007. Sedangkan Grendy, 28, WN Belanda, dibunuh pada pertengahan Januari 2008.

…… Halah …. masih kurang juga…… ternyata ada lagiiiiii ….ia juga dicurigai membunuh seorang ibu rumah tangga bernama Nani dan putranya. Empat bulan lalu, ibu dan anak ini dilaporkan warga pernah jalan bersama Ryan. Sejak itu korban tidak kelihatan batang hidungnya. Namun, kepastian bahwa Ryan membunuh kedua korban warga Jombang itu masih diusut petugas. Ia selalu memberi keterangan berbelit…..

Nah makanya kalau melihat judul tulisan ini, saya bisa bilang, dua hal itu (Gay dan Psikopat) merupakan “Perfect Combination”, …wah – wah kenapa yaa ?

Jangan dulu melihat teori psikologi atau teori sosiologi dari para pakar….

….. dari pengalaman saya belasan tahun ini dalam penyidikan, entah kebetulan atau apa…..banyak sekali saya menemukan pembunuhan yang berlatar belakang hubungan cinta sesama jenis, yang sangat jelas di memori saya adalah: pembunuhan seorang gay kaya raya di Jakarta Utara oleh teman kencannya seorang remaja, pembunuhan penjaga hotel “lestari” di Jambi oleh dua orang anak tangung, dan pembunuhan seorang pegawai sebuah salon di Jambi.

…… dari peristiwa ini saya kurang lebih mendapat kesimpulan bahwa percintaan gay itu berbahaya sekali….. kalau ada saja unsur sakit hati dan cemburu… mereka melakukan tindakan secara “lelaki” sekali…… mereka tidak segan membunuh untuk melampiaskan kekesalannya dengan cara yang “lelaki sekali” seperti menyiksa, menganiaya dan membunuh…..

…..dan ditambah lagi ciri – ciri pembunuh psikopat yang sepertinya saya sudah hapal benar…. sama persis seperti pembunuh berantai psikopat yang pernah saya sidik (seorang polisi pula…) Gribaldi Handayani yang paling tidak telah membunuh 7 orang, mereka ini mempunyai ciri sama persis : tidak mempunyai empati kepada korban, tidak punya rasa bersalah/berdosa dan selalu memberikan keterangan yang berbelit – belit…… modus operandi mereka selalu sendiri, direncanakan dan dilakukan secara tenang…… bisa dibayangkan bagaimana Ryan si homo banci bajingan bangsat itu….. (……..loh kok saya jadi emosi begini yaa…..) melakukan pembunuhan di tempat yang sama, terhadap 4 orang dan dikubur dalam lobang yang sama, dan itu di halaman rumahnya……

Ok , maksud saya menulis tulisan ini….. bagi anda – anda yang sudah “terlanjur” menjadi Gay atau Homoseksual… cepatlah anda sadar dan berubah…. tapi kalau ngga bisa juga…. hati hati dalam bergaul, ada kecenderungan bagi kaum gay lebih “posesif” dan apabila mereka cemburu, akan lebih berbahaya… karena bagaimanapun mereka tetap “lelaki”…….. dan lebih bahaya lagi kalau ternyata ia mengidap psikopat… ampuuuunnn deh…..

UPDATE

(27/07/08 ) Polisi kembali menemukan 5 mayat yang terkubur dalam 4 lubang di pekarangan rumah Ryan, Kelima mayat tersebut sebagian kondisinya sudah rusak. Berdasarkan pengakuan Ryan, kelima mayat adalah teman fitnes Ryan, Agustinus Fitri Setiawan alias Wawan (28 ) yang hilang 8 Agustus 2007, karyawan PT Tjiwi Kimia Muhammad Achsoni alias Soni (29) yang hilang akhir November 2007. Penyiar Radio Gita FM Zainul Abidin alias Zaki (21) yang hilang Januari 2008, Nanik Hidayati (31) dan putrinya Silvia Ramadani Putri (3). Ibu dan anak ini hilang sejak April 2008.

*ngeri kali kau, kawan…*

About these ads

49 Komentar

Filed under hukum, Polisi, polri, Publik

49 responses to “SUDAH GAY, PSIKOPAT PULA (PERFECT COMBINATION)

  1. bang….emmm perempuan kalo sakit hati juga bisa lohhh melakukan tindakan “ala” lelaki huahahahahahahaha………………..
    (*tok…dipentung sama si abang hehehehehe)

    @ novi : hahahahahaha………… tapi “tindakannya” jangan diwakilkan dunk………

  2. Memang kecenderungannya seperti itu. Apalagi yang punya masalah dengan lingkungan sekitarnya.

    @ itikecil : ini karena berdasarkan pengalaman saya saja…. berarti kurang lebih begitu yaa ?

    *asyiiik, ada yang mendukung*

  3. Si Ryan ini bener-bener mengerikan…

    @ Kimi : memang bener mba, ngeriii deh

  4. dwi

    Hmm.. menurut saya nggak ada yang salah dengan kaum gay/lesbian. They just the same like us a human being … with the different sex orientation.

    Baca deh, http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/7456588.stm

    Intinya “Gay men and heterosexual women had halves of a similar size, while the right side was bigger in lesbian women and heterosexual men” .

    Setiap individu itu tercipta unik dan berbeda. Para kaum gay nggak prnah minta dilahirkan sebagai gay tentunya. Dan yang pasti mereka sendiri tersiksa dengan keadaan dirinya. Apalagi bila berada di lingkungan yang belum menerima kberadaan mereka , seperti di Indonesia contohnya.

    Di Thailand (tempat saya tinggal saat ini), masyarakat nya lebih terbuka dan toleran terhadap kaum gay/lesbian bahkan transeksual. Bahkan di universitas universitas di Thailand mulai menyediakan toilet khusus untuk yang mereka sebut the between gender untuk menghindari pelecehan dan menghargai hak mereka yang juga adalah mahluk Tuhan juga.

    Mungkin nggak sih, tekanan dari masyarakat Indonesia yang kebanyakan masih berpikiran sempit tentang keadaan dan keberadaan kaum gay membuat mereka malah menjadi lebih agresive. Di Negara negara lain yang terbuka dengan kaum gay, sepertinya nggak gitu gitu amat.

    Cuman sekedar pendapat lho :P

    regards

    @ Dwi : inilah yang saya ingin sanggah ……
    saya dari dahulu TIDAK SETUJU bahwa seseorang menjadi GAY atau HOMOSEKSUAL adalah karena faktor Genetis… saya lebih setuju penyebab GAY karena pengaruh sosial atau pengaruh lingkungan….
    saya banyak mewawancara kaum mereka ternyata ada 2 jenis, kaum yang GAY ada juga yang Transeksual, kaum GAY orientasi mereka tetap laki laki dan tertarik sesama laki – laki, sedangkan Transeksual mereka merasa diri mereka adalah wanita, tidak merasa sebagai laki laki….
    dan ada satu kesimpulan yang saya dapat, mereka itu berubah orientasinya karena setidaknya LINGKUNGAN yang membiarkan begitu, yang LEBIH PARAH… banyak dari mereka diakibatkan DIPERKOSA atau DILECEHKAN pada saat kecil…… hal itu bukan membuat mereka jera, malah IKUT TERJUN menjadi seperti mereka, gawat kan ?

    Kesimpulannya menjadi Homoseksual bukan faktor genetis tapi faktor sosial….

  5. Mereka tidak meminta dilahirkan dan diciptakan sebagai Gay/homo. Orientasi sex mereka aja sebenarnya yang menyimpang. Hetero, Bisex atau Homo. Bicara birahi akan tetep klimaksnya sama koq.

    Nah kalo ujung2nya sampai ada kematian….Saya pikir banyak faktor yang membuat mereka melakukan itu.

    Sayangnya saya nggak cukup bukti untuk menelaah ini, Bawaannya keburu males. Dan kalao bicara pembunuhan toh masih banyak juga yang Hetero dan Bi atau yang di akui umum normal melakukan Pembunuhan. Ya…toh

    @ Pakde : Ya memang saya akui saya bicara diatas sama sekali belum diukur secara statistik dan data ilmiah, tapi ini berdasarkan pengalaman saya saja ….. tapi kalau dilihat dari angka yang saya dapat, cukup signifikan untuk membuktikan pendapat saya….. :)

  6. emang si ryan ini mengerikan sekali. kok bisa ya orang jadi seperti ini … berulang ulang membunuh dengan sadis … mudah mudahan kita jangan sampai ketemu orang seperti deh..

    @ Sahat : waduh jangan deh pernah ketemu orang begini, soalnya saya pernah :P ….. kadang – kadang kita bingung sendiri bagaimana mereka bisa berbuat sadis begitu tanpa rasa bersalah….

  7. shalonly

    Mungkin benar efek tekana dari sekitar itu ada. Tapi kalau kasus Ryan itu memang psikopat. Terpisah dari dia gay apa gak, gak usah juga-lah kita perbincangkan, Ryan itu sangat sadis.

    Yah, ciri-ciri psikopat ada semua di dirinya. Pembohong, suka akting dengan nangis segala, dan tatapan matanya itu bisa tiba-tiba berubah dari yang baru nangis jadi dingin dan tajam. Serem dah..

    (Saya wawancara dia beberapa waktu lalu…)

    @ shalony : ya itu lah yang saya katakan “perfect combination” dua faktor pendukung yang sama – sama bisa meledak keras…. mengenai ciri psikopat saya sudah pernah memeriksa seorang tersangka psikopat, ya itu…. semua ciri yang saya sebutkan…. trims sudah mampir mas….

  8. amybsm

    cinta memang sering membuat orang buta dan kalap

    @ amybsm : begitu yaa :D

  9. Semoga kita semua terhindar dari sifat2 buruk itu yah.. udah mah di dunia idup susah, eh pake acara jadi psikopat pula. Gimana ntar siksa di akherat tuh.. kacau! :-)

    PS: Gimane di Port Sudan, juragan? Sedang barbecue nih ceritanya hari minggu? Oups, lupa kalau hari Minggu disana adalah awal hari kerja yah.. :-)

    @ luigi : akur lah kang….. itu namanya kesalahan kuadrat….. hahhahahaha

    Port Sudan aman kang, tapi mulai minggu ini bergeser ke pusat logistik UN di Al Obeid…..
    Halah kang sepertinya belum ada tuh barbeque, dan memang di sini kalau hari minggu hari kerja…..

  10. Gay-isme, Lesbian-isme, atau apapun namanya jika menyimpang dari yang ditentukan Tuhan adalah SALAH dan DOSA.. “..Terlaluu…!” Kata bang Roma. Tidak boleh didukung!!! TIDAK BOLEH DIDUKUNG!!! Normal aja kenapa sih… Keren apa? Ingat Sodom-Gomora dong hai manusia… (..maaf..jd emosi nDan..Hahahaha…).

    @ Roganda : Silahkan dilanjut emosinya , ini forum terbuka………… ha ha ha…..

  11. Jadi inget cerita bbrapa waktu yang lalu di polda papua bg. Ceritanya juga begita, si X ini sudah senang sesama jenis sejak di asrama. Nah waktu dinas dapat pasangan sejenis, setelah ditinggal sekolah di jkt, pasangannya mau kwin dgn seorg wanita. Mendengar kabar itu, si X dtg ke papua utk membunuh pasangannya kemudian bunuh diri…

    @ Wahyu : saya kenal sekali YBS karena bekas anak buah saya…….. memang anak itu sudah menunjukkan gejalanya sejak awal………. :-( tapi memang saya tidak menyangka sampe separah itu..

  12. Mungkin kayak kencanduan kalee yaak Bang… Kalo saja pas pertama kalee mbunuh… ketangkap… dianya (mungkin) ndak akan nglakuin nyang kedua… ketiga… dst… nyang akhirnya jadilahh dia seorang psykopat tulen.

    Ngebunuh itu membutuhkan keberanian nyang luar biasa. Apalagee… ngebunuh orang nyang ndak ada salahnya. Seorang “Rambo”-pun akan membutuhkan alasan nyang sangat kuat…. kenapa dia harus ngebunuh (orang).

    Ibarat kata…. “Sekali mencoba… akan keterusan” (narkoba misalnya). Saya yakin… waktu pertama kalee melakukan… si Ryan pasti sangat takut luar biasa… tapihh karna nyang pertama itu sukses luar biasa… kemudian nyang kedua juwega lancar2 ajahh… maka yaa… gitu dahh… jadi keterusan alias kecanduan.

    Keliatannya perlu analisa lebih mendalam terhadap para pelaku tindak kejahatan nyang sudah ketangkap… apakah mereka ada kencenderungan untuk melakukannya lagee (tindak kejahatan).

    Btw… saya salut kpd rekan2 Abang atas pengungkapan kasus inihh n kedepannya… mudah2an ndak muncul psykopat2 lainnya.

    @ serdadu95 : memang penelitian tentang psikopat mengatakan : seorang yang menjadi psikopat melalui suatu proses yang lama, bahkan dari kecil… Latar belakang keluarga dan lingkungan diyakini sebagai penyebab timbulnya hal ini…. namun untungnya tidak semua seorang psikopat mempunyai kebiasaan membunuh seperti si Ryan …….

  13. sekali melakukan penyimpangan sosial, maka akan dengan mudah melakukan pelanggaran-pelanggaran lainnya!

    @ qizinklaziva : Sudah pasti mas …. semua itu berawal dari yang kecil dan sederhana….

  14. johansukses

    its unfair if we blame him just caouse he is homoseksual. Seorang psikopat tidak berhubungan dengan orientasi seksnya, if u dont believe it, carila artikel artikel mengenai hal ini n u will know what i am talking about it. the point is, its not about homoseksual or not, but another else, fakto homoseksual itu hanya faktor pendudkung, bukan faktor utama kok

    @ johanukses : Mas, saya tidak pernah mengatakan seorang psikopat karena homo , coba di cek lagi…..

  15. kalau menurutku sih, terlepas dari si Ryan ni gay atau bukan, kasus yang melatar belakangi dia melakukan pembunuhan ini emang karena dia pelacur yang Psikopat. kalau dia sekedar gay, dia pasti tidak tega memebunuh sesadis itu terhadap orang yang dia pernah sayangi…..

    @ liya : kalau gay saja memang bisa saja terjadi pembunuhan (kalau cemburu) tapi tidak sedasyat kalau seorang psikopat….

  16. Mbahas lebih banyak ttg psikopat dong? Jd tertarik nih. Biar bisa berhati2 jg.

    Btw, tfs ya..

    @ manika : sudah dipenuhi permintaannya…. thanks

  17. dwi

    @ Dwi : inilah yang saya ingin sanggah ……
    saya dari dahulu TIDAK SETUJU bahwa seseorang menjadi GAY atau HOMOSEKSUAL adalah karena faktor Genetis… saya lebih setuju penyebab GAY karena pengaruh sosial atau pengaruh lingkungan….
    saya banyak mewawancara kaum mereka ternyata ada 2 jenis, kaum yang GAY ada juga yang Transeksual, kaum GAY orientasi mereka tetap laki laki dan tertarik sesama laki – laki, sedangkan Transeksual mereka merasa diri mereka adalah wanita, tidak merasa sebagai laki laki….
    dan ada satu kesimpulan yang saya dapat, mereka itu berubah orientasinya karena setidaknya LINGKUNGAN yang membiarkan begitu, yang LEBIH PARAH… banyak dari mereka diakibatkan DIPERKOSA atau DILECEHKAN pada saat kecil…… hal itu bukan membuat mereka jera, malah IKUT TERJUN menjadi seperti mereka, gawat kan ?

    nyambung lagi niy mas,
    Kalau boleh tau, dari kalangan/background mana saja yg dijadikan subjek wawancara. Hanya dari kalangan (maaf..) low education level ( yang kebetulan sedang berurusan dengan instansi tempat mas Reinhard bekerja :-P ) atau juga kalangan gay yang mempunyai pendidikan dan penghasilan tinggi, juga hanya orang Indonesia atau juga warga negara lainnya, sehingga kita tahu apakah benar benar mewakili seluruh gay komunitas atau hanya segelintir saja.

    Diperkosa dan trauma mungkin hanya sebagian kecil saja (…. mereka yang yang jadi subjek wawancara mas Reinhard ya :P) . Lagi pula jaman sekarang gitu lho,… diperkosa ya ngomong dong.

    Tentang pengaruh lingkungan… hmmm berpengaruh juga on the other side. Karena lingkungan (saat ini lho, secara norma moral dan sosial selalu bergeser tiap saat) yang mentabu-kan gay , maka banyak pria yang berusaha menjadi tidak gay, walaupun sebenernya jauh dalam lubuk hatinya dia tahu something wrong with him self. Akhirnya setelah berbelas bahkan berpuluh tahun menikah dan mempunyai anak, baru dia sadar..”ok, saya gay!” , menceraikan istrinya dan memulai hidup baru sebagai gay dengan perasaan hati yang lebih tenang dan bahagia.

    Balik lagi, maksud saya…. psikopat ya psikopat, kriminal ya kriminal. Tapi bukan karena dia gay. Orientasi seksual seseorang adalah hak pribadi tiap individu. Nggak ada orang yang minta dilahirkan sebagai gay. Kadang kita musti melihat dunia nggak cuman hitam dan putih aja. Ada abu abu juga dunk ;-). Nohing wrong for being gay, bro….

    @dwi : Ok memang tidak salah kalau mau jadi gay, *kecuali di malaysia kali, yg memidanakan pelaku sodomi* , nah tolong dilihat lagi tulisan saya…. yang saya melihat itu gejala, kalau di polisi dikenal sebagai hazard, atau faktor pendorong, bagi saya seorang homoseksual lebih gampang menjadi korban akibat percintaan sesama homo daripada orang normal, itu pertama….. yang kedua ditambah lagi lau seorang homo tersebut psikopat…….. weleh weleh ….. cocok benar ramuannya….

  18. durmo

    The Indonesian Psycho

    Kasus pembunuhan berantai dg tersangka pelaku Ryan – yg juga gay – belakangan menjadi perhatian khusus di media dan publik. Sebagai bagian dari publik yg mengikuti perkembangan kasus tsb, ada beberapa beberapa catatan:

    Dlm diri waria atau variannya ada tingkat pemahaman yg ekstrim ttg rasa suka, cinta, benci, spt yg dikatakan Olga Syahputra (Silet, RCTI, 25 juli 2008 ) yakni jika seorang waria mencintai pasangannya, maka ia bisa sangat cinta thd pasangannya ke tingkat yg bhkan melebihi rasa posesif. Sebaliknya jika ia membenci, ia akan sangat membenci ke tingkat yg ekstrim hingga bisa sampai ke tahap membunuh pasangan yg dianggap mengkhianatinya ataupun dibencinya. Ulfa Dwiyanti (Kroscek, Trans TV, 30 juli 2008 ) juga mengiyakan bhw gay, waria punya sifat sensitif dan protektif yg tinggi thd pasangannya.

    Psikolog Rosmini (dlm TKP/ Trans7, 30 juli 2008 ) juga mengatakan bhw memang benar seorang gay memiliki rasa sensitif, posesif, cemburu yg sangat besar thd pasangannya antara lain krn jumlah mereka yg minoritas.

    Olga Syahputra yg sebelumnya juga mengatakan bhw ia banyak kenal dg lingkungan pergaulan waria juga menambahkan agar jangan macam2 dg waria. Ke-ekstriman perilaku waria, gay dlm hal rasa posesif, cemburu, juga mendapat penegasan dari artis sinetron Jupiter Fortisimo – mantan gay – dlm acara ‘empat mata’ Trans7 pd 29 juli, dan pd infotainment Kroscek Trans Tv, 30 juli 2008. Bahkan mantan gay tsb mengatakan pernah diteror via sms oleh teman2 komunitas gay yg menganggapnya berkhianat krn tidak bergaul lagi dg mereka..

    Jika dihubungkan dg karakteristik psikopat yakni egosentris, tdk punya empati, tdk pernah menyesal, sptnya ada relevansi antara perilaku posesif gay, waria, yg berlebihan/ekstrim dg sikap yg egosentris tsb.

    Komentar olga menjadi penting krn mempunyai nilai empirik ditengah kontroversi yg mencuat belakangan ini seputar opini umum yg mengaitkan waria dan gay dg kecenderungan perilaku sadisme menyusul kasus pembunuhan dan mutilasi yg dilakukan oleh Ryan, seorang gay. Olga bahkan mengatakan bhw kasus spt Ryan bukan cuma satu krn masih banyak ‘ryan2′ yg lain.

    Bisa jadi ada fenomena gunung es yg belum/tidak ter-ekpos oleh media seputar penyimpangan orientasi seks dg psikopatisme. Komentar olga juga penting krn lbh punya nilai empiris ketimbang pendapat para psikolog post-modernist yg seperti menghindar soal kaitan gay dan psikopat. Tentu saja, krn para psikolog tsb ‘taat’ dg paradigma posmo yg memang memberi ruang bagi kalangan yg disebut sbg marjinal yg antara lain yaitu kaum gay, waria, lesbian.

    Terlepas dari adanya kaitan antara ketidaklaziman orientasi seksual seseorang dg kecenderungan psikopat, beberapa poin yg perlu diperhatikan dari polemik ttg waria, gay, psikopat antara lain:

    1. Seorang waria maupun gay memang belum tentu psikopat.

    2. Psikopat bisa diidap oleh siapa saja, orang heteroseksual, homoseksual, lesbian, biseksual.

    3. Pembunuhan berantai termasuk mutilasi, dan pencurian bisa dilakukan oleh orang heteroseksual, homoseksual, lesbian, biseksual.

    4. Rasa posesif, cemburu, bisa dimiliki oleh orang heteroseksual, homoseksual, lesbian, biseksual.

    5. Orang dg orientasi seks homoseksual, termasuk gay, waria cenderung punya perangai ekstrim thd pasangannya, temannya, dlm hal rasa cemburu, rasa posesif, rasa sensitif, protektif, dan yg berkait dg ego pribadinya/ personalnya.

    Dari beberapa poin di atas, yg perlu diperhatikan adalah poin kelima. Seorang gay, waria, memang belum tentu psikopat tapi – dibanding orang heteroseksual – setidaknya punya tabiat yg khusus – yg bisa dibilang ekstrim – dlm hal ego, sensitifitas emosi, rasa cemburu, posesif. Dan komplikasi dari keempat tabiat ini jika dipicu oleh gara-gara atau persoalan tertentu (misalnya keuangan/ekonomi) dpt muncul dlm bentuk aksi kekerasan fisik ataupun nonfisik thd pasangannya, temannya ataupun thd orang-orang di lingkungan interaksinya. Bukan tidak mungkin bhw yg bermula dari aksi kekerasan meningkat ke aksi pembunuhan

    Pelajaran yg dpt ditarik dari poin-poin diatas antara lain ialah ekstra hati-hatilah dg para gay, waria. Misalnya, ada dua kelompok lingkungan yakni heteroseksual dan homoseksual. Jika lingkungan homoseksual ternyata bertabiat/berkarakter spt diatas, maka logikanya: bergaul dg kelompok ini akan sangat rentan bagi munculnya tindak kekerasan fisik/nonfisik ataupun tindak kriminal lainnya.

    Pengamatan thd latar belakang sosial, psikologis pun menjadi penting. Pada kasus Ryan jombang, menarik diperhatikan disini ialah faktor pemicu selain kondisi psikologis dari tersangka. Pada kasus Ryan ada problem personal, psikis, yakni kecemburuan, tapi ada juga problem yg bisa lebih signifikan dan non psikis yaitu ekonomi. Problem ekonomi bagi sosok spt Ryan bisa berekses pada krisis eksistensi. Ini bisa dirunut pada pernyataan para saksi yg pernah mengenal Ryan, dimana Ryan disebut suka bergaya modis, ‘mewah’ utk ukuran lingkungan desanya, suka omong besar dsb.

    Kita berandai2 saja, misalnya si Ryan ini gay, atau waria tapi ia juga ‘somebody’, apakah ia punya profesi keartisan, ketua lsm, public figure, pejabat, presenter, penyanyi, komedian, seniman, penata rias selebriti, artis figuran, atau setidaknya punya profesi, eksistensi di lingkungan selebriti ataupun di ruang publik lainnya sehingga ia otomatis punya status ekonomi yg oleh pandangan publik setempat bisa disebut mapan. Jika – misalnya – posisi Ryan seperti itu, rasanya kecil kemungkinan ia akan menghadapi faktor pemicu (ekonomi, psikis, sosial) yg akan mendorongnya menjadi pencuri, hingga membunuh. Artinya, akan ada faktor peredam yg meredam munculnya faktor pemicu dan potensi anarkis, kekejaman, bahkan pembunuhan. Krn ada ruang eksistensi, profesi, yg kontributif thd kemapanan ekonominya.

    Maka yg perlu diwaspadai ialah mereka yg gay, waria, tapi juga ‘nobody’, yg bukan siapa2. Krn pd kelompok gay/waria spt inilah sangat mungkin munculnya problem ekonomi plus krisis eksistensi, yg akan makin memarjinalkan posisinya yg sdh marjinal. Kompleksitas kondisi spt ini dpt menjadi bom waktu yg – jika dipicu oleh soal sensitif baik yg sengaja dibuat/dipancing atau tidak – bisa meledak dlm bentuk kekejian, kejahatan, bahkan pembunuhan. Dan itulah yg dialami, dilakukan oleh Ryan jombang.

    Akhirnya, meski banyak yg bilang psikopat tidak identik dg gay/waria, tapi dlm hal penyikapan thd fenomena eksistensi gay/waria secara umum, mestinya yg menjadi fokus perhatian dan pertimbangan adalah faktor perangai, perilaku khusus yg menjurus kepada sikap ekstrim spt yg disebutkan diatas. Krn meski bukan psikopat, jika perangai dan prilakunya ekstrim secara fisik/nonfisik maka akan berbahaya juga.

    Logika simpelnya dan utk preventifnya ialah jangan berteman dg orang gay, waria, dan sebaiknya hindarkan anggota keluarga anda dari interaksi dg orang gay, waria, dan variannya, termasuk dari orang lesbian.
    :-D

    nb.

    – Jauh sebelumnya grup band ‘Naif’ lewat bait2 dari lagu berjudul ‘posesif’ juga menggambarkan kecenderungan ekstrem, tabiat posesif pd diri waria, dilengkapi klip video dg model yg juga waria, yaitu mendiang Avi.

    – Sbg catatan dari dunia perfileman, dlm film ‘Psycho’ tokoh pria pembunuh yg psikopat juga dilukiskan mengidap kepribadian ganda yaitu sbg sosok lain yg mengenakan busana wanita (wariaisme).

    @ durmo : terima kasih atas penjelasannya yang panjang dan lebar….. setidaknya menguatkan pendapat saya ………. salam kenal

  19. iis

    trus bagaimana dengan pembelaan diri para Gey yg trnyata sangat tersinggung lho dengan dihubungkannya kasus ryan dg kbradaan mreka2..??
    “PELANGI”…trus artis2 yang Gay jg pd gak trims pak

    @ iis : yah memang itulah resikonya….. dengan itu mereka harus membuktikan bahwa kaum gay tidak sama dengan Ryan… hehehe

  20. wehh sambil gelang gelang

    @ satya : saya juga geleng – geleng nih……

  21. pendekar coklat_birudongker

    yang tersinggung ama pendapat di forum yang ini,
    NYEBUUUUT……..:
    BUUUUT……BUUUTTTTTT………

    @ ithonk : hahahaha……. biarlah mas…. kan orang bebas berpendapat…. :P

  22. durmo

    kalo ada pengkaitan, kontroversi, trus ada pembelaan diri dari organisasi gay itu wajar. mrk kan juga punya hak jawab. biarkan masyarakat yg akan memilah, mencerna dan menarik pelajaran dari kasus2 tsb, itupun jika kita masih mau menarik pelajaran dan tidak cepat ‘lupa’ :-)).

    satu hal lagi, dari tipologi orientasi seks dan latar belakang sosial orang2 yg menjadi korbannya yg salah satunya termasuk kerabat dari artis senior kita, berarti ada semacam networking ato jaringan informasi yg cukup luas yg dimiliki ryan hingga bisa merambah ke kalangan seleb. so, belajar dari kasus2 kriminal yg melibatkan kaum gay, waria, mungkin akan lebih membantu dalam pemetaan dan penyidikan jika polisi memiliki semacam database yg berisi komunitas gay dan waria di indonesia lengkap dg track-record mrk, termasuk para gay, waria yg tidak tercatat sebagai anggota komunitas, atau yg selama ini ‘freelance’, dsb. pendataan seperti itu tentu juga perlu koordinasi dg aparat rt rw di tiap wilayah termasuk keterbukaan dari para gay, waria ybs.

    kemudian soal istilah ‘lelaki sekali’ utk menggambarkan tindakan yg kasar, keji, rasanya bernada stereotip. seolah lelaki identik dg kekejian, padahal banyak juga wanita yg bisa kasar dan keji. nanti jadi rancu dg jenis2 tindakan sadis misalnya menyilet, memutilasi, dsb :-) mungkin lbh pas jika disebut sbg tindakan yg keji saja.

    @ durno : terima kasih atas masukannnya, saya akui memang tulisan saya penuh emosi .. peace :)

  23. Dony

    Saya menambahkan, ini berdasarkan pengalaman teman saya.
    Dia menjadi gay karena pengalama masa kecilnya yang buruk, yaitu dia pernah diperkosa oleh Seorang laki2 yang jauh dewasa.
    Mungkin pertama baginya itu dia takut tapi lama kelamaan karena terbiasa dia menikmatinya. dan dia menjalani kehidupan gay selama beberapa tahun.
    Akhirnya sang Laki2 ditugaskan dinas di Luar Jawa, jadinya agak jarang untuk ketemu. Disini tidak ada unsur ekonomi atau apalah disini benar2 cinta dan kabutuhan seks saja.
    Sekarang teman saya sudah dewasa dan dia pasti sudah mengenal banyak laki2 yang jauh lebih baik sehingga dia selalu menghindari si laki2 yang dulu pernah memperkosanya.
    Teman saya meski menjadi gay dia tetap berusaha untuk menjadi laki2 normal, dan karena perhatian dan kasih sayang orang tua dia pun perlahan-lahan menjauh dari kehidupan gay tersebut.
    Disini saya menghimbau agar bagi pembaca semua apabila mempunyai saudara atau teman yang agak atau sudah menjadi gay tolong jangan dihindari, bukan maksudnya kita ikut bergaul dengan mereka.
    Caranya kita melakukan pendekatan diri sehingga dia mau bercerita, mau berbagi pengalaman, katena sebenarnya seorang gay itu juga merasa tersiksa, mereka pingin bisa kembali normal.
    Bila saudara dan teman bisa membantu misalnya dia tidak punya kegiatan, pekerjaan. Intinya jangan biarkan dia dalam kondisi terasing, tidak dibutuhkan dan seolah-olah tidak dianggap keberadaanya. Berilah dia tanggung jawab dan kesempatan untuk membuktikan bahwa dia juga berguna.
    Kemungkinan besar dia bisa sembuh dan menjadi laki-laki normal. Kalau bukan kita(saudara dan teman) siapa lagi yang akan menolongnya.
    Apa anda rela punya teman dan saudara yang gay?

    @ doni : setuju mas, tapi kalau para homo dan gay itu mencoba menularkan tabiatnya dengan memperkosa anak – anak yang perlu kita gebukin rame – rame….. itu namanya merusak hidup seseorang dengan merubah orientasi sexnya dari normal menjadi homosexual…..

  24. Hwaa…si Ryan ini eksis banget yak. Di Tv tiap hari beritanya ttg ryan, bahkan program infotainment-nya :(

    Di koran berita ttg Ryan….bahkan di blog ini ;p kurang dimana lagi coba? hehehe

    @ poppy : kalau ada satu orang sampai bunuh 11 orang dan sebagian besar di kubur di belakang rumahnya… ya sudah pasti ramai lah, he he he…… media pers yang banyak cukup membuat booming berita ini

  25. hari

    wah…, ternyata kamu sekarang belajar menerapkan ilmu kriminologi yg dr UI kemaren ya cok..

    oke, secara logika memang benar bahwa kaum gay sangatlah possessif dan mempunyai kecemburuan yang sangat besar karena mereka merasa bahwa jumlah mereka yg amat sangat sedikit, sehingga perjuangan mereka utk mencari pasangan dan mempertahankan pasangan akan dilakukan semaksimal mungkin.

    namun menurut saya, ryan ini bukan gay yg psikopat, karena semua pembunuhan yg dilakukan mempunyai motif lain selain kecemburuan, yaitu harta.

    mungkin ucok bisa dapat info, bahwa sebagian besar korban juga telah diambil hartanya, bahkan ada yg diambil hartanya terang-terangan setelah korban dibunuh (didatangi tempat tinggalnya / kostnya, lalu bilang sama induk semang bahwa barangnya disuruh ambil ).

    adanya korban wanita ( nani ) juga menunjukkan bahwa pembunuhan itu dilakukan bukan sekedar karena rasa cemburu sesama gay atau karena kelainan jiwanya, tp lebih pada motif ingin memiliki sesuatu yg ada pada korban, karena ternyata menurut berita, nani baru saja memperoleh uang dr hasil penjualan sesuatu.

    jadi menurut saya ryan tidak masuk ke dalam kelompok psikopat, karena seorang psikopat cenderung tidak memiliki motif yg jelas dlm melakukan pembunuhannya. seorang psikopat bisa saja tanpa sebab dia membunuh orang, jika di tanya kenapa, dia akan dengan enteng menjawab : tidak tahu, atau menjawab yg tidak nyambung.

    untungnya temen kita yg suratnya iseng2 kamu baca nggak gitu ( inget nggak.. sampai heboh dan aku yg di polda sampe nggak percaya..)

    eh…, omong2 udah tau belon klo temen kita AKBP Edwin Widyo Laksono sudah berpulang.. !?

    @ harsin : kalau cuma untuk tujuan harta saya rasa manusia paling kejam sekalipun akan berpikir seribu kalai untuk membunuh, yang kita lihat si Ryan itu membunuh seperti membunuh nyamuk, lalu saya hubungkan dengan tersangka yang pernah aku sidik Gribaldi, memang mereka mempunyai gejala yang sama yaitu psikopat, yaitu tidak mempunyai batasan norma dan rasa dalam kehidupan sosial, walaupun tidak dikatan sebagai gila…

    hahahha kalau yang itu no comment lah …. inget aja kamu ….

    untuk kawan kita Edwin sudah 86 kebetulan langsung tau dari hari pertama, karena waktu itu lagi chat dengan bu tagor, dia langsung kasih tau…..

  26. ijoroyoroyo

    Ya untungnya Ryan lom kenal ama org org di gaya nusantara, coba aja dia kenal ama yg namanya rudi mustafa, dan ibhoed, bisa bisa di mutilasi nih si rudi sebabnya rudi mustafa selalu gak isa ngeliat pasangan orang lain yang cakep, pasti pengen diajak kencan dan dibayar, apalagi kalo si ibhoed ketuanya GN ngeliat Noval wah pasti bakal diajak kencan juga secara getu loh mereka kan orang yg suka beli kucing dan dianggapnya setiap org bakal bisa dan mau diajak kencan

    @ Ijoroyo : terima kasih deh infonya, saya ngga tau juga personal di gaya nusantara (dan tidak ikut bergabung :mrgreen: )

    *jadi ngga bisa komentar*

  27. komen nya ijo royo royo boleh juga, gue pernah diajak kencan sama pemimpinya gaya nusa, gue tolak secara halus dan buruan pergi dari situ, gua dah ancang2 kalu dia masih maksa, gue akan gampar dia hehe.. gue hanya mikir ini orang apa ga nyadar ya wajahnya kayak apa, bukan menghina sih, walaupun dia banyak duit kan ga semua orang bisa dibeli, sesekali perlu dikasih pelajaran emang, setidaknya dgn adanya kasus ryan ini mereka tentu akan berpikir seribu kali kalau mau mengajak dan membeli orang lain

  28. Fadli

    gue tertarik dengan komentar 2 rekan di atas, gue tahu yang dimaksud mereka, gue rutin berenang seminggu sekali di atlas dharmahusada surabaya, gue pernah didekati sama orang ini, diikuti sampai di kamar mandi, waktu itu dia ngajak kenalan dan berikan kartu nama (rupanya dia bekerja di yayasan), gue cuman sekilas aja karena gue pikir niatnya ya cuma kenalan, lalu ngajak ngobrol dan ngajak main main ke kos dan kantornya, gue cuman heran saja, apa dia pikir semua orang yang ada di atlas sport center itu gay, gue bukan anti gay, tapi cara orang ini sungguh aneh dan tidak simpatik, gue malah kheki dan minggu depannya pas berenang ketemu dia lagi, tingkah lakunya tambah menjadijadi, gue muak dan berusaha menjauh dan kumpul sama temen temen gue, waktu di kamar bilas, gue ketemu dia lagi dan anehnya dia mandi di shower tapi pintunya terbuka setengah, entah apa maksudnya, mungkin supaya orang lain ngintip dia dan sebagai sarana ‘menjebak’, gue merasa ini orang agak terganggu jiwanya, gue iseng nanya ke temen dan beberapa orang disitu dan rupanya mereka sdh terbiasa ngeliat hal itu, aneh aja ya, hunting kok di tempat umum, kenapa kok bukan di komunitas mereka sendiri saja, well tidak salah jika ada yang beranggapan negatif terhadap komunitas gay, walaupun saya yakin tdk semua orang gay sprti itu.
    Yang gue salut orang ini kulit mukanya ‘tebal’ juga ;=>

    @ Fadli : Mungkin kriteria anda masuk bagi kaum mereka …… hahahhahhahaha………. soalnya tidak semua lelaki yang masuk dalam kriteria mereka……… yang jelas penampilan fisik yang utama hahahha

  29. faridapasha

    apa orangnya ini mas?

    http://www.manjam.com/belamino

    (disini dia mengaku umur 30)

    http://www.manjam.com/kobudi

    (disini dia ngaku umur 31)
    padahal waktu muncul di tv (waktu kasus ryan), dia keliatan dah tuwir

    coba dech di cross check dengan foto dia di website

    http://www.gayanusantara.org

    orangnya disitu bernama ibhoed, kalau bener ya berarti orang ini!!

    @faridapasha : Thanks informasinya… :)

  30. hampir disemua tempat kehidupan ada kehidupan ttg gay, tp kenapa kita mesti mempermasalahkannya?setiap orang punya hak untuk berbuat apa aja, tp ingat semua perbuatan pasti ada balasannya.

    @ Santos : Nah itulah mas… kadang – kadang permasalahan mereka membawa dampak bagi lingkungan sosial sekelilingnya….

  31. wow! eke jadi takut nich,pak.hehehe..
    Selamat tahun Natal dan Tahun Baru.
    Dan,salam kenal selalu dari Sidoarjo
    Salamku..

  32. Frog Prince

    Gay yang sudah ada sebaiknya tidak berekspansi mencari anak-anak muda yang sedang kebingungan cari jati dirinya. Jangan memanfaatkan harta dan kekayaan anda buat iming-iming mereka, itu sama saja dengan meracuni
    terutama bagi mas-mas dan oom-oom serta kakek-kakek di LSM gaya nusantara surabaya. Rasanya cukup sudah anda semua meracuni masyarakat
    kalau anda sudah jadi homo ya homo saja, jangan membuat orang lain yang hetero jadi homo dan membuat homo yang kadarnya masih sedikit menjadi parah dan membuat homo yang sudah parah menjadi banci!!
    Sudah sepantasnya tayangan-tayangan yang menampilkan Ivan Gunawan, Olga dan Ruben dibatasi, kami tidak anti gay dan gender lainnya, tapi kelakuan dan tingkah laku mereka sungguh menjijikan!

    @ Frogprince : Setuju banget mas untuk paragraf pertama.. kalau yang kedua ya susah juga mas, kita kan bebas berekspresi…….

  33. Wira

    Aku hanya mau berkomentar dari pengalaman yang pernah aku dapatkan, aku punya banyak teman gay, karena pekerjaanku di event organizer, aku melihat tidak semua gay itu sifatnya jelek, ada memang yang posesif, rata-rata temanku menyenangkan, lucu dan ceria, aku pikir keceriaan dan kelucuan mereka ini hanya dibuat untuk pelampiasan atas tekanan hidup yang mereka hadapi, rata rata temanku di EO meski mereka gay, mereka tidak asal dan cukup ‘tertutup’ ( agak membatasi) dibandingkan dengan gay yang ada di salon dan gay di komunitas gaya nusantara. Anehnya waktu aku tanyakan kenapa mereka tidak bergabung dengan organisasi gaya nusantara, kebanyakan jawabanya sama, yakni gaya nuantara cenderung lebih ‘open’ dan terkadang tidak dapat membedakan mana hal yang seharusnya diungkapkan, sehingga menganggap semua orang perlu tahu/cuek saja meski kita gay, padahal ada saat saat tertentu dimana tdk semua orang perlu diberi tahu identitas gay mereka
    weleh weleh…., aku pikir kok sperti gossip ibu arisa saja ya

    @Wira: Memang betul mas, kultur bangsa kita masih alergi dengan homoseksualitas, makanya banyak orang yang menutupi keberadaannya, saya juga punya saudara yang begitu.. namun ia sangat menutupnya, alasan paling banyak saya dapat : “Kasian dengan orang Tua mereka”…….. sampai sekarang saya paling tidak setuju Homoseksualitas karena faktor genetis….. semua karena pergaulan kok… faktor sosial… jadi tidak ada yang tidak bisa berubah kan ? lho kok jadi ngerumpi juga ? :mrgreen:

  34. ikut nimbrung dong.. aku di saudi.. hoby ku baca kriminal.. di indo makin banyak ya orang gay yang sudah terang2an di publikasikan bahwa dia gay.. sudah kelainan sexsual mbunuh lagi.. dobel deh.. kaya si ryan kan islam di islam gay kan dosa yang tak terampuni dia guru ngaji sedikitnya kan tau hukum islam.. geleng2 deh.. gay dan lesbian emang sekarang lagi kaya masa jayanya flu burung yang menghebohkan dunia.. di negri arab juga banyak cuma sembunyi2.kalau sampai terjadi pemerkosaan sodomi terbukti si korban di periksa dr.. nyata ada bukti di sini di penggal,itu tak membunuh cuma memprkosa laki2 sama laki2.wah ryan kalau di sini melayang kepalanya.. kok banyak orang pada hilang prikemanusiaan yaaa

    @ noor : iya nih… sebagai peringatan jangan ada Gay lagi yang “menularkan” habbit jeleknya dengan “memperkosa” orang yang masih putih, perlu juga yang seperti ini dipenggal seperti di tempat mas noor sekarang, kalau mau rusak, rusaklah sendiri… jangan membawa bawa orang lain….
    anyway masalah Ryan, kalau hakimnya tidak menjatuhkan hukuman mati, berarti ada yang salah dari sistem pengadilannya :mrgreen:

  35. Mbok De Karwo

    ikutan juga ah, kenafa sih orang-orang kok pada ga syuka ama gaya nusantara? menurutku tidak smua orang di Gn jelek dan bertabiat mesum low, ada juga yang masih baik emang syih kelakuan kho budiayanto memang dari dulu juga begicu om nyang scu ini doyan bangets brondong dan kerjaanya di gn emang cari brondong, aku syih gak akrab sama om budi, sekedar say helo aja kalow ketemu itupun jarang, karena kalow di pataya om budi lebih syuka menyendiri sambil macanya jelalacan kesana kemari, tapi kabarnya om budi sekarang sudah punya cowo, secelah bertahun tahun menjanda tanfa anak, kabarnya cowo nya adalah penari striptis di sebuah klab di surabaya, slamat ya oom, dan semoga langgeng sampe tubang

    @Mbok De Karwo: hehehe terima kasih atas informasinya…. ada yang mau klarifikasi lagi ? :D

  36. hetika

    pas liputan si ryan dari jombang ini lagi rame2nya..aku ngikutin terus beritanya di detik.com..kok bisa ya? (maksudnya kok bisa ga ketahuan he he..secara sudah banyak banget korbannya), selain jaman sekarang yang sudah edan..yang jelas2 haram kok malah dimaklumi..kontrol masyarakat kita, gak di kota gak di desa juga sudah melemah..sudah ga perduli meskipun itu saudara sendiri…kayaknya ini yang perlu diwaspadi..polisi juga manusia, ada batasannya..kalo warga kontrol sosial-nya juga kurang..jangan harap deh pembunuhan2 model begini or teroris2 berkurang di indonesia…

    @hetika : Inilah yang disayangkan, kenapa setelah sekian banyak korban baru ketahuan, yang jelas Polri harus membenahi sistem pelaporan dengan online diseluruh Indonesia terutama laporan orang hilang….

  37. banci budeg

    halu halu…., mo ikucan nimbrung ya, soal si budi orang gn itu emang dese sih suka banget m brondong, info yang q trima dari orang dalem gn dese dari dulu syuka menyalahgunakan kekuasaannya sebagai ketua gn, kabarnya majalah gn yang terbit tiap bulan itu di kolom sahabat pena selalu ada iklan budi tapi pake nama alias dan setelah di cek ternyata no hp nya budi. Waktu di website boyzforum dese juga suka pasang iklan dengan judul yang vulgar misalkan :ngentot yuk, trus dia suka ngaku ngaku alumni anak petra dan suka ngaku sebagai chinese (?), selain di manjam yang diinfo kan di atas dese ada lagi low!! q dikasi tau waktu chat di ym http://www.manjam.com/dijan
    kek nya ini orang ga laku makanya pasang iklan mulu, iklan yang laen kan pake celdam doang, tau ga komentar org2 di chat, bisa bisanya ya gn memelihara orang narcis kaya gicu, mending sih kalo cucok, ini mah udah JELITA, JUDES, JAHAT dan JAHILIYAH lageeeee………, ngggaaaaaaaak banget deeeehhh!

    @banci budeg: aih… aih segitunya ya mas budi…. jadi penasaran nih …..sluuurph .. sluuurpphh….wakakakak…….. salam deh sama dese kalau ketemu…. :mrgreen:

  38. banci ngezoot

    bung eh mbak banci budeg, kek nya kamu mantan pacarnya budi ya ? wakakakak…., guyon lho mbak eh mas, no comment lah mbak soal budi ini
    sejagad raya dunia per bancian dan perhomoan dah pada tau kok sipatnya dia
    emang bawaan orok sejak lahir kok mbak, harap dimalumi aza soale deweke lak ga payu payu dadine yo pasang iklan terus, iklane katek nggilani yo, luwih nggilani soko iklane caleg
    koyoke budi iki hobby ne mudo yo, lek ndelog modele wis kewut tapi kok sik telung puluh?

    @banci ngezoot: Hayo .. hayoo.. bikin rame lagi.. ada lagi yang mau koment ???? hehehe………

  39. kambingjantan

    membaca komentar 2 banci di atas gue ngakak sampe guling guling dan gue dah ngeliat kok wajah si budi yang jadi topik, kek nya gak asing deh waktu kasus ryan lagi hot wajah budi kerap muncul di tv diwawancara, baru skg gue ‘ngeh’ kalo dia pemimpin lsm waria ya
    soal foto yang budi tampilkan ya sah sah aja ya menurut gue, sama kayak caleg kan rada narsis, tapi kalo gue gay, gak bakal ‘on’ deh ngeliat foto dia, abis aneh dan emang serem weeekkkk…!

    @kambingjantan: ini si kambing jantan beneran ? a.k.a Raditya Dika ? hehe…. jadi tertarik sama mas eh mba budi ya ? hehehe… silahkan dicoba.. :mrgreen:

  40. banci betina kekar

    ceyeeeemmmmmmmmmmmmmmm fotonya budi……., tatuuuuuuuuuut…!

    @banci betina kekar : Masa sih ? :mrgreen:

  41. dhea imoet

    hahahahahahaha……emang serem, kaya pocong Vs Kuntilanak

    @dhea imoet: siapa yang kuntilanak siapa yang pocong ….??? hahaha……..

  42. MeTha

    Banyak kejahatan, pembunuhan bahkan pembunuhan berantai yang pelakunya heteroseksual, juga dengan motif yg ga jauh berbeda dengan motif Ryan, seperti kecemburuan terhadap pasangan, nafsu yg tak terlampiaskan, dll. Kejahatan adalah kejahatan terlepas dari pelakunya heteroseksual atau homoseksual.

    @MeTha : sebagai penyidik yang sering menangani masalah ini saya melihat (walaupun belum berdasarkan penelitian ilmiah) kecendurungan pembunuhan dari pasangan Homoseksual (motif cemburu) lebih tinggi dari pasangan heteroseksual…

  43. Ksatria Baja Hitam

    Emang fotonya serem koq, maunya keliatan sexy, kayak sexy dancer itu ya fotonya belamino, wuiiikk….., masak dia usia 30, keliatan nya lebih tuwirda dech! tapi so far salut aja buat keberaniannya pake sempi model mini dengan badan yang bentuknya aneh!!!
    Bener kata temen chatting dia ini banci narsis, wkkkk!

    @Ksatria Baja Hitam: Waduh jadi penasaran sama mas eh mba Budi itu… ada yang punya fotonya atau link fotonya ngga ?

  44. Jason the killer

    fotonya mba budi ini lho mas

    http://www.manjam.com/belamino
    http://www.manjam.com/dijan
    http://www.manjam.com/kobudi
    di sini dia berpose ala paris hilton yang kegatelan karena dicokot serangga
    atau mau yang rada sopan ne diya :
    http://www.gayanusantara.org —> lihat /klik siapa dibalik gn
    secara dia sudah tuwirda lho mas, tapi dia ngakunya sih masih 30 an, biasa buat menjerat brondong
    yang bikin aku geli sekaligus mo muntah di manjam/belamino dia bilang kalau dia CAKEP ( Ngaca dunk !!) dan dia nulis kalo dia dijelek-jelekin orang yang masang foto dia, aneh juga ya, gak usah dijelekin ya emang udah jelek dari sononya sih itu menurut aku lho, weks!!

    @Jason the killer: waduh benar nih mas jason… mas budi memang uaaaagghhgggghhgg…cuh… cuh…… ada yang tertarik ?????? hayo hayo :mrgreen:

  45. Masmas

    sing tertarik ambek belamino yo gendeng bekne, koyok gak ono wong liyo ae
    fotone ancen nggilani pol!!
    tapi aku yo angkat topi, pede nemen yo, masio wetenge wis mbliyut-mbliyut koyok emak-emak tapi wani tenan foto nggae sempak tok!! aku dadi sakno ambek sempak sing digae, pasti sempak iku lek iso ngomong yo pastine misuh-2, kok yo ono yo wong gendeng koyok ngono, lek gelagatnya sih wong iki rasa-rasane kepribadian ganda, sakno tenan sakjane, gak ono sing memuji dekne, jadi yo sopo maneh sing memuji lek gak diri sendir
    ealah gusti…, moga wae ono produser sing ndelok en tertarik cekno dijak main film embuh dadi wong gak waras opo dadi wong edan, kan lumayan iso mendadak artis

    huhahahahahahahaha..

  46. naning

    aku ,ngakak bgt baca komen2nya…untung nga ktemu org seperti mrk,aku ingat pas dikerinci ada acara fashion show..tiba2 ada banci yg narsis bgt,dia pulak yg sibuk ngajari jalan peragawatinya,pdhl kita nga kenal…tp bang rere..aku jd tau org psikopat ky apa…oo,harus kulaporkan kwnku itu sblm ada korbannya…pekerjaan terhormat kelakuan bejat…bsk akan kutelpon rektornya,makasih ya bang…

    @mba naning : memang psikopat itu ada 2 jenis , psikopat yang berbahaya (membunuh, mencelakakan) dan psikopat ringan (penipu, utang tidak bayar tapi santai aja) coba teliti dulu jenis yg mana mba, kalau yg pertama mah bahaya banget harus diberi tahu tuh dsaudaranya …

  47. kumbangbiru

    Mungkin dia “gila uang” dan pernah dikhinati sampai posesif. Lagian posesif nggak bersifat non materi saja kan?
    Tapi kadang saya prihatin. Gimana juga, biar dia gila sekalipun tetaplah seorang manusia.
    Siapa tahu masa lalunya kelam, bisa saja ada masalah teman yang dia sembunyikan dari ortu-nya..
    Saat saya lirik artikel kilas masa lalu Ryan, semua pretasinya sangat sempurna dan bisa saja ada yang iri sampai terjadi tawuran.
    Atau ini faktor genetis? Ukh, kasus Ryan memang penuh misteri buat saya. Saya selalu berusaha memikirkan, apa yang mendorong pemuda ini jadi gay dan psikopat.

  48. kumbangbiru

    Mungkin dia “gila uang” dan pernah dikhinati sampai posesif. Lagian posesif nggak bersifat non materi saja kan?
    Tapi kadang saya prihatin. Gimana juga, biar dia gila sekalipun tetaplah seorang manusia.
    Siapa tahu masa lalunya kelam, bisa saja ada masalah teman yang dia sembunyikan dari ortu-nya..
    Saat saya lirik artikel kilas masa lalu Ryan, semua pretasinya sangat sempurna dan mungkin ada yang iri sampai terjadi tawuran.
    Atau ini faktor genetis? Ukh, kasus Ryan memang penuh misteri buat saya. Saya selalu berusaha memikirkan, apa yang mendorong pemuda ini jadi gay dan psikopat.

  49. lsmgampar

    itulah dampaknya kalau jauh dan melupakan sang pencipta kita”melenceng kan!!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s